[PRESS RELEASE] Kuliah Umum 1 HMTK FT UNS 2021
Kuliah umum 1 dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret pada Minggu, 25 April 2021. Acara yang dimulai pada pukul 09.32 WIB dan berakhir pada pukul 12.05 WIB ini diselenggarakan melalui platform Zoom dan disiarkan secara live streaming di akun Youtube HMTK UNS. Kuliah Umum 1 ini dihadiri oleh 140 peserta dari berbagai instansi.
Materi Kuliah Umum 1 pada kali ini mengangkat tema peran perencanaan produksi dan pengembangan kualitas produk pada industri FMCG yang disampaikan oleh 2 pembicara. Kedua pembicara tersebut adalah Oky Ruslan Wijaya, S.T. yang merupakan PPIC supervisor PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Nutrion and Special Foods Division dan Feliciana Irvina, S.T. yang merupakan manager PDAC PT Tirta Fresindo Jaya. Acara ini dimoderatori oleh Dhita Ayu Pramesthi.
Rangkaian acara pada Kuliah Umum 1 ini yaitu pembukaan, sambutan pembina HMTK, penyampaian CV pembicara oleh moderator, penyampaian materi peran PPIC pada Industri FMCG oleh pembicara 1, Oky Ruslan Wijaya, S.T., dan dilanjutkan dengan penyampaian materi quality control oleh pembicara 2, Feliciana Irvina, S.T.
Materi 1 berisi tentang pengertian FMCG, Indofood Group, bidang NSF, pengertian PPIC, fungsi PPIC, tools yang digunakan oleh seorang PPIC, supply chain workflow, PPIC workflow, peran PPIC di manufacturing, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan selama penyusunan MPS dan MRP, inventory control, skill yang dibutuhkan untuk bekerja di PPIC, dan tantangan di PPIC. Materi 2 berisi tentang pengertian QC, tugas QC, tanggung jawab QC, peran QC, standar kualitas (regulasi dan standar internal perusahaan), bahaya keamanan pangan (zat kimia yang dapat menimbulkan keracunan, masuknya cemaran fisik ke dalam makanan, mikroorganisme pada pangan yang menyebabkan kerusakan produk, alergen yang berpotensi menimbulkan reaksi yang fatal pada konsumen yang memiliki alergi dengan produk), dan proses industri makanan.
Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan pembicara. Kemudian di akhir acara terdapat pembacaan kesimpulan materi dan pengumuman pemenang doorprize bagi peserta yang terpilih sebagai penanya terbaik diikuti dengan penutupan Kuliah Umum 1.
Dengan adanya Kuliah Umum I 2021 yang membahas tentang studi kasus mengenai “Peran Perencanaan Produksi dan Pengembangan Kualitas Produk pada Industri FMCG”, diharapkan peserta dapat mengetahui lebih dalam tentang PPIC dan QC dalam perancangan produksi dan pengembangan kualitas produk industri FMCG dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari atau dalam dunia industri nantinya.
[PRESS RELEASE] Wisuda Prodi April 2021
Wisuda prodi dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret pada Sabtu, 24 April 2021. Acara ini dilaksanakan melalui platform Zoom dari pukul 15.30 sampai pukul 17.00. Wisuda Prodi ini dihadiri oleh 70 peserta yang termasuk dihadiri oleh Kaprodi S-1 Teknik Kimia UNS, beberapa dosen Teknik Kimia UNS, Mahasiswa Teknik Kimia dari Angkatan 2016-2020, serta tentunya Wisudawan dan Wisudawati. Moderator dari Wisuda Prodi ini adalah Widya Astuti Nur Wachidah selaku MC.
Rangkaian acara pada Wisuda Prodi ini yaitu pembukaan yang juga dilengkapi dengan penyanyian lagu Indonesia Raya serta Mars HMTK. Acara selanjutnya merupakan sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Nikmal Kevin Witjaksono selaku Ketua Umum HMTK FT UNS 2021 yang dilanjutkan oleh sambutan dari perwakilan wisudawan yaitu Bayu Algifari, S.T. Sambutan terakhir disampaikan oleh Dr. Adrian Nur, S.T., M.T. selaku Kaprodi S-1 Teknik Kimia UNS.
Acara dilanjutkan dengan tujuan dari kegiatan ini, yaitu pelepasan wisudawan yang dipandu oleh MC dan Kaprodi serta disaksikan oleh peserta lainnya. Wisudawan pada periode April 2021 ini berjumlah lima orang, yaitu Bayu Alghifari, S.T., Amelya Rosha, S.T., Dyah Ayu Ramadhani, S.T., Nur Asma Azizah, S.T., dan Raushani Aisyah, S.T.
Setelah pelepasan wisudawan dilakukan, dilanjutkan dengan persembahan dari HMTK untuk wisudawan yang berupa video berisi kilas balik perjuangan dari para wisudawan. Setelah persembahan, tiap Angkatan memberikan kesan pesan untuk para Wisudawan. Angkatan 2017 diwakili oleh Addiva Febrioka, Angkatan 2018 oleh Tara Nabila, Angkatan 2019 oleh Handhianto Mustofa, serta Angkatan 2020 oleh Deni Kurniawan. Setelah pemberian kesan pesan, diadakan doa serta foto bersama sebagai penutup dari acara.
[PRESS RELEASE] Rapat Koordinasi 1 HMTK FT UNS 2021
Rakor bertujuan untuk mengadakan koordinasi dan evaluasi terhadap perkembangan kegiatan HMTK FT UNS. Pemaparan progress serta evaluasi program kerja disampaikan secara berurutan mulai dari bidang Sekretaris, Bendahara, selanjutnya bidang Akademis, Humas, POSDM, PMB, KWU, dan Medinfo. Peserta yang hadir diperkenankan untuk bertanya, mengevaluasi, atau pun memberi kritik/saran kepada setiap bidang.
Dengan dilakukannya Rakor ini diharapkan program kerja yang telah dilaksanakan bisa segera dievalusi dan diperbaiki kesalahannya juga diatasi kendalanya, kemudian untuk program kerja yang belum terlaksana pada setiap bidang diharapkan bisa lebih matang pelaksanaannya di kemudian hari.
BUTENA Edisi 2 : Tips Ramadhan Saat Pandemi
Umat muslim tengah menjalankan ibadah puasa 1 Ramadan 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, puasa kali ini, tidak berbeda jauh dengan tahun lalu, dimana kita puasa ditengah pandemi dan keterbatasan bersosialisasi dengan adanya Covid-19. Kita dituntut untuk mejaga kesehatan lebih dan lebih lagi, apalagi di bulan puasa, dimana umat muslim melakukan puasa dari terbit sampai terbenamnya matahari. Puasa di era pandemi memang bukan hal baru, oleh karena itu, kita harus lebih siap dalam menyambut bulan puasa tahun ini. Berikut ini tips menjalankan puasa ramadhan di era pandemi:
Pada bulan Ramadhan terjadi perubahan waktu makan, di pagi sampai sore hari dilakukan puasa. Saat Ramadan yang mungkin terjadi adalah dehidrasi dan kekurangan mikronutrien. Usahakan tetap menerapkan pola makan seimbang dan bervariasi selama sahur dan berbuka. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama puasa adalah dengan mengonsumsi multivitamin kesehatan. Jenis multivitamin yang dipilih pun tentu harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tubuh. Alternatif suplemen khusus Ramadan berupa multivitamin yaitu vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin E, kalsium, dan zat besi, habbatussauda dan sari kunyit (turmeric). Minum multivitamin saat puasa gunanya untuk membantu memelihara kesehatan dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh dan dapat mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Kandungan mineral dari multivitamin juga membantu memaksimalkan antioksidan, sehingga dapat melawan radikal bebas.
1. Menyetok bahan makanan untuk 1-2 minggu ke depan
Saat pandemi virus corona di Indonesia, Anda tidak bisa sesukanya lagi mengunjungi pasar, atau toko swalayan, yang menjadi tempat publik dan berisiko terpapar virus COVID-19. Sebaiknya, mulailah menyetok bahan makanan untuk 1-2 minggu ke depan. Karena itu, sebelumnya buat menu masakan terlebih dahulu selama 1-2 minggu ke depan untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang perlu dibeli. Anda bisa memilih sayuran, buah-buahan, dan lauk pauk yang bisa disimpan dalam waktu lama sebagai langkah persiapan sebelum puasa.
2. Masak takjil dan menu sahur
sendiri
Higienitas menjadi hal penting yang perlu diperhatikan untuk persiapan
puasa di tengah pandemi virus corona. Jika Anda mengkhawatirkan hal ini, maka
sebaiknya memasak menu sahur dan buka puasa sendiri. Selain bebas dalam memilih
menu, kebersihan dari bahan makanan yang digunakan juga lebih terjamin. Dalam
jurnal Public Health of Nutrition, rutin memasak makan malam dikaitkan
dengan konsumsi makanan yang lebih sehat, baik untuk mereka yang mau menurunkan
berat badan atau tidak.
3.
Membersihkan peralatan ibadah
Persiapan puasa yang tak kalah penting adalah rutin membersihkan
peralatan ibadah seperti sajadah, mukena, dan sarung. Tak hanya menjaganya
tetap bersih, hal ini dapat membuat proses ibadah terasa lebih khusyuk. Begitu
juga bila Anda baru saja membeli peralatan ibadah yang baru, sebaiknya dicuci
dahulu menggunakan deterjen dan air. Lalu, cuci bersih agar sisa tekstil dan
paparan partikel luar juga terangkat.
4. Lakukan Video Call dengan Keluarga di Kampung Halaman
Sedih memang jika pandemi corona di negeri ini belum berakhir, untuk sementara waktu, kamu belum bisa mudik ke kampung halaman. Tak perlu khawatir, untuk meredakan rasa kangenmu dengan keluarga, kamu bisa melakukan video call atau video conference lewat beberapa aplikasi seperti Zoom, LINE call, atau WhatsApp call. Kamu tetap bisa maaf-maafan dengan teman atau keluarga meski tidak bisa bertatap muka. Melakukan physical distancing jangan sampai memutus silaturahmi, ya!
5. Ikuti Pengajian melalui YouTube serta Media Sosial yang Lain
Jangan sampai wabah mengganggu ibadah, cobalah untuk tetap mengikuti pengajian dan kajian ilmu selama bulan Ramadan berlangsung. Saat ini banyak kok video-video pengajian dari ustaz ternama yang tersedia di Youtube. Jadi, meski kamu belum bisa ke masjid atau kelompok jamaah untuk menghadiri pengajian, kamu bisa mengikutinya lewat YouTube atau media sosial lainnya.
6.
Belanja
Berbagai Kebutuhan via Online
Era digital semakin memudahkan para penggunanya untuk mencari barang-barang yang dibutuhkan. Ingatlah bahwa kamu tetap harus melakukan physical distancing. Kurangi keluar rumah dan mengunjungi tempat perbelanjaan seperti pasar atau mal. Sebagai gantinya kamu bisa berbelanja online di e-commerce kesayanganmu. Selain lebih praktis dan efisien, belanja online seringkali menawarkan promo-promo menarik, mulai dari cashback hingga gratis ongkos kirim.
https://www.gramedia.com/best-seller/tips-dan-trik-menghadapi-bulan-puasa-meski-korona-belum-reda/
Pada bulan Ramadhan terjadi perubahan waktu makan, di pagi sampai sore hari dilakukan puasa. Saat Ramadan yang mungkin terjadi adalah dehidrasi dan kekurangan mikronutrien. Usahakan tetap menerapkan pola makan seimbang dan bervariasi selama sahur dan berbuka. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama puasa adalah dengan mengonsumsi multivitamin kesehatan. Jenis multivitamin yang dipilih pun tentu harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tubuh. Alternatif suplemen khusus Ramadan berupa multivitamin yaitu vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin E, kalsium, dan zat besi, habbatussauda dan sari kunyit (turmeric). Minum multivitamin saat puasa gunanya untuk membantu memelihara kesehatan dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh dan dapat mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Kandungan mineral dari multivitamin juga membantu memaksimalkan antioksidan, sehingga dapat melawan radikal bebas.
[PRESS RELEASE] Pelatihan Administrasi HMTK FT UNS 2021
Pelatihan
administrasi HMTK FT UNS 2021 dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 April 2021.
Acara yang diadakan melalui platform Zoom Meeting ini dimulai pada pukul 09.14
WIB dan berakhir pada pukul 10.53 WIB. Pelatihan administrasi ini dihadiri oleh
52 peserta yang terdiri dari 4 sekretaris,
2 bendahara, dan sisanya pengurus HMTK 2021 dari berbagai bidang.
Acara ini membahas tentang cara penyusunan administrasi termasuk isi, cara penulisan, pengajuan proposal dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) serta mengenai surat-menyurat untuk keperluan suatu program kerja. Materi tersebut disampaikan oleh sekretaris HMTK 2021 yaitu Ghea Safiraventa Anggreini (sekretaris umum), Listia Aulia Ruwaidah (sekretaris 1), Priyanka Khansa Insyira (sekretaris 2), dan Dhita Ayu Pramesthi (sekretaris 3). Sedangkan untuk materi penyusunan rancangan anggaran biaya (RAB) dan realisasi anggaran biaya disampaikan oleh bendahara HMTK 2021 yaitu Annisa Salsabila Ghina Muthi (bendahara umum) dan Rahma Fitri Naryani (bendahara 1).
Pelatihan
administrasi ini diadakan untuk para anggota HMTK 2021 karena diharapkan para anggota
HMTK selain sekretaris dan bendahara, juga bisa mengetahui dan mempelajari tentang
penulisan administrasi. Tujuannya karena
administrasi sangat penting untuk berbagai hal terutama saat para anggota dipilih sebagai sekretaris dan
bendahara di program kerja tertentu.
BUTENA Edisi 1: Kebakaran Tangki T-301 Pertamina
Pada Senin (29/03/2021) dini hari
sekitar pukul 00.45 WIB, telah terjadi insiden kebakaran
di
Kilang Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat.
Kebakaran tersebut terjadi pada empat tangki, yaitu tangki T-301 H, T-301 G, T-301
E, dan T-301 F. Mengutip dari laman resmi
Pertamina,
Kilang VI Balongan adalah kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan
PT Pertamina (Persero). Kegiatan bisnis utama di kilang ini adalah mengolah
minyak mentah dari Duri dan Minas menjadi produk-produk BBM (Bahan Bakar
Minyak), non BBM, dan petrokimia. Kilang Balongan ini mulai beroperasi
pada tahun 1994 dan terletak di Indramayu,
Jawa Barat.
Insiden
kebakaran kilang ini mengakibatkan banyak korban diantaranya 15 orang mengalami luka ringan, 5 orang mengalami luka berat, dan 3 orang dinyatakan hilang. Tidak hanya itu, berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan
Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, 932 jiwa pun harus diungsikan karena terkena dampak
kebakaran tersebut. Ratusan
orang tersebut diungsikan di tiga tempat, yaitu Pendopo Kabupaten Indramayu 320
jiwa, GOR Bumi Patra 220 jiwa, dan Masjid Islamic Center Indramayu 392 jiwa. Sebanyak 1.078 pelanggan PLN juga mengalami gangguan
dalam pasokan listrik.
Dikutip dari Kompas TV (29/03/2021), Ifky Sukarya, Corsec Subholding Refining & Petrochemical Pertamina menyebutkan kebakaran terjadi pada pukul 00.45 WIB saat terjadi hujan deras dan diduga petir menjadi penyebab kebakaran. Akan tetapi, alat monitoring lightining detector yang berlokasi di BMKG Jakarta dan BMKG Bandung tidak mendeteksi adanya aktivitas sambaran petir di wilayah kilang minyak Balongan, Indramayu, dari pukul 00.00 hingga pukul 02.00 WIB. Dugaan lain disebutkan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Inspektur Jenderal Ahmad Dofiri yang mendapatkan informasi bahwa ada rembesan atau kebocoran di pipa tangki yang terbakar. Namun hingga saat ini (3/4/2021), penyebab kebakaraan masih belum diketahui dan diperlukan penyelidikan lebih lanjut.
Kebocoran kilang menjadi hal yang harus diwaspadai karena dapat menimbulkan kebakaran yang memiliki dampak sangat besar. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk mencegah masalah yang timbul dari kebocoran. Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu mengamati tanda-tanda kebocoran, antara lain genangan cairan, tetesan, cat atau sekat yang berubah warna, dan bau yang tidak biasa. Setelah merasakan tanda-tanda tersebut maka segera tindak lanjuti untuk memastikan kebocoran diperbaiki tepat waktu. Langkah selanjutnya dapat dilakukan dengan mengidentifikasi material yang bocor dan mengikuti prosedur pabrik untuk memastikan keamanan hingga kebocoran dapat diperbaiki. Sebagai contoh, pastikan bahwa sumber penyulut dihilangkan jika bahan yang bocor mudah terbakar dan pasang tanda peringatan untuk memberitahu orang-orang dan diharapkan untuk menjauh. Untuk memperbaiki kebocoran, pipa atau tangki mungkin harus dikosongkan dan peralatan diisolasi dari area tersebut. Perlu juga dilakukan pemantauan kebocoran dari lokasi yang aman hingga perbaikan selesai.
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dalam keterangan pers Senin pagi menyatakan bahwa pihaknya menghentikan operasi (normal shutdown) di lokasi kilang minyak tersebut sebagai antisipasi agar tidak menjalar ke area lain. “Jadi di sekitar tangki ini ada tanggul, api sudah bisa kita lokalisir di sana dan untuk pemadaman, kami gunakan foam ke perimeter bundwall dan pusat nyala api. Sehingga dengan demikian kita pastikan api tidak akan menjalar ke area lain dan kami juga lakukan pendinginan di area sekitar,” ujar Nicke. Untuk penanganan dari insiden ini, pihaknya mengoperasikan 10 mobil kebakaran dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Cirebon dan Indramayu.
[PRESS RELEASE] Rapat Kerja Terbuka HMTK FT UNS 2021
Rapat Kerja Terbuka (RKT) HMTK FT UNS 2021
dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Maret 2021 via Zoom Meeting. RKT dihadiri
lebih dari 90% pengurus. Tidak hanya pengurus yang hadir, RKT juga dihadiri
oleh anggota HMTK FT UNS maupun demisioner HMTK FT UNS. Acara ini dibuka pada
pukul 16.04 WIB oleh pembawa acara, Ghea Safiraventa Anggreini, dan berakhir
pada pukul 23.47 WIB.
Acara ini membahas tentang program kerja
masing-masing bidang, mulai dari kesekretariatan, kebendaharaan,
akademis, POSDM, Humas, KWU, Medinfo, PMB, Chemecar, Ecodays dan yang terakhir
adalah pemaparan dari CERC. Demisioner dan anggota HMTK memberikan masukan,
kritik, dan pertanyaan untuk program kerja yang akan dilaksanakan setiap
bidang. Pemaparan proker-proker tersebut berjalan lancar.
Dalam RKT 2021 disahkan dua BSO (Badan Semi
Otonom) baru dalam HMTK, yaitu Ecodays dan CERC. Dengan dijadikan BSO,
diharapkan Ecodays dan CERC bisa lebih mandiri dan lebih leluasa mengembangkan
kegiatannya.
Dengan dilakukannya RKT ini diharapkan program
kerja yang dirancang setiap bidang bisa lebih matang pelaksanaannya, agar
keberjalanan organisasi bisa berlangsung lancar dan lebih baik dari periode
sebelumnya.
[PRESS RELEASE] Pelantikan Pengurus HMTK FT UNS 2021
Pelantikan pengurus
HMTK FT UNS 2021 dilaksanakan pada Sabtu, tanggal 20 Maret 2021 Via Zoom Meeting.
Acara ini dihadiri oleh calon pengurus HMTK FT UNS 2021, Kepala Prodi Teknik
Kimia, perwakilan HM dan UKM, Perwakilan BEM FT UNS, dan Demisioner HMTK. Acara
ini dibuka oleh MC yaitu Isnania Puspitaningtyas, setelah acara dibuka,
dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars HMTK.
Acara selanjutnya
adalah sambutan. Sambutan yang pertama disampaikan oleh Harry Pramudya Rivelino
selaku Ketua Umum HMTK FT UNS 2020 yang dilanjutkan dengan sambutan dari pembina
HMTK 2021, Dr.
Sunu Herwi Pranolo, S.T., M.Sc. Sambutan yang ketiga disampaikan oleh Dr. Adrian
Nur, S.T., M.T selaku Kaprodi S-1 Teknik Kimia dan dilanjutkan dengan sambutan
Wakil Dekan Bidang Akademik, Riset, dan Kemahasiswaan, Prof. Dody Ariawan,
S.T., M.T., Ph.D.
Acara dilanjutkan dengan serah terima jabatan
dari Harry Pramudya Rivelino selaku Ketua Umum HMTK FT UNS 2020 ke Nikmal Kevin
Witjaksono selaku Ketua Umum HMTK FT UNS 2021. Setelah penyerahan jabatan,
dilanjutkan dengan kesan pesan oleh Ketua Umum HMTK FT UNS 2018. Selanjutnya
dilaksanakan pelantikan Ketua Umum HMTK FT UNS 2021 oleh Presiden BEM FT UNS 2021
yaitu Yosafat Kukuh Priambodo. Setelah ketua umum dilantik,
dilanjutkan pembacaan SK pelantikan pengurus oleh Ketua Umum HMTK FT UNS 2021,
dengan pembacaan SK ini maka telah resmi dilantik 105 pengurus HMTK FT UNS 2021.
Setelah pembacaan SK pelantikan, dilanjutkan pembacaan sumpah dan janji
pengurus HMTK FT UNS 2021 yang di bacakan oleh Ketua Umum HMTK FT UNS 2021 dan
diikuti oleh semua pengurus HMTK FT UNS 2021.
Acara selanjutnya
adalah pembacaan
berita acara pelantikan pengurus HMTK 2021 dilanjutkan dengan sambutan Ketua Umum
HMTK FT UNS 2021. Setelah itu, terdapat acara pembacaan Doa oleh
Abdul Jamil. Kemudian acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh hadirin
dan pengurus.
Dengan
dilantiknya pengurus HMTK FT UNS periode 2021 diharapkan akan membawa
perubahan bagi Prodi Teknik Kimia untuk menjadi lebih baik kedepannya.
melalui HMTK, diharapkan mahasiswa teknik kimia mampu menyalurkan
minat, bakat serta menambah pengalaman dalam berorganisasi. Semua program atau
kegiatan tidak akan berjalan baik tanpa dukungan dari semua pihak khususnya
mahasiswa teknik kimia sendiri. Oleh karena itu, sesuai tagline HMTK 2021,
#HarmoniBerprogresif, semua pihak bisa berharmoni dan berprogres demi teknik kimia yang lebih baik.












