Senin, 16 September 2019

Ibukota Pindah ke Kalimantan? Kok Bisa? Worth It Kah?


Pada hari Senin (26/8/2019). Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil memberikan keterangan pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Istana Negara, Jakarta. Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan keputusan pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Hasil kajian yang telah dilakukan pemerintah menyimpulkan bahwa lokasi Ibu Kota baru yang paling ideal adalah sebagian di Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Kenapa harus pindah?
1.   Beban Jakarta saat ini sudah terlaalu berat; pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat   keuangan, pusat pedangan dan pusat jasa. Juga airport dan pelabuhan laut terbesar di   Indonesia
2.       Beban pulau jawa yang semakin berat dengan 54% total penduduk Indonesia dan 58%       PDB ekonomi Indonesia ada di pulau Jawa
3.        Kemacetan lalu lintas, polusi udara dan air yang harus segera ditangani
4.        Kesenjangan ekonomi

Lantas berapa biaya yang dibutuhkan???
RP 466 Triliun yang berasal dari: APBN, BUMN, Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha, Swasta.

Ada sejumlah kriteria yang sempat disebutkan oleh pemerintahan terkait penunjukan wilayah yang akan dijadikan ibukota baru,
Posisi wilayah:
-            Dibagian tengah wilayah Indonesia
-            Tersedia lahan luas milik pemerintahan/bumn
-            Sedikit potensi bencana alam
Infrastruktur:
-            Akses mudah; bandara dan pelabuhan
-            Jaringan listrik dan komunikasi baik
-            Sumber daya air cukup
Sosial:
-            Tidak dekat dengan batas Negara lain
-            Miliki budaya terbuka terhadap pendatang
      
Semakin gencar dilontarkan pindahnya Ibu Kota tak lepas dari pro dan kontra. Dibalik pro dan kontra pemerintah ternyata telah menyiapkan tahapan pemindahan ibu kota untuk 5 tahun kedepan:
Tahun 2020
-          Pemerintah menargetkan landasan hukum pembangunan ibu kota
-          Pemerintah akan membentuk lembaga khusus untuk menangani perpindahan ibu kota
Tahun 2021 (giliran persiapan lahan yang dibutuhkan
-          Menyediakan lahan 40 ribu hektar (tahap awal)
-          Mulai membangun ibu kota
Tahun 2022 (dimulai proses pembangunan)
-          Membangun istana Negara & kantor pemerintahan
-          Mambangun gedung lembaga Negara
-          Membangun kompleks perumahan aparatur
Tahun 2024
-          Ibu kota resmi dipindahkan

Bagaimana nasib Jakarta selanjutnya?
Jakarta akan tetap menjadi prioritas pembangunan dan akan terus dikembangkan menjadi kota bisnis, kota keuangan, pusat perdagangan dan pusat jasa berskala regional dan global.




Sumber:
BAPPENAS 2019
m.cnnindonesia.com




Rabu, 04 September 2019

Paru-paru Dunia Terancam?


Hutan hujan Amazon di Brasil disebut sebagai paru-paru dari planet bumi karena peran pentingnya menyerap karbon dioksida (CO2) dan menghasilkan oksigen (O2). Karbon dioksida termasuk gas rumah kaca yang merupakan salah satu penyebab global warming. World Wildlife Fund (WWF) mengatakan, hutan di wilayah Amerika Latin tersebut dapat menyerap antara 90 sampai 140 miliar ton karbon dioksida dan menyuplai 20% oksigen bumi. Hal ini turut membantu keseimbangan ekosistem bumi dan menjaga kestabilan iklim serta cuaca. Selain itu terdapat kurang lebih 3 juta spesies flora dan fauna pada hutan hujan ini.

Sebab Kebakaran Hutan Amazon
 Kebakaran liar bukan hal yang jarang di hutan Amazon, namun peneliti mengungkapkan kegiatan manusia seperti bercocok tanam dan pertambangan adalah penyebab utama dari kebakaran hutan. Hal ini karena para petani seringkali secara sengaja membakar hutan sebagai cara yang cepat untuk membuka lahan. Ditambah iklim panas, tentu api akan menyebar secara tidak terkendali.

#Presiden Brazil Mendapat Kritik?
Kritik serta kecaman publik banyak terarah kepada presiden dan pemerintah Brazil. Mengapa hal ini terjadi? Kritik tersebut muncul dikarenakan Bolsonaro mengeluarkan beberapa peraturan yang seolah-olah mendukung dilakukannya perluasan lahan demi kemajuan ekonomi dan bisnis di daerah-daerah.

Akibat Kebakaran Hutan Amazon
1.  Perubahan iklim global
2.  Karbon monoksida pada atmosfer bumi yang berdampak buruk pada kesehatan
3.  Hilangnya tempat tinggal suku-suku di Amazon
4.  Dieback pada hutan Amazon, yaitu kondisi dimana pohon dan tumbuhan akan mati dikarenakan keadaan lingkungan yang tidak mendukung

Upaya yang Dapat Kita Lakukan
Cara yang bisa kita lakukan untuk membantu hutan hujan Amazon:
1. Membantu berbagai komunitas dalam mengurangi dampak kebakaran hutan amazon dengan  melakukan donasi.
2. Menunjukan kepedulian kita dengan mempromosikan donasi, menandatangani petisi atau menyebarkan edukasi pentingnya menjaga kelestarian hutan.
3. Melakukan langkah kecil menyelamatkan bumi dengan menanam pohon, menghemat energi, melakukan 3R (reduce, reuse, dan recycle) sampah plastik, dll.

Sumber :
- worldwildlife.org
- businessinsider.sg
- liputan6.com

Minggu, 01 September 2019

Wisuda Jurusan Periode Agustus 2019

Terasa begitu singkat, waktu telah bergulir selama empat tahun sejak menimba ilmu di Progam Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik UNS. Masih terekam jelas memori saat memutuskan untuk melanjutkan studi di jurusan ini. Hingga kini, gelar Sarjana telah disematkan. Saatnya untuk mengemban amanah serta menghadapi fase baru dalam kehidupan.
Wisuda Jurusan menjadi rangkaian penutup yang manis yang menandakan akhir masa studi di S1 Teknik Kimia UNS. Salah satu program kerja dari Humas HMTK ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi oleh segenap keluarga Teknik Kimia FT UNS kepada Wisudawan/i yang dinyatakan telah selesai menempuh masa studinya.
Wisuda Jurusan Periode Agustus 2019 memiliki 2 rangkaian acara yaitu, wisuda kelas dan arak-arakan. Wisuda kelas dilaksanakan pada hari Jumat, 23 Agustus 2019 pukul 15.30 WIB bertempat di ruang I308 Gd. 1 Fakultas Teknik UNS yang dihadiri oleh 19 wisudawan/i, Kaprodi Teknik Kimia, Ketua Himpunan, dan mahasiswa Teknik Kimia. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK, dilanjutkan sambutan dari Muhammad Fadilah Arsyad, S.T. selaku perwakilan wisudawan/i, Irvan Erwanda selaku Ketua Himpunan, dan Dr. Sperisa Distantina, S.T., M.T. selaku perwakilan Kaprodi Teknik Kimia, kemudian penyerahan kenang-kenangan, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Sambutan dari Perwakilan Wisudawan/i

Sambutan dari Ketua Himpunan
Sambutan dari Kaprodi Teknik Kimia FT UNS
Penyerahan Kenang-kenangan
Foto Bersama dengan Wisudawan/i

          Arak-arakan menjadi salah satu acara yang tidak boleh terlewatkan oleh mahasiswa Fakultas Teknik terutama Teknik Kimia. Acara ini menjadi salam perpisahan dari kami adik tingkat untuk para kakak tingkat yang telah menyelesaikan masa studinya. Arak-arakan dimulai pukul 09.00 setelah para wisudawan/i melaksanakan serangkaian acara dari Fakultas Teknik. Terlihat rona bahagia para wisudawan/i setelah keluar dari RSU Gd. 3 Fakultas Teknik UNS. Para wisudawan/i disambut dengan lagu Mars HMTK dan diarak hingga menuju rektorat untuk melaksanakan wisuda di Auditorium UNS. Gema lagu arak-arakan mewarnai atmosfer wisuda hari itu. Hingga tiba di lapangan rektorat para wisudawan/i berdiri dibawah tiang bendera dan Nandika Aji Saputra, S.T. selaku perwakilan wisudawan/i memberikan kesan pesan terakhir untuk para adik tingkat. Tak lupa mengabadikan momen dengan foto bersama. Arak-arakan ditutup dengan gema Mars HMTK.


Sambutan dari Perwakilan Wisudawan/i
Foto Bersama dengan Wisudawan/i
         Selamat kepada 19 wisudawan/i : Ade Dwi Utama, S.T., Reza Asma’ul Maydita, S.T., Fadilla Nuavan, S.T., Ihang Panji Pusaka, S.T., Muhammad Fadilah Arsyad, S.T., Anisa Raditya Nurohmah, S.T., Bagas Kiswantono, S.T., Elisa Purnomo Putri, S.T., Ike Puji Lestari, S.T., Jihan Fahrizal Ahmad, S.T., Muftikhatul Mu’awanah, S.T., Muhammad Vitrawandika, S.T., Nanda Erika Prastiwi, S.T., Nandika Aji Saputra, S.T., Queenta Perdania Putri, S.T., Rosana Budi Setyawati, S.T., Sakuntala Devi, S.T., Shofirul Sholikhatun Nisa, S.T., dan Ulfa Hardila Gitasari, S.T. Terimakasih kepada kakak-kakak atas bimbingan dan bantuannya selama ini. Kami dari keluarga Teknik Kimia FT UNS turut berbahagia dan kami ucapkan selamat kepada para wisudawan/i, semoga ilmu yang telah didapat dapat bermanfaat bagi nusa dan bangsa. BRAVO HMTK! JAYALAH TEKNIK KIMIA INDONESIA!
Foto Wisudawan/i bersama Dr. Sperisa Distantina, S.T., M.T.



Jumat, 23 Agustus 2019

Sosialisasi Kurikulum Baru

Kegiatan Solialisasi Kurikulum

Senin, 19 Agustus 2019 diadakan Sosialisasi kurikulum dengan pembicara Pak Adrian Nur S.T., M.T. Sosialisasi ini bersifat wajib bagi seluruh mahasiswa Teknik Kimia UNS. Sosialaisasi kurikulum diadakan di RMM Gedung 4 Fakultas Teknik UNS.

Acara dimulai pukul 08.00 yang berisiskan pemaparan tentang kurikulum baru. Karena adanya seminar pancasila yang harus diikuti seluruh mahasiswa yang mengikuti seminar, sehingga acara untuk sementara diberhentikan. Acara seminar selesai pukul 12.00, setelah itu sosialisasi kembali dilanjutkan pukul 13.00 setelah ishoma. Pak Adrian menjelaskan tentang sistem KRS dengan sistem baru. Menjelaskan apa yang seharusnya mahasiswa lakukan ketika akan mengulang mata kuliah, bagaimana mengisi data yang wajib mahasiswa isi ketika konsultasi KRS, dan hal lain yang berkaitan dengan KRS. Diadakan juga sesi tanya jawab, pada sesi ini sangat membantu mahasiswa ketika masih ada perihal yang belum jelas.

Penyampaian Materi oleh KaProdi S1 Teknik Kimia UNS
Sosialisai kurikulum berlangsung sampai pukul 14.30 setelah selesainya sesi tanya jawab. Dengan adanya sosialisasi kurikulum ini mahasiswa mengerti bagaimana sistem yang baru, dan diharapkan tidak akan ada masalah dalam mengisi KRS. 

Selasa, 13 Agustus 2019

Penyambutan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri 2019


Hallo semua ! Setelah diadakannya Penmaru (Penyambutan Mahasiswa Baru) untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN, diadakan pula Penmaru untuk jalur SM. Bagi yang belum tahu, penyambutan mahasiswa baru adalah salah satu kegiatan dari bidang Humas HMTK FT UNS dengan tujuan menyambut dan memperkenalkan mahasiswa baru tentang Teknik Kimia.
Penjelasan maket pabrik gula kepada mahasiswa baru

Penmaru SM diadakan di parkiran Fakultas Teknik UNS pada hari Jumat, 9 Agustus 2019 bertepatan dengan waktu ondesk SM. Mahasiswa diberikan penjelasan mengenai perkuliahan di Teknik Kimia, peluang kerja, dan juga diberikan kesempatan untuk menanyakan berbagai hal kepada kakak mahasiswa. Dijelaskan juga sedikit mengenai maket pabrik gula.
Dengan diadakannya penmaru ini, diharapkan mahasiswa baru dapat lebih mengenal Teknik Kimia UNS.

Sesi foto bersama mahasiswa baru di stand Teknik Kimia


Rabu, 31 Juli 2019

Penyambutan Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN 2019

Kegiatan Penyambutan Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN
Halo Semua! Kalau kemarin sudah diadaka Penmaru untuk Mahasiswa jalur SNMPT, sekarang diadakan juga nih Penmaru bagi mahasiswa baru dari jalur SBMPTN. Untuk kalian yang belum tahu, penyambutan mahasiswa baru adalah salah satu kegiatan dari bidang Humas HMTK FT UNS dengan tujuan menyambut dan memperkenalkan mahasiswa baru tentang Teknik Kimia.
Penmaru diadakan pada hari Rabu, 24 Juli 2019 bertepatan dengan waktu ondesk SBMPTN. Mahasiswa yang telah selesai melakukan ondesk diarahkan menuju tempat pelaksanaan penmaru, yaitu parkiran Fakultas Teknik. Mahasiswa kemudian diberikan penjelasan mengenai perkuliahan di Teknik Kimia, peluang kerja, dan juga diberikan kesempatan untuk menanyakan berbagai hal kepada kakak mahasiswa. Dijelaskan juga sedikit mengenai maket pabrik gula serta chem e-car.
Dengan diadakannya penmaru ini, diharapkan mahasiswa baru dapat lebih mengenal Teknik Kimia UNS.


Selasa, 09 Juli 2019

Rapat Pleno Tengah HMTK FT UNS 2019



Rapat pleno tengah adalah rapat untuk membahas laporan pertanggungjawaban segala kegiatan HMTK FT UNS. Rapat pleno tengah diadakan setelah setengah periode kepengurusan HMTK yang pada kepengurusan tahun ini diadakan hari Rabu, 3 Juli 2019 di ruang I 308 dan ruang I 310 Gedung I FT UNS.
Dalam rapat pleno tengah dibahas segala LPJ dari Ketua Umum, Bidang Sekretaris, Bendahara, Akademis, Kaderisasi, Datif, Humas, PMB, dan Kewirausahaan. LPJ dibahas bersama-sama dengan pengurus HMTK FT UNS juga dilakukan perbaikan/evaluasi guna keberlangsungan kegiatan HMTK selanjutnya.
Diharapkan setelah rapat pleno tengah ini, kepengurusan HMTK selanjutnya dapat berjalan baik dengan belajar dari evaluasi pada rapat hari ini.

Suasana Rapat Pleno Tengah 

Rabu, 03 Juli 2019

BUTENA EDISI 5 : Isi Gas Air Mata Itu Apa Sih? Kenangan? Kok Pedih?




ILMU KIMIA

            Walaupun dinamakan gas, tetapi gas air mata merupakan senyawa aerosol berupa serbuk halus (padat). Aerosol merupakan zat padat yang terdispersi dalam gas. Senyawa kimia yang terdapat dalam gas air mata adalah  2-Chlorobenzalmalononitrile atau disingkat CS.
Nama              : 2-Chlorobenzalmalononitrile
Rumus             : C10H5ClN2
Kepadatan       : 1,04 g/cm³
Titik lebur        : 93°C
Massa molar   : 188,6 g/mol
Titik didih        : 310°C
Senyawa ini bersifat asam dan digolongkan dalam lachrymatory agent yang merangsang keluarnya air mata. Serbuk gas air mata biasanya dikemas dalam kaleng bertekanan tinggi yang dapat ditembakan ke kerumunan masa. Saat kaleng kemasan meledak, serbuk akan menyebar di udara menimbulkan semacam ‘kabut’. Hal ini lah yang menyebabkan senyawa ini disebut gas walaupun berupa serbuk. Dosis 2-Chlorobenzalmalononitrile sebesar 4mg/m² sudah cukup untuk membubarkan masa. Senyawa ini mampu berubah menjadi mematikan apabila dosisnya lebih dari 25mg/m².


SEJARAH

            Pada tahun 1920, gas air mata pertama diciptakan berupa senyawa Chloroacetophenone ( CN ). Namun penggunaanya dinilai kurang efektif. Tahun 1928, ilmuwan asal Amerika Serikat, Ben Corson dan Roger Stoughton menemukan senyawa kimia yang memiliki efek jauh lebih kuat. Senyawa ini adalah 2-Chlorobenzalmalononitrile atau disingkat CS untuk mengenang kedua penemunya (Corson dan Stoughton). Senyawa ini lah yang masih digunakan sampai saat ini.
            Penggunaan gas air mata tanpa pandang bulu dinilai dapat merugikan kedua belah pihak. Hal ini disampaikan  Kelsey Davenport Direktur kebijakan nonproliferasi di Arms Control Association di Washington. Oleh karena itu pada tahun 1993 penggunaan gas ini dilarang dalam perang. Namun penggunaannya masih diizinkan hanya untuk mengontrol masa.


DAMPAK DAN CARA MENGATASI

Efek yang dirasakan :
Di kulit                         : rasa terbakar.
Di mata                       : rasa perih, keluar air mata.
Di saluran pernafasan : hidung berair, batuk, rasa tercekik.
Di saluran pencernaan: rasa terbakar yang parah di tenggorokan, keluar lendir dari tenggorokan,
                                       muntah

 Jika serbuk tersebut masuk hingga ke paru-paru: menyebabkan nafas pendek-pendek, sesak nafas, rasa seperti terbakar di paru-paru.
Cara penanganan :
lachrymatory agent ini bersifat asam maka efeknya dapat diminimalisir dan dihilangkan dengan menggunakan anti-asam seperti odol
– Di mata: bilas dengan air
– Di tenggorokan: berkumur dengan air beberapa kali hingga rasa serbuk hilang.
– Mual / muntah: minum obat diare dari jenis adsorben, untuk menyerap racun tsb. Misal: Entrostop, New Diatabs
– Di saluran pernafasan: pemberian oksigen dengan oksigen kaleng (Oxycan) akan sangat membantu “membilas” dan “mengencerkan” kadar serbuk di dalam paru-paru.

Rabu, 26 Juni 2019

Wisuda Jurusan Periode Juni 2019



Wisuda jurusan merupakan suatu program kerja humas HMTK FT UNS sebagai bentuk apresiasi yang diberikan pada wisudawan dan atau wisudawati. Terdapat 2 rangkaian acara yang diselenggarakan oleh HMTK, yaitu wisuda kelas dan arak-arakan. Namu pada kali ini hanya dilakukan arak-arakan wisudawan.

Pada hari Sabtu, 22 Juni 2019 sekitar pukul 10.15 WIB arak-arakan dimulai. Arak-arakan ini dihadiri oleh mahasiswa teknik kimia UNS. Wisudawan terlebih dahulu memulai wisuda di dalam rektorat kemudia dilanjutkan wisuda fakultas yang dilaksanakan di RSU Gedung III Fakultas Teknik. Arak-arakan dimulai dari rektorat dengan menyambut dan berfoto bersama di depan rektorat terlebih dahulu, kemudian dilanjutkan dengan mengarak ke fakultas teknik dan berfoto bersama di depan Gedung I Fakultas Teknik. Arak-arakan merupakan bentuk apresiasi yang diberikan kepada para wisudawan dan wisudawati sebagai kenang-kenangan dari HMTK.

Rabu, 19 Juni 2019

Upgrading Pengurus HMTK


Uprading adalah acara rutin yang setiap tahun diselenggarakan oleh bidang Kaderisasi Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik UNS. Acara ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama, koordinasi, kesolidan, keakraban, dan kekeluargaan antar pengurus dan meminimalisir adanya permasalahan-permasalan baik internal maupun eksternal yang dapat merenggangkan rasa solidaritas antar pengurus. Seperti tahun sebelumnya, Uprading kali ini juga dilaksanakan di Villa Pak Yanto, Ngadirejo RT 02/RW 02, Desa Kemuning, Karanganyar, Jawa Tengah selama tiga hari, yaitu pada tanggal 14-16 Juni.

Peserta Uprading 2019 mulai berkumpul di Gedung 1 Fakultas Teknik UNS pada pukul 16.00 WIB. Peserta berangkat menuju Kemuning menggunakan dua bus. Dengan menggunakan jaket angkatannya masing-masing, mereka menaiki bus dan siap untuk berangkat. Langit sudah gelap ketika peserta Upgrading tiba di Villa Pak Yanto. Setelah turun dari bis dan menata barang bawaannya masing-masing, peserta Uprading bersama-sama menunaikan salat Maghrib di ruang tengah. Kemudian, mereka diberi waktu untuk makan malam yang telah disiapkan oleh panitia sebelum dimulai acara pertama, yaitu penyampaian materi dari Ketua PKKMB FT 2018, yaitu Caesar Alvian F.


Sesi Materi oleh Caesar Alvian F.


Sesi Tanya Jawab

Materi yang disampaikan oleh Caesar Alvian F. adalah “Kekeluargaan dan Organisasi”. Peserta yang mengenakan kemeja HMTK terlihat fokus dengan apa yang disampaikan pemateri dan sesekali mencatat dengan alat tulis yang telah disiapkan sebelumnya. Pemateri menyampaikan bahwa kekeluargaan dan profesionalitas harus mempunyai porsi yang sama dalam sebuah organisasi. Tanpa kekeluargaan, sebuah organisasi akan sama dengan robot yang hanya menjalankan perintah. Selain memberikan materi, dibuka juga sesi tanya jawab bagi peserta yang berlangsung cukup lama.




Suasana Ruang Tengah

Setelah sesi materi berakhir, selanjutnya adalah waktu bebas karena tidak ada agenda lain. Para demisioner sudah mulai berdatangan dengan mengendarai motor. Pada malam itu, peserta memanfaatkan waktu luang itu untuk memainkan berbagai game di ruang tengah. Suasana sangat ramai dan peserta terlihat bersenang-senang. Mereka mulai bubar untuk bersiap tidur ketika tengah malam.

Keesokannya harinya, para peserta melaksanakan outbond. Pada pukul 9.00 para peserta dikumpulkan lalu dibagi menjadi 10 kelompok dan 5 kloter. Dalam outbond ini para peserta harus melewati 5 pos berbeda yang dijaga oleh para demisioner. Setiap permainan dalam pos memiliki esensinya sendiri–sendiri. Mulai dari pos pertama hingga pos kelima para peserta tetap berjalan secara kelompok ataupun kloter. Akan tetapi, pada pos terakhir seluruh kelompok dilebur jadi satu karena pada pos ini mereka diharuskan untuk membawa api dari ujung lapangan ke ujung lapangan yang lain secara  bersama-sama. Pada pos ini menjaga api tidak semudah yang dibayangkan dimana 3 api yang dibawa oleh Ketua HMTK dan presidium akan diserang dengan bom-bom air yang dibawa oleh para demisioner. Oleh karena itu setiap peserta selain presidium harus membentuk pagar hidup untuk bertahan serta menghalau serangan yang datang. Meskipun harus berbasah-basahan para peserta terus memperjuangkan serta mempertahankan supaya bisa membawa dan menjaga lilin agar tetap menyala keujung. Kesimpulan dari game yang ada di pos ini sebenarnya adalah bagaimana menjaga semangat serta tujuan yang disimbolkan sebagai lilin agar tidak padam oleh berbagai pengaruh yang ada dimana disimbolkan dengan lemparan bom-bom air oleh demisioner. Dipenghujung acara, kami semua menyanyikan Mars HMK dan menyeruakkan Jargon HMTK dengan semangat.


Game di Pos 3

Kegiatan outbond selesai sekitar pukul 13.00 WIB. Para peserta diberi waktu untuk mandi dan makan siang. Pada pukul 16.00 WIB, peserta dikumpulkan di ruang tengah untuk menerima materi dari Nandika Aji Saputra (mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2015) mengenai “Inisiatif dan Semangat”. Inisiatif adalah berpikir dan/ melakukan sesuatu pertama kali sebelum diberitahu orang lain atau sebelum orang lain melakukannya, selain itu juga terus bergerak walaupun dalam keadaan sulit. Inisiatif akan muncul jika seseorang semangat terhadap apa yang dilakukannya. Kedua sikap tersebut merupakan hal yang penting untuk dikembangkan dalam organisasi. Setelah penyampaian materi dan sesi tanya jawab, demisioner menyuruh para peserta menulis sifat buruk dan baik mereka, juga proker yang telah dilakukan maksimal tiga dalam selembar kertas. Peserta dibubarkan saat maghrib dan segera melaksanakan salat Maghrib berjamaah kemudian makan malam.

Setelah makan malam, peserta dikumpulkan kembali di ruang tengah untuk bermain game bersama. Kertas yang berisi sifat dan proker tadi dikumpulkan. Peserta duduk membentuk lingkaran kemudian demisioner memberikan botol untuk diputarkan, ketika musik yang dimainkan dimainkan demisioner mati, maka orang yang memegang botol tersebut akan memilih kertas-kertas tersebut lalu menebak pemilik kertasnya, apabila tidak bisa menebak, orang tersebut akan mendapat hukuman. Game tersebut untuk membuktikan seberapa kenal pengurus dengan pengurus lainnya. Setelah permainan selesai, peserta segera bersiap-siap untuk tidur.




Suasana Permainan di Ruang Tengah 

Tengah malam, tepat pada pukul 24.00 WIB, peserta dibangunkan oleh demisioner. Peserta berbaris sesuai dengan bidangnya masing-masing kemudian berjalan agak jauh dari Villa bersama demisioner per-bidang. Peserta membentuk forum bersama demisioner untuk membahas mengenai masalah yang ada di bidangnya, juga perkembangan proker yang sudah dilaksanakan. Diharapkan dengan sesi tersebut, demisioner dapat membantu menyelesaikan masalah sebelum berkembang besar. Setelah kegiatan itu, semua peserta kembali ke Villa dan membentuk forum besar bersama demisioner untuk membahas lebih lanjut masalah yang ada di himpunan.

Tepat pada pukul 09.00 WIB, rangkaian hari ketiga Upgrading dimulai. Pada sesi kali ini diisi oleh Kaprodi baru S1 Teknik Kimia UNS yaitu Bapak Andrian Nur. Pada sesi ini, Pak Andrian membahas tentang Prodi S1 Teknik Kimia yang akan mengambil akreditasi internasional dan CPL (Capaian Pembelajaran Lulusan). Sesi tersebut di tutup dengan foto bersama.


Foto bersama dengan Pak Andrian

Setelah sesi bersama Pak Andrian, akhirnya rangkaian Upgrading 2019 ditutup dan para peserta lalu berkemas – kemas untuk kembali pulang. Berakhirlah acara Upgrading HMTK FT UNS 2019 ini, banyak sekali manfaat positif yang dapat diambil, dan semoga bisa menjadi bekal berlangsungnya HMTK kedepan, serta dapat berjalan lebih baik lagi. Bravo HMTK!   

Minggu, 16 Juni 2019

Sarasehan


Pada Jumat, 24 Mei 2019 HMTK mengadakan kegiatan Sarasehan Teknik Kimia 2019 di Ruang Seminar Utama Gedung 3. Berbeda dengan acara sarasehan yang pernah dilaksanaka, kali ini HMTK bekerjasama dengan KADIKA untuk mengadakan kegiatan ini. Untuk  pelaksananya sendiri berasal dari HMTK dan KADIKA.
Pemberian materi oleh dosen S1 Teknik Kimia
 Acara ini dihadiri oleh beberapa dosen dan jajaran staff teknik kimia dan juga dihadiri oleh mahasiswa S1 dan D3 teknik kimia. Acara yang pertama adalah pembukaan kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Acara yang selanjutnya adalah sambutan dari ketua pelaksana, ketua HMTK dan KADIKA dan juga sambutan dari kepala program studi S1 dan D3 teknik kimia. Setelah sambutan terdapat acara pemaparan materi oleh dosen S1 yaitu Bapak Adrian. Materi yang disampaikan adalah mengenai kurikulum 2019. Sedangkan pemaparan materi dari D3 disampaikan oleh Bapak Mujtahid.
Acara yang kemudian dilaksanakan adalah aspirasi mahasiswa yang dibagi menjadi tiga sesi yaitu, aspirasi S1, aspirasi D3 dan aspirasi umum. Aspirasi mahasiswa ini dimoderatori oleh Chamelia dari D3 Teknik Kimia. Pada kegiatan kali ini mahasiswa mendapatkan kesempatan untuk menyampaikan aspirasinya dan juga dapat bertanya mengenai materi yang terlah disampaikan oleh dosen. Acara ini ditutup dengan pemberian sertifikan kepada moderator dilanjutkan dengan berfoto bersama.
Pemberian sertifikat kepada moderator 

Foto bersama