Senin, 20 September 2021

[PRESS RELEASE] RADIASI III HMTK FT UNS 2021

            Pada hari Sabtu, 25 September 2021 telah berlangsung RADIASI (Rangkaian Studi Anggota Mahasiswa Ilmiah) III yang mengangkat tema “Be the Best Version of Yourself”.

WhatsApp Image 2021-08-07 at 11.51.59.jpeg

Acara ini berlangsung melalui aplikasi Zoom Meeting dan Live Youtube yang berlangsung pada pukul 9.01 WIB hingga 11.40 WIB. Acara tersebut diikuti oleh 132 partisipan dari berbagai Universitas.

Rangkaian acara pada RADIASI III ini yaitu pembukaan oleh Kalimaya Qolbi Sani selaku moderator, sambutan pembina HMTK, penyampaian CV pembicara 1 oleh moderator, penyampaian materi mengenai memahami potensi diri oleh pembicara 1, Nathalia Tewal, S.Psi. dan dilanjutkan dengan pembacaan CV pembicara 2, penyampaian materi tentang mengenali diri di masa pandemi oleh pembicara 2, Farida Hidayati, S.Psi., M.Si.

WhatsApp Image 2021-08-07 at 11.52.03 (2).jpeg

  Setelah penyampaian materi oleh kedua pembicara, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Setelah sesi tanya jawab berakhir, acara dilanjutkan dengan pemberian kesimpulan oleh moderator.  Selesai penyampaian kesimpulan, acara RADIASI III diakhiri dengan pengumuman Doorprize dan foto bersama.

penutup.png

Dengan adanya RADIASI III 2021 yang membahas tentang Be the Best Version of Yourself, diharapkan dapat memperluas pengetahuan mahasiswa dan masyarakat umum mengenai potensi diri yang harus dikembangkan serta bagaimana caranya agar selalu percaya terhadap potensi yang dimiliki sehingga tidak membandingkan kelemahan dalam diri dengan kelebihan orang lain dan menjadi versi terbaik menurut masing-masing individu.

 


Minggu, 19 September 2021

Industri Kimia di Indonesia

Industri kimia merujuk pada suatu industri yang terlibat dalam produksi zat kimia. Industri ini mencakup petrokimiaagrokimiafarmasipolimercat, dan oleokimia


  1. Petrokimia

Industri petrokimia secara umum dapat didefinisikan sebagai industri yang berbahan baku utama produk minyak bumi dan gas (naphta, kondensat, gas alam), batubara, serta biomassa; yang mengandung senyawa-senyawa olefin, aromatik, gas sintesa, dan organik lainnya, yang dapat diturunkan dari bahan-bahan tersebut, untuk menghasilkan produk-produk yang memiliki nilai tambah lebih tinggi daripada

bahan bakunya.

Industri petrokimia dasar termasuk dalam Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 20117: Industri Kimia Dasar Organik yang Bersumber dari Minyak Bumi, Gas Alam, dan Batubara. Kelompok ini mencakup usaha industri kimia dasar organik yang menghasilkan bahan kimia, yang bahan bakunya berasal dari minyak bumi dan gas bumi maupun batu bara, seperti ethylene, propilene, benzena, toluena, caprolactam termasuk pengolahan coal tar.

Perusahaan petrokimia di Indonesia antara lain:

  1. Lotte Chemical Titan

  2. PT Chandra Asri Petrochemical Tbk

  3. Siam Cement Group


  1. Agrokimia

Agrokimia atau agrochemical, adalah nama umum yang diberikan untuk bahan kimia yang digunakan di pertanian, yang berfungsi untuk membantu pertumbuhan dan keamanan tanaman dan hasil panen. Industri agrokimia sendiri merupakan industri yang bergerak di bidang pertanian meliputi pupuk dan pestisida. Agrokimia diproduksi untuk melindungi tanaman pertanian dari hama dan untuk meningkatkan hasil panen. 

Beberapa contoh perusahaan agrokimia  di Indonesia adalah:

  1. Agro Kimia Group

  2. PT Behn Meyer Chemicals

  3. PT BASF Care Chemicals Indonesia


  1. Farmasi

Farmasi industri adalah teknologi obat-obatan dalam bidang industri. Ini bertujuan untuk menemukan, mengembangkan, memproduksi, dan memasarkan obat-obatan atau obat-obatan farmasi untuk digunakan sebagai obat yang akan diberikan (atau dikelola sendiri) kepada pasien dari dokter, dengan tujuan untuk menyembuhkan mereka, memvaksinasi mereka, atau mengurangi gejala. Perusahaan farmasi dapat menangani obat generik atau merek dan alat kesehatan. Mereka tunduk pada berbagai hukum dan peraturan yang mengatur paten, pengujian, keamanan, kemanjuran dan pemasaran obat-obatan

Perusahaan-perusahaan farmasi yang ada di Indonesia antara lain:

  1. Kalbe farma 

  2. Sanbe Farma 

  3. Dexa Medica

  4. Pharos Indonesia 

  5. Tempo Scan Pasific

  6. Kimia Farma 

  7. Fahrenheit 

  8. Sanofi-Aventis

  9. Soho 

  10. Novell Pharm 


  1. Polimer

Polimer didefinisikan sebagai substansi yang terdiri dari molekul-molekul yang menyertakan rangkaian satu atau lebih dari satu unit monomer. Ada tiga klasifikasi utama dari industri polimer: plastik, serat, karet atau elastomer. Beberapa produk yang diproduki oleh industri polimer antara lain botol plastik, teflon, pipa, isolasi kawat, dan lain sebagainya.

Di Indonesia beberapa perusahaan yang memproduksi polimer diantaranya:

  1. PT Dynaplast

  2. PT Alfa Polimer Indonesia

  3. PT Indonesia Polymer Compound

  4. PT Kensaki Polimer Indonesia

  5. PT Polymer Resources Indonesia


  1. Cat

Industri cat adalah salah satu industri tertua di dunia.  Cat adalah istilah umum untuk produk yang digunakan untuk melapisi permukaan suatu objek dengan tujuan untuk melindungi dan memberikan warna pada suatu permukaan suatu objek tersebut.

Di Indonesia dikenal banyak jenis cat yang diproduksi dari beberapa perusahaan. Beberapa perusahaan cat di Indonesia yaitu:

  1. PT Avi avian

  2. PT Mikatasa Agung

  3. PT ICI Paint

  4. Pacifix Paint

  5. PT Mowilex Indonesia

  6. Nippon Paint


  1. Oleokimia

Oleokimia adalah produk kimia yang berbasis alam, minyak yang dapat terurai dan lemak nabati atau sumber hewani. Keserbagunaan membuat produk tersebut ideal untuk produk berkinerja tinggi dibanyak aplikasi seperti alat pembersih, deterjen, pelumas mesin jet, rekayasa plastik, kosmetik dan produk farmasi, dan lainnya. Industri oleokimia meliputi fatty acids, fatty alcohols, Asam lemak nabati (fatty amine), methyl estersulfonat (biosurfaktan), biolubricant (rolling oils), glycerine based chemical, Isopropyl Palmitate (IPP), Isopropyl Myristate (IPM), Asam stearat (Stearic acid), Methyl esters, Bioplastic (Polybetahydroxybutirate/PHB, Polyhydroxyvalerate/ PHV, polylactate) berbasis limbah industri sawit; dan polymer turunan minyak sawit.

Beberapa perusahaan oleokimia di Indonesia yaitu:  

  1. PT Oleokimia Sejahtera Mas

  2. Cisadane Raya Chemicals. PT

  3. PT Ecogreen Oleochemicals

  4. Unilever Oleochemical Indonesia

Referensi:

https://id.wikipedia.org/wiki/Industri_kimia

https://kemenperin.go.id/download/7545/Profil-Industri-Petrokimia-Hulu#:~:text=Industri%20petrokimia%20secara%20umum%20dapat,dari%20bahan%2Dbahan%20tersebut%2C%20untuk 

https://www.lenterabisnis.com/ruang-lingkup-industri-petrokimia

https://kinetika.hmtk.undip.ac.id/3-pabrik-petrokimia-terbesar-di-indonesia/

http://infostudikimia.blogspot.com/2017/09/agrokimia-pestisida.html

https://sainskimia.com/agrokimia-jenis-dan-efeknya/

https://id.wikipedia.org/wiki/Farmasi_industri

https://farmasiindustri.com/industri/top-10-perusahaan-farmasi-indonesia.html

https://id.wikipedia.org/wiki/Polimer

https://mariasupriyanto.wordpress.com/2016/09/16/polimer-polimer-industri-2/

https://www.academia.edu/5648784/Makalah_Industri_cat

https://solusikonstruksi.com/6-daftar-pabrik-cat-terbesar-di-indonesia/ 

https://www.bakriesumatera.com/index.php/id/bisnis-kami/industri-hilir/271-oleokimia-ojk 

https://kemenperin.go.id/download/7546/Profil-Industri-Oleokimia-Dasar-dan-Biodiesel



Senin, 13 September 2021

PELATIHAN VISIO

Pelatihan software keteknikkimiaan Visio dilaksanakan pada hari Sabtu, 11 September 2021 melalui platform Zoom Meeting. Acara ini dimulai pada pukul 12.30 WIB sampai 15.30 WIB dan dihadiri oleh 74 peserta mahasiswa Teknik Kimia UNS. Pelatihan Visio dimoderatori oleh Christella Quinta Pranasita sebagai Mahasiswa Teknik Kimia 2020.

Rangkaian acara pada Pelatihan Visio ini yaitu pembukaan dan doa, pembacaan biodata pemateri, pelatihan software Visio, ice breaking, dilanjutkan kembali dengan pelatihan software Visio, sesi tanya jawab, dan diakhiri dengan dokumentasi dan penutup. Pemateri dari Pelatihan Visio kali ini adalah Thufeil ‘Ammar sebagai Alumni Teknik Kimia FT UNS.

Materi yang disampaikan berisi diagram alir input-output, fitur-fitur pada PFD (Production of Nitric Acid) , pengertian internship, program utility, final project: Diagram Alir Blok Biodiesel From Waste Cooking Oil, proses produksi asam nitrat, proses oksida nitrat, dan proses penyerapan.

Dengan adanya pelatihan software keteknikkimiaan Visio ini diharapkan dapat berguna bagi Mahasiswa Teknik Kimia UNS dalam kegiatan perkuliahan.


Jumat, 03 September 2021

Minggu, 29 Agustus 2021

[PRESS RELEASE] : Wisuda Prodi Periode Agustus 2021

 


         Telah dilaksanakan Wisuda Prodi Periode Agustus 2021 pada hari Jumat, 27 Agustus 2021. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara ini dipimpin oleh Zahra Fadhila Kairunnisa selaku pembawa acara dan dihadiri oleh kaprodi, para wisudawan, beberapa dosen, dan mahasiswa dari beberapa angkatan.

     Acara yang dimulai pada pukul 15.10 WIB dan berakhir pada 16.45 WIB ini diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara lalu dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK FT UNS. Kemudian dilanjutkan dengan beberapa sambutan, yaitu sambutan dari Nikmal Kevin Witjaksono selaku Ketua HMTK, sambutan dari Ahmad Alviansyah, S.T. sebagai perwakilan wisudawan, dan sambutan dari Dr. Adrian Nur, S.T., M.T. selaku Kepala Program Studi Teknik Kimia UNS.Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan acara inti, yaitu pelepasan wisudawan yang dipandu oleh pembawa acara dan Dr. Adrian Nur, S.T., M.T. selaku Kaprodi Teknik Kimia UNS. Jumlah wisudawan pada acara Wisuda Prodi Periode Agustus 2021 ini  yaitu 17 wisudawan.


Setelah pelepasan wisudawan, acara dilanjutkan dengan persembahan dari HMTK untuk para wisudawan. Persembahan berupa sebuah video yang berisi kilas balik perjuangan para wisudawan ketika berkuliah di Teknik Kimia UNS. Kemudian dilanjutkan dengan pemberian pesan dan kesan dari tiap-tiap angkatan. Dimulai dari angkatan 2020 yang diwakilkan oleh Muhammad Abdul Jamil, angkatan 2019 yang diwakilkan oleh Handhianto Mustofa, angkatan 2018 yang diwakilkan oleh Tara Nabila, dan dari angkatan 2017 yang diwakilkan oleh Wahyu Daut Utomo. Acara kemudian ditutup dengan sesi dokumentasi dan penutup oleh pembawa acara dengan membaca doa.

Dilaksanakannya Wisuda Prodi Periode Agustus 2021 ini bertujuan untuk memberikan sambutan dan apresiasi kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya di Teknik Kimia UNS.

Jumat, 27 Agustus 2021

Mahasiswa UNS Melakukan Penelitian tentang Membran ECMO untuk Penderita COVID-19

 

Gambar 1 – Anggota Tim PKM-RE

Mahasiswa UNS Melakukan Penelitian tentang Membran ECMO untuk Penderita COVID-19

        Sudah lebih dari satu tahun pandemi Covid-19 melanda lebih dari 200 negara. Hingga kini banyak negara di dunia yang masih berjuang untuk terlepas dari bahaya covid-19. Dikutip dari Worldometer, kasus aktif di Indonesia telah mencapai lebih dari 4 juta kasus. Banyak diantara penderita covid-19 mengalami gangguan pernafasan akut atau ARDS (acute respiratory distress syndrome). ARDS adalah peristiwa gagal nafas yang disebabkan kerusakan pada paru-paru penderita akibat dari penumpukan cairan. Apabila penderita tidak segera dilakukan penanganan medis, akan menyebabkan kematian. Penanganan penderita ARDS dilakukan dengan cara memberikan nafas bantuan dengan alat bantu nafas salah satunya berupa ECMO (extracorporeal membrane oxygenation). Alat ini masih memiliki kelemahan, yaitu membran yang digunakan memiliki masa penggunaan yang pendek dan rawan terjadi kebocoran plasma darah.

    Melihat permasalahan empat mahasiswa Universitas Sebelas Maret yaitu Jeesica Hermayanti Pratama (S1 Kimia), Atsna Rofida (S1 Kimia), Adenissa Kurnia Putri (Kedokteran), dan Raihan Naufal (S1 Teknik Kimia) dengan dosen pembimbing Dr. rer. nat. Witri Wahyu Lestari, M.Sc. (Kimia) berinisiatif untuk menemukan solusi berupa penelitian terkait dengan membran ECMO yang terlapisi oleh etil selulosa dari limbah kertas. Ide ini mereka tuangkan dalam Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) dan lolos dari pendanaan oleh Kemendikbud Ristek.

Gambar 2 – Setup Eksperimen

(Tamari et al., 1991)

        Penelitian ini merupakan sebuah inovasi dari pemanfaatan membran komposit dan etil selulosa agar bisa menyelesaikan masalah masa pakai dan kebocoran membran pada ECMO. Penggunaan membran komposit diharapkan bisa meningkatkan kekuatan membran serta memperpanjang masa pakainya. Sedangkan etil selulosa digunakan untuk menambah biokompabilitas dari membran, agar tidak menyebabkan reaksi imun oleh tubuh manusia. Sehingga dapat dihasilkan membran yang memiliki durabilitas dan biokompabilitas yang lebih baik.

        Penggunaan etil selulosa pada penelitian ini bersumber dari limbah kertas. Sumber tersebut dipilih karena jumlahnya yang melimpah dan harganya relatif terjangkau. Selain itu, pemanfaatan limbah kertas ini juga sebagai upaya dalam mengurangi sampah kertas yang mencemari lingkungan. Dikutip dari Berita Satu, Indonesia mengasilkan sampah lebih dari 64 juta ton setiap tahunnya dan 1% diantaranya adalah sampah kertas. Selain itu, etil selulosa merupakan senyawa polimer yang memiliki biokompabilitas tinggi atau tidak menimbulkan efek negatif ke tubuh. Senyawa ini sudah cukup dikenal di dunia medis dan aplikasinya sudah cukup banyak, salah satunya digunakan sebagai bahan dasar kapsul pada obat.

 


Senin, 23 Agustus 2021

[PRESS RELEASE] : Sharing is Caring 1 HMTK FT UNS

 




SHARING IS CARING dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret pada Sabtu, 21 Agustus 2021. Acara yang dimulai pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.40 WIB ini diselenggarakan melalui platform Zoom dan disiarkan secara live streaming di akun Youtube HMTK UNS. SHARING IS CARING ini dihadiri oleh sekitar 145 peserta dari berbagai instansi.

Materi SHARING IS CARING pada kali ini mengangkat tema See the World by Study Abroad” yang disampaikan oleh dua pembicara. Kedua pembicara tersebut adalah Muflih Arisa Adnan, S.T., M.Sc. (Master of Chemical Engineering at King Fahd University of Petroleum and Minerals Saudi Arabia, PhD student at Chemical and Petroleum Engineering at the University of Calgary) dan Ari Sugiarto Nugroho, S.T., M.E. (Graduate Student University of Tulsa). Acara ini dimoderatori oleh Rahma Fitri Naryani (Mahasiswa Teknik Kimia UNS 2020).

Rangkaian acara pada SHARING IS CARING ini yaitu pembukaan, sambutan pembina HMTK, penyampaian tata tertib, pembacaan CV pembicara 1 oleh moderator, penyampaian materi oleh pembicara 1 (Muflih Arisa Adnan, S.T., M.Sc.), pembacaan CV pembicara 2 oleh moderator, dan dilanjutkan dengan penyampaian materi oleh pembicara 2 (Ari Sugiarto Nugroho, S.T., M.E.).

Materi 1 berisi tentang pengalaman ketika berkuliah S-1 di Teknik Kimia UNS, beasiswa kuliah S-2 di luar negeri, pengalaman diterima beasiswa kuliah S-2 luar negeri di King Fahd University of Petroleum and Minerals Saudi Arabia, pengalaman setelah lulus S-2 yang kemudian mendaftar menjadi mahasiswa S-3 di University of Calgary, dan beberapa tips tentang hal yang harus diperhatikan untuk kuliah di luar negeri. Materi 2 berisi tentang persiapan kuliah di luar negeri, seperti tips memilih beasiswa dan wawancara saat apply beasiswa luar negeri, macam-macam beasiswa, syarat masuk universitas di Amerika, dan alur penerimaan beasiswa luar negeri. Selain itu, terdapat beberapa tips berkuliah di luar negeri, seperti tentang transportasi, makanan, budaya dan bahasa, musim, networking, ibadah, study life, beasiswa lanjutan, dan  kerja sambilan saat kuliah.


Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan pembicara. Kemudian di akhir acara terdapat pembacaan kesimpulan materi dan pengumuman pemenang doorprize bagi peserta yang terpilih sebagai penanya terbaik diikuti dengan penutupan SHARING IS CARING.

Dengan adanya SHARING IS CARING yang mengangkat tema “See the World by Study Abroad, diharapkan peserta dapat mengetahui lebih dalam mengenai pengalaman dan kesempatan untuk melanjutkan studi di luar negeri.




Senin, 16 Agustus 2021

[PRESS RELEASE] : Kunjungan HMDM SV UNS x HMTK FT UNS

         Pada hari Sabtu, tanggal 14 Agustus 2021 telah diadakan acara kunjungan HMTK FT UNS dengan HMDM (Himpunan Mahasiswa Diploma III Mesin) SV UNS. Kunjungan ini dilaksanakan mulai pukul 9.00 WIB hingga pukul 11.05 WIB dan diikuti oleh 93 mahasiswa yang terdiri dari pengurus HMTK FT UNS dan HMDM SV UNS. Acara ini dimoderatori oleh Nur Sayekti dari pengurus HMTK FT UNS 2021.

Acara diawali dengan doa bersama serta pemutaran mars masing-masing himpunan, disambung dengan sambutan ketua pelaksana, Langit Cahya Romadhoni, sambutan ketua dan wakil ketua HMDM, yaitu Dafa Aditya Murti dan Anjas Bakhtiar W, dan sambutan ketua HMTK, Nikmal Kevin Witjaksono. Acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh HMDM dan HMTK. Setelahnya, diadakan ice breaking berupa games tebak gambar. Setelahnya dilaksanakan acara inti yaitu Sharing Speaking Box atau diskusi himpunan. Pada sesi ini, masing-masing himpunan bertanya dan bertukar informasi terkait program kerja himpunan. Acara kunjungan ini  diakhiri dengan penyerahan sertifikat, foto bersama, dan penutupan acara.

Dengan diadakannya acara kunjungan ini, diharapkan dapat meningkatkan keharmonisan dan perkembangan masing-masing himpunan dengan mengambil hal-hal positif dari kedua belah pihak.

 



Minggu, 15 Agustus 2021

BUTENA EDISI VI : Senyawa Paling Unik di Dunia


 

Senyawa Paling Unik di Dunia



Senyawa terkecil dan teringan

        Aerogel merupakan bahan dengan massa jenis terendah di dunia. Aerogel memiliki kepadatan 3 miligram per cm³. Versi terbaru dan teringan dari zat ini memiliki massa jenis hanya 1,9 mg per cm3 yang diproduksi oleh Lawrence Livermore National Laboratory. Aerogel berbahan dasar silikon (atau bahan lainnya) dan 99,8 persen aerogel merupakan ruang kosong. Meski begitu, aerogel sanggup menahan ledakan langsung satu kilogram dinamit dan tahan terhadap panas obor las yang temperaturnya bisa mencapai 1.300 derajat Celsius. Berbeda dengan material padat lainnya, aerogel memiliki wujud yang tembus pandang sehingga dijuluki sebagai asap beku (frozen smoke). Julukan lain yang diberikan kepada material unik ini adalah asap padat (solid smoke), udara padat (solid air), dan asap biru (blue smoke) karena kemampuannya menyebarkan cahaya.[1]

        Material aerogel ini digunakan untuk melindungi perangkat-perangkat robotika agar tidak mengalami kerusakan akibat suhu yang eksterm. Selain itu, karena densitasnya yang rendah dan memiliki pori yang sangat baikaerogel ini juga digunakan untuk menangkap debu komet seperti dalam misi Stardust.[2]

 

Senyawa dengan nama terpanjang

        Titin, atau yang dikenal juga dengan nama konektin, adalah suatu protein dalam tubuh manusia yang dikodekan oleh gen TTN. Nama lengkap titin terdiri atas total 189.819 huruf. Di Wikipedia, senyawa ini tertulis dalam bentuk singkat “Methionylthreonylthreonylglutaminylarginyl...isoleucine". Seorang pria bernama Dmitry Golubovskiy pun mencoba untuk membaca nama senyawa ini dan mempublikasikannya ke Youtube. Bagi Golubovskiy, dibutuhkan waktu sekitar 213 menit atau sekitar 3 jam 33 menit 23 detik untuk membaca kata tersebut hingga selesai. [3]

Senyawa termahal

        Asam lisergat dietilamida (LSD) merupakan Salah satu narkotika dengan rumus  C20H25N3O  yang bersifat halusinogen. Narkotika ini diperoleh dari jamur yang tumbuh pada tanaman gandum hitam (rye). Asam lisergat dari jamur inilah yang kemudian diolah menjadi LSD. Harga dari LSD adalah USD 3000, atau sekitar 43 juta per gramnya[4]. Narkoba jenis ini juga kerap disebut acid, sugar cubes, blotter dan lainnya, dan narkoba jenis ini adalah jenis yang paling ampuh untuk mengubah suasana hati seseorang. Obat ini juga merupakan jenis halusinogen yang dapat memengaruhi mental seseorang[5].

Senyawa paling asam di dunia

        Asam fluoroantimonat adalah senyawa anorganik dengan rumus kimia H₂FSbF₆. Asam ini memiliki tingkat keasaman 2×10¹⁹ kali lebih kuat dari asam sulfat murni, atau 10 juta miliar kali lebih kuat dari air aki! Senyawa ini bersifat sangat korosif dan dapat melarutkan kaca serta melelehkan tubuh manusia beserta tulangnya dalam sekejap.

        Asam fluoroantimonat memiliki karakteristik sangat eksplosif (mudah meledak) jika bereaksi dengan air (dihidrogen monoksida), jika dipanaskan dapat menghasilkan uap yang sangat beracun dan akan terurai menjadi asam fluorida (HF) jika suhu dinaikkan, serta asam fluoroantimonat disimpan di dalam wadah PTFE (polytetrafluoroethylene).

        Meskipun asam fluoroantimonat merupakan asam terkuat di dunia dan memiliki sifat yang sangat ekstrem, namun terdapat sisi kegunaan dari superacid ini salah satunya dimanfaatkan dalam bidang perindustrian. Cara kerjanya adalah dengan memprotonasi senyawa organik agar terpisah dari pelarutnya, digunakan sebagai katalis dalam proses alkilasi dan asilasi dalam petrokimia, serta digunakan untuk mensintesis dan mengkarakterisasi karbokation.[6]

Senyawa paling berbahaya
        Terdapat beberapa kandidat senyawa yang mematikan di dunia, tapi salah satu racun yang paling ampuh di dunia ini adalah Botulinum toxin.

        Botulinum toxin atau dikenal dengan nama dagang botox (C6760H10447N1743O2010S32), adalah protein neurotoksin yang dihasilkan oleh bakteri Clostridium botulinum dan spesies yang terkait. Racun ini menghentikan pelepasan neurotransmiter asetilkolin dari ujung akson di sambungan neuromuskular, sehingga mengakibatkan penyakit botulisme. 1 gram (0,035 ons) bahan kimia ini berpotensi membunuh 8,3 juta orang melalui suntikan dan 14.000 orang jika tertelan[7]. Pada konsentrasi tinggi, botulinum toxin bisa menyebabkan botulisme, keracunan yang sangat berbahaya. Botulisme, jika tidak diobati, bisa menyebabkan gangguan pernapasan dan kematian.

        Namun, Botulinum toxin bisa menjadi berguna jika digunakan dengan tepat. Botox bisa berfungsi sebagai obat yang digunakan untuk mengurangi kerutan di wajah, mengobati migrain kronis, kaku otot, atau overactive bladder. Selain itu, botox juga digunakan dalam pengobatan cervical dystonia, keringat berlebih (hiperhidrosis) di ketiak, atau kedutan pada mata.

Senyawa paling manis

        Thaumatin (C12H20O3), atau dikenal juga sebagai talin, memiliki rasa sekitar 2000 kali lebih manis dari gula biasa. Hingga saat ini, thaumatin adalah satu protein pemanis alami yang tersedia secara komersial. Thaumatin termasuk bahan yang biasa diaplikasikan dalam produk pangan sebagai pemanis dan penguat rasa. Thaumatin pertama kali ditemukan dalam campuran protein yang terdapat dalam buah katemfe (Thaumatococcus danielli) yang berasal dari Afrika Barat. Walaupun sangat manis, rasa thaumatin berbeda dari gula. Kemanisan thaumatin terasa secara perlahan. Rasa manis akan terasa untuk waktu yang lama dan akan meninggalkan rasa seperti akar manis (Glycyrrhiza glabra) dikonsumsi dalam jumlah besar[8]

Senyawa yang paling melimpah di Bumi

        Sebanyak 72% permukaan bumi tertutup oleh air (H2O). Air ada di sekitar kita dalam wujud Padat, cair maupun gas. Air tidak bisa dipisahkan dari makhluk hidup karena digunakan di kehidupan sehari-hari, mulai dari keperluan minum, mandi, memasak, mencuci, membersihkan rumah, pelarut obat, pembawa bahan buangan industri, dan sebagainya. Air akan terus ada di bumi karena ia bergerak melalui siklus biogeokimia dinamis, atau disebut siklus hidrologi yang melibatkan penguapan, transpirasi, kondensasi, pembekuan, pencairan, presipitasi dan limpasan.[9] Menurut Lembaga Survei Geologi Amerika Serikat , total jumlah kandungan air di bumi hampir 326 juta kubik mil. Tetapi 97% air tersebut asin dan tidak baik untuk diminum. Diantara 70% air minum tersebut berbentuk es, kurang dari 1% air minum yang ada di dunia siap dimanfaatkan secara langsung.[10]

 

 

 

 



[1] https://nationalgeographic.grid.id/read/13280231/aerogel-zat-padat-yang-istimewa

[2] https://kumparan.com/diahask/aerogel-material-sekeras-besi-dan-seringan-udara-1vOD1WUdLH4/full

[3] https://www.mentalfloss.com/article/50611/longest-word-in-the-world

[4] https://brightside.me/wonder-curiosities/the-16-most-expensive-materials-in-the-world-188955/

[5] https://www.halodoc.com/artikel/mengenal-bahaya-lsd-narkotika-yang-hendak-digunakan-b-i-ikon

[6] https://mega.sch.id/senyawa-asam-kuat/

[7] http://www.chm.bris.ac.uk/motm/botulism/both.htm

[8] https://en.wikipedia.org/wiki/Thaumatin

[9] http://www.zo.utexas.edu/courses/THOC/water.html

[10] https://lppm.ipb.ac.id/berapa-banyak-kandungan-air-di-bumi/