Senin, 14 Juni 2021

[PRESS RELEASE] Sosialisasi CheDC 2021

 D:\ORMAWA\HMTK\MEDINFO\ARTIKEL\IMG-20210612-WA0016.jpg

Sosialisasi CheDC dilaksanakan pada Sabtu, 12 Juni 2021. Acara ini dimulai pada pukul 16.10 WIB dan berakhir pada pukul 17.21 WIB . Acara ini  diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting dan diikuti oleh sekitar 42 orang. Sosialisasi CheDC pada kali ini mengangkat tema Fundamental of Debating  yang dimoderatori oleh Muhammad Zufar Awliya, mahasiswa Teknik Kimia UNS 2020. 

D:\ORMAWA\HMTK\MEDINFO\ARTIKEL\IMG-20210612-WA0025.jpgD:\ORMAWA\HMTK\MEDINFO\ARTIKEL\Screenshot (430).png

Rangkaian acara pada Sosialisasi CheDC ini yaitu pembukaan, pembacaan CV pembicara oleh moderator, dan penyampaian materi oleh pembicara Livy Febria Tedjamulia, Head of Public Relation SEF UNS. Materi yang disampaikan berisi tentang apa itu debat, struktur Asian Parliamentary Debate, room setup, speaking order, timing, mosi, jenis mosi, perbedaan antara policy debate dengan principle debate, team role, speaker role, POI, FIAT, dan BOP. Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan pembicara. Kemudian di akhir acara terdapat sosialisasi pengenalan CheDC yang merupakan klub debat pertama di FT UNS dan diikuti dengan dokumentasi sekaligus penutupan Sosialisasi CheDC.

Dengan adanya Sosialisasi CheDC yang membahas tentang Fundamental of Debating, diharapkan dapat melatih dan menambah pengetahuan mahasiswa S-1 Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret dalam bidang debat. Selain itu, diharapkan acara ini dapat memfasilitasi mahasiswa S-1 Teknik Kimia untuk turut serta dalam perlombaan debat, mengasah pola pikir kritis melalui debat, dan menjadi wadah mahasiswa Teknik Kimia UNS untuk menyalurkan minat dan bakatnya dalam bidang debat.

D:\ORMAWA\HMTK\MEDINFO\ARTIKEL\Screenshot (440).png


Senin, 07 Juni 2021

[PRESS RELEASE] Studi Banding HMTK FT UNS x KSM TK UBAYA 2021

Pada tanggal 5 Juni 2021, HMTK dikunjungi oleh KSM TK (Kelompok Studi Mahasiswa Teknik Kimia) Universitas Surabaya (UBAYA). Studi banding ini dilaksanakan mulai pukul 10.00 WIB dan berakhir pukul 11.57 WIB via Zoom Meeting dan diikuti oleh 121 peserta baik dari HMTK FT UNS maupun KSM TK UBAYA. Acara ini dimoderatori oleh Ella Puspita dari KSM TK UBAYA. 

Acara pertama adalah sambutan yang disampaikan oleh ketua masing-masing himpunan, yaitu Yosia dari KSM TK UBAYA dan Nikmal Kevin Witjaksono dari HMTK FT UNS. Kemudian acara dilanjutkan dengan games sambung kata. Setelah games, terdapat sesi perkenalan antar ormawa yang dilanjutkan dengan acara inti yang berupa sesi diskusi masing-masing bidang. Pada sesi ini, disediakan main room untuk diskusi ketua, sekretaris, dan bendahara dari kedua belah pihak sedangkan untuk bidang lainnya disediakan tujuh breakout room. Pembagian bidang pada masing-masing breakout room adalah sebagai berikut::

RDD  (KSM TK) - KWU (HMTK)

IMD (KSM TK) - Medinfo (HMTK)

RDD (KSM TK) - PMB

PRD (KSM TK) - Humas (HMTK)

IPD (KSM TK) - POSDM (HMTK)

LED (KSM TK) - Akademis (HMTK)

Diskusi ini berlangsung selama 30 menit, setelah itu, semua bidang kembali berkumpul di main room untuk melakukan foto bersama lalu dilanjutkan dengan penutupan oleh MC.

Dengan adanya studi banding ini, diharapkan dapat meningkatkan silaturahim antara kedua himpunan, dan  terbukanya pikiran mengenai program kerja dari setiap bidang pada masing-masing himpunan. 

Minggu, 06 Juni 2021

[PRESS RELEASE] Sosialisasi Kerja Praktik HMTK FT UNS 2021

 


Sosialisasi Kerja Praktik dilaksanakan pada hari Sabtu, 5 Juni 2021. Acara yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting ini dimulai pada pukul 09.31 WIB dan berakhir pada pukul 11.43 WIB. Sosialisasi Kerja Praktik yang dimoderatori oleh Azzahra P. Roslan ini mengangkat tema “Serba-Serbi Kerja Praktik di Tengah Pandemi” dan dihadiri oleh mahasiswa Teknik Kimia UNS dari angkatan 2018 hingga 2020. 

Rangkaian acara pada Sosialisasi Kerja Praktik ini dimulai dengan sambutan oleh Pembina HMTK (Dr. Sunu Herwi Pranolo, S.T., M.Sc.), pembacaan CV dan penyampaian materi oleh Ibu Dr. Dwi Ardiana Setyawardhani, S.T., M.T., lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan pembacaan CV dan penyampaian materi oleh pembicara pertama (Affiano Akbar Nur Pratama), pembacaan CV dan penyampaian materi oleh pembicara kedua (Rif’ah Ulfatun Hasanah), sesi tanya jawab untuk kedua pembicara, dan ditutup dengan sesi dokumentasi. 

Materi pertama disampaikan oleh Ibu Dr. Dwi Ardiana Setyawardhani S.T., M.T. sebagai Koordinator Kerja Praktik S-1 Teknik Kimia UNS. Materi yang disampaikan berisi syarat menempuh KP, pabrik yang menerima KP secara offline, alur pendaftaran, dan saran untuk mahasiswa mengenai KP yang akan dilaksanakan.

Materi kedua disampaikan oleh Affiano Akbar Nur Pratama, mahasiswa Teknik Kimia UNS tahun 2017. Materi yang disampaikan berisi pengalaman KP dan pengenalan mengenai PPSDM Migas Cepu, seperti lokasi, laman web resmi PPSDM Migas Cepu, serta kegiatan dan fasilitas yang ada. Selain itu, dijelaskan juga mengenai, alur pengajuan KP di PPSDM Migas, pendaftaran melalui website, hal-hal yang harus diperhatikan, tips dan trik, berkas yang harus dipersiapkan, dan pembuatan laporan.

Materi ketiga disampaikan oleh Rif’ah Ulfatun Hasanah, mahasiswa Teknik Kimia UNS tahun 2017. Materi yang disampaikan berisi pengalaman KP di PT. Petrokimia Gresik, kegiatan dalam pabrik tersebut, prosedur pengajuan syarat KP, pelaksanaan KP, kegiatan KP online, tugas khusus, penyusunan laporan KP, pabrik yang menerima KP, tips dan trik, serta suka duka KP di PT. Petrokimia Gresik.

Dengan adanya Sosialisasi Kerja Praktik ini diharapkan dapat menambah wawasan dan pengetahuan Mahasiswa Teknik Kimia UNS mengenai Kerja Praktik (KP) yang menjadi salah satu syarat kelulusan.



[PRESS RELEASE] Pelatihan Corel Draw HMTK FT UNS 2021

Pelatihan Corel Draw dilaksanakan selama dua hari yaitu pada hari Jum’at, 28 Mei 2021 dan Jum’at, 4 Juni 2021. Acara ini dilaksanakan melalui platform Zoom dari pukul 19.50 WIB sampai pukul 22.10 WIB. Pelatiham Corel Draw ini dihadiri oleh 81 peserta pada hari pertama dan 42 peserta pada hari kedua yang yang terdiri Mahasiswa Teknik Kimia UNS. Moderator dari Pelatihan Corel Draw ini adalah Faraisya Virdhana Khoirinisa selaku MC. 

Rangkaian acara pada Wisuda Prodi ini diawali dengan pengisian absensi oleh peserta, salam pembuka serta doa pembuka. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembacaan biodata pemateri oleh moderator. Lalu, acara masuk pada sesi utama yaitu dengan pelatihan dan pemberian materi Corel Draw. Setelah materi dipaparkan, acara masuk pada sesi tanya jawab materi dam diakhiri oleh dokumentasi serta penutup. Materi pada pelatihan Corel Draw ini dipaparkan oleh Raihan Naufal Widian yang merupakan Mahasiswa Teknik Kimia UNS 2018.

Pada hari pertama, materi yang dipaparkan merupakan basic dari program Corel Draw seperti definisi Corel Draw, cara membuka Corel Draw, langkah membuat proyek baru di Corel Draw jenis-jenis tool yang digunakan dalam menggambar serta website-website yang berisi link download font, free stock image, source warna dalam desain, serta vector images. Hari kedua diisi dengan pemaparan materi dan tips mencari ide kreasi, pemilihan tema dan warna, serta pemilihan foto dan font. Lalu dilanjutkan dengan cara membuat desain yang contohnya terdapat pada materi. Peserta diajarkan cara mendesain seperti desain yang telah disediakan dengan mengikuti langkah-langkah yang dijelaskan secara urut oleh pemateri.

Dengan adanya Pelatihan Software Desain Corel Draw diharapkan dapat berguna bagi para Mahasiswa Teknik Kimia UNS aktif dalam perkuliahan dan dapat menerapkan ilmu tersebut dalam kehidupan sehari – hari.


Selasa, 01 Juni 2021

[PRESS RELEASE] LDO BKKMTKI DAERAH III 2021

LDO BKKMTKI 2021 dilaksanakan pada hari Sabtu, 29 Mei 2021 dan Minggu, 30 Mei 2021. Acara yang diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting ini dihadiri oleh 68 peserta yang terdiri dari mahasiswa Teknik Kimia Jawa Tengah dan Yogyakarta (Daerah III). LDO BKKMTKI 2021 ini berlangsung pada pukul 08.00 WIB s.d 15.47 WIB dan 08.00 WIB s.d. 11.32 WIB dengan dimoderatori oleh Ghea Safiraventa, Ginanjar Penata Aji , dan Widya Astuti Nur W.

Acara ini mengangkat tema “Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab, Disiplin, dan Motivasi Diri Mahasiswa Teknik Kimia dalam Kehidupan Berorganisasi” yang disampaikan oleh 3 pembicara yaitu Faiq Nala Aji yang memaparkan materi “Kuliah Umum LDO”, Yogi Try Pratama Putra Nasution yang memaparkan materi “Berpikir Kritis”, dan M. Wahyu Fahrudin yang memaparkan materi “Manajemen Waktu”. Kemudian dilanjut dengan pemaparan dari pimpinan setiap bidang yaitu Alnamas Yoga Saputra sebagai pimpinan Bidang Pengabdian Masyarakat, Faiq Nala Aji sebagai pimpinan Bidang Sekretaris Daerah, Hadi sebagai pimpinan Bidang Publikasi dan Komunikasi, Prias Nur Aprilia sebagai pimpinan Bidang Pendidikan dan Keprofesian, Risma Nur Amelia Sari sebagai pimpinan Bidang Dana dan Usaha, Isna Syilmi Qaira sebagai pimpinan  Bidang Riset dan Teknologi,  Gilang Yuda Adisusila sebagai pimpinan Bidang Kesekretariatan dan Organisasi dan Muhammad Faiz Farras Liadi sebagai pimpinan Bidang Hubungan antar Lembaga. 

Pada hari Sabtu, 29 Mei 2021 acara LDO BKKMTKI Daerah III 2021 dimulai dengan pembukaan oleh MC, lalu dilanjut menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars BKKMTKI, sambutan-sambutan, penampilan video profil Teknik Kimia FT UNS, Sambutan Dekan FT UNS, video profil Teknik Kimia SV UNS, pemaparan materi dari 3 pembicara disertai sesi tanya jawab, kemudian ice breaking yang diikuti oleh seluruh panitia, lalu dilanjut pemaparan materi perbidang disertai sesi tanya jawab, pengumuman doorprize peserta, kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan penutup oleh MC.

Pada hari Minggu, 30 Mei 2021 acara LDO BKKMTKI 2021 dimulai dengan pembukaan oleh MC, penyerahan forum kepada moderator, penjelasan teknis Focus Group Discussion (FGD), Focus Group Discussion (FGD), kemudian ice breaking dan dilanjut dengan Seminar Nasional oleh Bapak Dr. Sunu Herwi Pranolo, S.T., M.Sc., lalu pelantikan oleh Faiq Nala Aji, terakhir ditutup dengan sesi dokumentasi dan penutup oleh MC.



Pada pemaparan materi Kuliah Umum LDO BKKMTKI (Faiq Nala Aji) berisi materi tentang pengenalan Latihan Dasar Organisasi (LDO) BKKMTKI Daerah III, sejarah, profil dan pembagian daerah BKKMTKI, serta keanggotaan BKKTMKI Daerah III yang terdiri dari 20 institusi yang tersebar di Yogyakarta, Semarang, Purwokerto, dan Cepu. Pada pemaparan materi Berpikir Kritis (Yogi Try Pratama Putra Nasution) berisi materi tentang penjelasan berpikir kritis dan alasan butuh berpikir kritis. Selanjutnya pada pemaparan materi Manajemen Waktu (M. Wahyu Fahrudin) berisi materi tentang pengenalan dan pentingnya manajemen waktu, serta cara memanajemen waktu. 

Selanjutnya yaitu pemaparan masing-masing bidang di BKKMTKI, pada pemaparan dari bidang Sekretaris Daerah (Faiq Nala Aji) berisi materi tentang peran dan program kerja Sekretaris Daerah. Pada pemaparan dari bidang Pengabdian Masyarakat (Alnamas Yoga Saputra) berisi materi tentang pengenalan, visi, dan program kerja yang ada di bidang Pengabdian Masyarakat. Pada pemaparan dari Bidang Publikasi dan Komunikasi (Misbahul Hadi) berisi materi tentang tanggung jawab dan program kerja bidang Publikasi dan Komunikasi. Pada pemaparan dari Bidang Pendidikan dan Keprofesian (Prias Nur Aprilia) berisi materi tentang tanggung jawab dan program kerja dari bidang Pendidikan dan Keprofesian. Kemudian pada pemaparan dari Bidang Dana dan Usaha (Risma Nur Amelia Sari) berisi materi tentang pengenalan bidang Dana dan Usaha, penggunaan dana serta program kerja dari bidang Dana dan Usaha. Pada pemaparan dari Bidang Riset dan Teknologi (Isna Syilmi Qaira) berisi materi tentang tanggung jawab dan program kerja yang ada di bidang Riset dan Teknologi. Lalu pada pemaparan dari Bidang Kesekretariatan dan Organisasi (Gilang Yuda Adisusila) berisi materi tentang pengenalan, tugas, peran, dan fungsi bidang Kesekretariatan dan Organisasi di BKKMTKI. Terakhir pemaparan dari Bidang Hubungan antar Lembaga (Muhammad Faiz Farras Liadi) berisi materi tentang pengenalan dan program kerja dari bidang Hubungan antar Lembaga. 

Pada hari Minggu, 30 Mei 2021 dilanjut dengan Seminar Nasional Revolusi Industri 4.0 (Pak Sunu Herwi Pranolo) berisi materi tentang penjelasan mengenai revolusi industri 4.0, konsep penerapan, tujuan, serta sejarah singkat industri 4.0, dampak industri 4.0 pada lulusan Teknik Kimia, cara mengatasi dampak Industri 4.0, serta pesan bagi mahasiswa Teknik Kimia.



Latihan Dasar Organisasi (LDO) BKKMTKI Daerah III merupakan sarana berlatih organisasi bagi calon pengurus BKKMTKI periode 2020-2022. Setelah dilantiknya pengurus BKKMTKI periode 2020-2022, diharapkan materi-materi yang disampaikan dapat diterapkan oleh pengurus sehingga dapat menjalankan kewajiban organisasi dengan baik dan sungguh-sungguh. Selain itu, materi yang disampaikan dapat menambah wawasan para pengurus, delegasi, maupun staf BKKMTKI.



[PRESS RELEASE] Upgrading Pengurus HMTK FT UNS 2021

 



Upgrading I Pengurus HMTK FT UNS 2021 dilaksanakan pada hari Minggu, 30 Mei 2021. Acara ini dimulai pada pukul 08.45 WIB dan berakhir pada pukul 11.00 WIB serta diselenggarakan melalui platform Zoom Meeting. Acara ini dipandu dan dimoderatori oleh Akhmad Yusron Arrasyid dan Dhita Ayu Pramesthi.

Acara Upgrading I Pengurus HMTK FT UNS 2021 kali ini mengundang pembicara yang sangat hebat yaitu Berliana Widi Scarvanovi, S.Psi., M.Psi., Psik yang menyampaikan materi tentang growth mindset dan Saktika Rofi`ah Haryani yang menyampaikan materi tentang self concept.

Rangkaian acara pada Upgrading I Pengurus HMTK FT UNS 2021 diawali dengan registrasi pengurus, kemudian pembukaan oleh moderator dan dilanjutkan dengan sambutan dari ketua HMTK 2021, Nikmal Kevin Witjaksono. Kemudian acara dilanjutkan dengan pembacaan CV dan penyampaian materi pertama oleh pembicara yang pertama yaitu Berliana Widi Scarvanovi, S.Psi., M.Psi., Psik tentang growth mindset dan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan pembicara pertama. 


Rangkaian acara yang selanjutnya yaitu pembacaan CV dan penyampaian materi kedua tentang self concept oleh pembicara kedua, Saktika Rofi`ah Haryani. Setelah materi kedua disampaikan, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan pembicara kedua. 

Dengan adanya Upgrading I Pengurus HMTK FT UNS 2021 yang membahas mengenai growth mindset dan self concept ini, diharapkan peserta dapat membentuk suatu kepengurusan yang solid dan kompak serta dapat meningkatkan kualitas kepengurusan yang baru, baik dalam hal emosional, spiritual, dan intelegensial.



Minggu, 30 Mei 2021

[PRESS RELEASE] RADIASI 1 HMTK FT UNS 2021

 


RADIASI I kali ini dilaksanakan pada Sabtu, 29 Mei 2021. Acara yang dimulai pada pukul 09.01 WIB dan berakhir pada pukul 11.53 WIB ini diselenggarakan melalui platform Zoom dan disiarkan secara live streaming di akun Youtube HMTK UNS. RADIASI I ini dihadiri oleh sekitar 130 peserta dari berbagai macam instansi.

Materi RADIASI I pada kali ini mengangkat tema Journey Become A Better Me “Kebiasaan Menunda : Beban Menumpuk, Semangat Meredup” yang disampaikan oleh 2 pembicara. Kedua pembicara tersebut adalah Dr. Tri Rejeki Andayani, S.Psi., M.Si. dan Putu Yunita Dewi, M.Psi. Acara ini dimoderatori oleh Muhammad Aji Athoriq.

Rangkaian acara pada RADIASI I ini yaitu pembukaan, sambutan pembina HMTK, penyampaian CV pembicara oleh moderator, penyampaian materi menghadapi stress akademik di masa pandemi oleh pembicara 1, Dr. Tri Rejeki Andayani, S.Psi., M.Si. dan dilanjutkan dengan penyampaian materi prokrastinasi dan stress akademik oleh pembicara 2, Putu Yunita Dewi, M.Psi.

Screenshot (13) (1).pngScreenshot (340).png

Materi 1 berisi tentang cara mengenali sumber stress, cara menyikapi tuntuan akademik, mengidentifikasi sumber daya (komentar orang lain), dan membangun ketangguhan (hardy coping, hardy social interaction, hardy-self care). Materi 2 berisi tentang pengertian prokrastinasi, faktor-faktor prokrastinasi, penjelasan tentang kehadiran prokrastinasi, dampak prokrastinasi, hubungan antara prokrastinasi dengan stress di akademik, cara mengatasi prokrastinasi, dan contoh-contoh menghadapi prokrastinasi. 

Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan pembicara. Kemudian di akhir acara terdapat pembacaan kesimpulan materi dan pengumuman pemenang doorprize bagi peserta yang terpilih diikuti dengan penutupan RADIASI I. 

Dengan adanya RADIASI I 2021 yang membahas tentang “Kebiasaan Menunda : Beban Menumpuk, Semangat Meredup”, diharapkan peserta dapat memperluas pengetahuan mengenai gangguan kesehatan mental yang berpotensi dialami mahasiswa, mengetahui lebih dalam tentang apa dan bagaimana gangguan kesehatan mental tersebut, dan mendapatkan kesempatan untuk sharing dan mendapatkan solusi atas permasalahan yang sedang dialami. 

Screenshot (13) (1).png


Senin, 24 Mei 2021

[PRESS RELEASE] Sosialisasi Penelitian HMTK FT UNS 2021

 

        Penelitian merupakan salah satu mata kuliah wajib bagi jurusan Teknik Kimia UNS dengan bobot 3 SKS. Tujuan diadakannya acara ini adalah untuk menambah informasi mahasiswa mengenai penelitian. Sosialisasi penelitian kali ini memiliki tema “Get to Know Research in Chemical Engineering”. Acara ini dilaksanakan pada hari Minggu, 23 Mei 2021 pada pukul 09.00 - 11.47 WIB Via Zoom. Acara ini dimoderatori oleh Ramanda Ayu Damayanthy dan diikuti oleh 103 peserta. Tiga pembicara dari angkatan 2017 yang mengisi acara ini antara lain adalah Ahmad Jihad dengan topik Li-Ion Battery, Thufeil 'Ammar dengan topik Energi Terbarukan, dan Dewi Rachma Widowati dengan topik Teknologi Bahan Pangan.


      

      Pembicara pertama, Ahmad Jihad memiliki penelitian berjudul “Pengaruh Doping Zn, Cu, dan Mg terhadap Karakteristik Struktur LiNi0,6 Mn0,2 Co0,2 O2 (NMC622 )”. Penelitian ini dibimbing oleh Prof. Dr. Eng. Agus Purwanto, S.T., M.T. Pembicara memilih judul ini karena materi tentang baterai sangat jarang dibahas, sehingga pembicara tertarik mengambil penelitian mengenai baterai walaupun sempat ditakuti akan lama selesainya. Penelitian mengenai baterai Li-ion ini bisa menggunakan 2 laboratorium, yaitu di Laboratorium Material Maju (Gd. VI FT UNS) dan Laboratorium 2 berada di Pusbangnis UNS Purwosari.



        Pembicara kedua adalah Thufeil ‘Ammar dengan judul penelitian “Pengaruh TBHQ terhadap Ketahanan Oksidasi Biodiesel dari Minyak Jelantah” yang dibimbing oleh Dr. Dwi Ardiana Setyawardhani, S.T., M.T. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh sebab cadangan minyak bumi dan gas bumi diperkirakan akan habis beberapa tahun kedepan, sehingga diperlukan langkah solutif yang bisa dilakukan, seperti penghematan penggunaan bahan bakar fosil dan pengembangan sumber energi alternatif terbarukan. Indonesia merupakan negara pertama yang menggunakan B30 yaitu pencampuran 30% biodiesel dengan 70% bahan bakar minyak jenis solar. Kesimpulan dari penelitian yang dilakukan oleh Thufeil adalah biodiesel dari minyak jelantah dengan penambahan variasi konsentrasi masih memenuhi SNI dan konsentrasi antioksidan TBHQ menunjukkan kinerja yang baik.


      

      Pembicara ketiga, Dewi Rachma Widowati, dibimbing oleh Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T melakukan penelitian berjudul “Pengaruh Kondisi Pengeringan terhadap Laju Pengeringan dan Karakterisitik Fisikokimia  Susu Bubuk Daun Kelor”. Dewi Rachma mengatakan, terdapat suka duka selama melakukan penelitian, sukanya adalah menambah ilmu, dan topik yang diambil lebih ringan dari penelitian lain. Sedangkan dukanya yaitu terdapat beberapa masalah yang dihadapi selama penelitian, seperti kandungan dari susu yang dibuat, cara mengubah daun kelor menjadi susu bubuk, merangkai alat yang cukup sulit, dan lainnya. Selain itu, penelitian yang dilakukan cukup lama karena banyak percobaan karena kadang data tidak sesuai dengan teori dan adanya pandemi. Dengan diadakannya sosialisasi penelitian ini, diharapkan mahasiswa teknik kimia UNS bisa mendapatkan wawasan dan gambaran tentang penelitian.



Jumat, 21 Mei 2021

Butena Edisi 3 : Petasan

Petasan (juga dikenal sebagai mercon) adalah peledak berupa bubuk yang dikemas dalam beberapa lapis kertas, biasanya bersumbu, digunakan untuk memeriahkan berbagai peristiwa, seperti perayaan tahun baru, perkawinan, dan sebagainya. Benda ini berdaya ledak rendah atau low explosive. Bubuk yang digunakan sebagai isi petasan merupakan bahan peledak kimia yang membuatnya dapat meledak pada kondisi tertentu. 


  • Sejarah Petasan

Sejarah petasan bermula dari Tiongkok. Sekitar abad ke-9, seorang juru masak secara tak sengaja mencampur tiga bahan bubuk hitam (black powder) yakni garam peter atau kalium nitrat, belerang, dan arang dari kayu (charcoal) yang berasal dari dapurnya. Ternyata campuran ketiga bahan itu mudah terbakar.

Jika ketiga bahan tersebut dimasukkan ke dalam sepotong bambu yang ada sumbunya lalu dibakar, bambu tersebut akan meletus dan mengeluarkan suara ledakan keras yang dipercaya dapat mengusir roh jahat. Dalam perkembangannya, petasan jenis ini dipercaya dipakai juga dalam perayaan pernikahan, kemenangan perang, peristiwa gerhana bulan, dan upacara-upacara keagamaan.

Pada zaman Dinasti Song, sebuah pabrik petasan didirikan. Kemudian menjadi dasar dari pembuatan kembang api karena lebih menitikberatkan pada warna-warni dan bentuk pijar-pijar api di angkasa hingga akhirnya dibedakan. Tradisi petasan lalu menyebar ke seluruh pelosok dunia.

Di Indonesia, tradisi petasan dibawa sendiri oleh orang-orang Tiongkok. Seorang pengamat sejarah Betawi yaitu Alwi Shahab, meyakini bahwa tradisi pernikahan orang Betawi yang menggunakan petasan untuk memeriahkan suasana dengan meniru orang Tionghoa yang bermukim di sekitar mereka. Ada berbagai macam petasan yaitu petasan asap, petasan air mancur, sparklers, spinners/petasan gasing, petasan roket, petasan kincir, dll.


  • Komposisi

Beberapa komposisi pembuatan black powder/mesiu (bahan peledak kimia dengan daya ledak rendah) yang dikenal, antara lain:

  1. Campuran antara potasium nitrat (KNO3), belerang, dan serbuk aluminium 

  2. Campuran antara sodium nitrat (NaNO3), charcoal, dan belerang

  3. Campuran antara potasium nitrat dan charcoal (tanpa belerang)

  4. Pyrodex, merupakan campuran antara potasium nitrat, potasium perklorat (KClO4), charcoal, belerang, sianoguanidin, sodium benzoat, dan dekstrin.


  • Fakta Unik Petasan

  1. Cahaya yang dihasilkan merupakan perpaduan dari dua jenis

Jika diperhatikan kembang api yang meledak di atas langit memberikan 2 cahaya yang berbeda. Perlu diketahui bahwa cahaya yang diberikan berasal dari cahaya incadescence dan luminescence. Incandescence merupakan cahaya yang dihasilkan dari energi kalor, sedangkan luminescence berasal dari sumber energi yang lainnya selain kalor. Perpaduan dua cahaya ini menghasilkan warna yang berbeda setiap ledakannya. Warna yang keluar terlihat menakjubkan.



  1. Warna yang dihasilkan sesuai keinginan

Ketika menyaksikan perayaan tahun baru dengan memasang kembang api, tentunya akan melihat perpaduan warna yang diledakkan. Perpaduan warna yang berbeda ini berasal dari senyawa kimia. Senyawa kimia yang dapat menghasilkan warna-warna, yaitu warna merah didapatkan dari senyawa stronsium karbonat, warna orange berasal dari senyawa kalsium klorida, dan warna kuning bisa didapatkan dari senyawa sodium nitrat.



  1. Kembang api memiliki 3 komponen yang berbeda

Komponen dalam kembang api memiliki fungsi untuk meluncurkan isi ke langit. Ketiga komponen ini adalah fuel, oxidizer, dan binder dengan fungsi yang berbeda-beda. Fuel memiliki fungsi untuk membantu kembang api dalam membakar saat ingin digunakan. Oxidizer berfungsi sebagai penyediaan oksigen saat fuel dibakar. Binder berfungsi untuk merapatkan seluruh komponen yang berada di dalam kembang api.



  1. Asal suara ledakan kembang api

Suara ledakan atau dentuman yang ditimbulkan ketika memasang kembang api memang membuat kaget, namun momen itulah yang selalu dinantikan. Suara ledakan ini berasal dari hasil pelepasan energi di kembang api ke udara yang luas. Energi yang dikeluarkan akan menyebabkan udara mengembang secara cepat dari kecepatan suara yang diberikan.



  • Cara Kerja Petasan

Untuk zat pengoksidasi, seringkali digunakan garam perklorat atau nitrat, yang dapat melepaskan gas oksigen dan semburan api pada kembang api. Bahan bakar bereaksi dengan zat pengoksidasi untuk menciptakan gas. Sulfur dalam bubuk hitam akan terus mengintensifkan reaksi antara kedua bahan lainnya. Pyrotechnicians (ahli kembang api) sering menambahkan garam logam untuk campuran ini untuk membuat kembang api berwarna-warni. Di sinilah warna yang berasal dari atom hasil pemanasan pompa energi natrium, barium dan strontium dengan elektron mendesing di sekitar inti masing-masing. Elektron dengan energi besar menembak hingga ke lokasi yang lebih tinggi. Ketika jatuh kembali ke posisi sebelumnya, elektron kehilangan energi ekstra dan berubah sebagai cahaya tampak.
Jumlah energi yang dilepaskan selama proses ini tergantung pada elemennya - berkaitan dengan warna cahaya yang kita lihat. Energi yang lebih tinggi, seperti yang terbuat dari atom tembaga, sesuai dengan panjang gelombang lebih pendek dari cahaya menuju cahaya spektrum biru. Cahaya merah dari atom strontium memiliki energi gelombang lebih rendah. (Proses yang sama terjadi pada lampu neon warna- Listrik memberi energi pada neon, karena adanya xenon atau argon di lampu). 

Ledakan keras berasal dari ledakan di dalam tabung, seperti granat. Gas berkembang lebih cepat dari kecepatan suara saat semburan, menciptakan ledakan sonik - keras. Untuk membuat Kembang api bersiul lebih rumit. Pyrotechnicians perlu menemukan bahan yang tepat sehingga pembakaran campuran senyawa kimia cukup untuk mendorong udara keluar dari tabung nya - tetapi tidak meledak dengan keras. Pola semburan indah dari kembang api tergantung pada bagaimana desainer menempatkan peledak di dalam tabung/wadah.


Sumber :

www.id.m.wikipedia.org/wiki/Petasan#:~:text=campuran%20antara%20sodium%20nitrat%20 

www.popmama.com/amp/kid/4-5-years-old/monica-dameria-natasya/fakta-menarik-seputar-asal-usul-kembang-api#aoh=16211763464122&referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&amp_tf=Dari%20%251%24s 

www.kaskus.co.id/thread/52ce4027fcca171177000274/cara-kerja-kembang-api-hingga-bisa-meledak 

www.jateng.tribunnews.com/2018/12/31/macam-macam-jenis-kembang-api-dan-petasan-biasa-memeriahkan-malam-tahun-baru?page=all