Selasa, 30 November 2021

[PRESS RELEASE] PELATIHAN ASPEN PLUS 2021

 PELATIHAN ASPEN PLUS 2021

Pelatihan Aspen Plus dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 November 2021 melalui platform Zoom meeting dari pukul 9.30-11.45 WIB. Moderator dari pelatihan Aspen Plus ini adalah Widya Astuti Nur Wachidah yang merupakan Mahasiswa Teknik Kimia UNS 2020. 

Rangkaian acara diawali dengan salam pembuka serta doa pembuka oleh moderator. Setelah itu acara dilanjutkan pembacaan tata tertib dan pembacaan biodata pemateri. Lalu, acara masuk pada sesi utama yaitu pemaparan materi pelatihan Aspen Plus. Acara dilanjutkan dengan ice breaking sebelum masuk ke sesi tanya jawab materi. Acara diakhiri dengan dokumentasi oleh panitia serta penutup berupa doa dan salam penutup. Materi pada pelatihan Aspen Plus ini dipaparkan oleh Haris Ade Kurniawan yang merupakan Mahasiswa Teknik Kimia UNS 2018. 

Materi yang dipaparkan adalah dasar-dasar dari Aspen Plus seperti deskripsi Aspen Plus, pengenalan jendela utama Aspen Plus, membuka formulir input, dan lain-lain. Lalu, diajarkan pula cara memasukkan data, menjalankan simulasi, memeriksa aliran dan hasil blok, dan memodifikasi model.

Dengan adanya Pelatihan Software Aspen Plus ini diharapkan dapat membantu Mahasiswa Teknik Kimia UNS meningkatkan skill pengetahuan dalam menjalani perkuliahan.


Selasa, 23 November 2021

[PRESS RELEASE] PELATIHAN SOFTWARE ADOBE PHOTOSHOP

 PELATIHAN SOFTWARE ADOBE PHOTOSHOP

C:\Users\asus\Pictures\Zoom Meeting 20_11_2021 19.15.49.png

Pelatihan Photoshop dilaksanakan pada hari Sabtu, 20 November 2021 sampai hari Minggu, 21 November 2021. Acara ini dilaksanakan melalui platform Zoom dari pukul 19.40 WIB sampai pukul 22.05 WIB. Pelatihan Photoshop ini dihadiri oleh 42 orang pada hari pertama dan 39 orang pada hari kedua yang terdiri dari Mahasiswa Teknik Kimia UNS. Moderator dari Pelatihan Photoshop ini adalah Kaila Isyatirrodhiyah yang merupakan Mahasiswa Teknik Kimia UNS 2020. 

Rangkaian acara diawali dengan pengisian absensi oleh peserta dan open gate, salam pembuka serta doa pembuka oleh moderator. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pembacaan biodata pemateri. Lalu, acara masuk pada sesi utama yaitu pemaparan materi pelatihan Photoshop. Diselang dengan ice breaking, acara masuk pada sesi tanya jawab materi dan diakhiri oleh dokumentasi oleh panitia serta penutup. Materi pada pelatihan Photoshop ini dipaparkan oleh Gina Karnela yang merupakan Mahasiswa Teknik Kimia UNS 2019. 


Pada hari pertama, materi yang dipaparkan adalah dasar-dasar dari Photoshop seperti deskripsi Corel Draw, cara membuat lembar kerja baru di Photoshop, pengenalan macam-macam tool yang dapat digunakan seperti move, marque, lasso, magic wand, dan lain-lain. Lalu, diajarkan pula cara mengedit objek secara sederhana dan memaparkan prinsip opacity, seleksi tool, masking, dan lain-lain. Pada hari kedua diajarkan membuat desain poster “Save Water Save Life” dan “Take Me to The Ocean”. Diajarkan konsep-konsep seperti ukuran dari lembar kerja, layer-layer yang digunakan, mengatur smooth dari foto, pembuatan folder, dan lain-lain. Lalu diajarkan pula trik membuat desain dengan menggabungkan gambar dengan teks.

Dengan adanya Pelatihan Software Desain Photoshop ini diharapkan dapat membantu Mahasiswa Teknik Kimia UNS aktif dalam menjalani perkuliahan yang berkaitan dengan desain dan dapat menerapkan ilmu tersebut pada lomba-lomba seperti lomba posterdan juga dalam kehidupan sehari – hari.


Kamis, 18 November 2021

BUTENA EDISI IX : Mobil Listrik

 Mobil Listrik

Mobil listrik adalah mobil yang digerakkan dengan motor listrik, menggunakan energi listrik yang disimpan dalam baterai atau tempat penyimpan energi lainnya. Mobil listrik sangat populer pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 tetapi popularitasnya meredup karena teknologi mesin pembakaran dalam yang semakin maju dan harga kendaraan berbahan bakar bensin yang semakin murah. Krisis energi pada tahun 1970-an dan 1980-an pernah membangkitkan sedikit minat pada mobil listrik tetapi para produsen kendaraan baru menaruh perhatian yang serius pada kendaraan listrik pada tahun 2000-an. Hal ini disebabkan harga minyak yang melambung tinggi pada tahun tersebut serta banyaknya masyarakat dunia yang sadar akan dampak buruk emisi gas rumah kaca.

Mobil listrik tentu saja tidak lepas dari baterai yang digunakan. Sebuah baterai pada mobil listrik sangatlah vital fungsinya karena menentukan seberapa jauh mobil listrik bisa berjalan. Saat ini baterai yang paling banyak digunakan mobil listrik adalah baterai berjenis lithium-ion. Tipe baterai ini adalah baterai yang banyak digunakan juga pada alat elektronik seperti smartphone. Baterai pada mobil listrik memiliki kelemahan yaitu rata-rata kehilangan 2,3% kapasitasnya setiap tahun. Tidak seperti mobil berbahan bakar bensin, mobil listrik dapat diisi baterainya dari stop kontak yang ada di rumah tanpa perlu pergi ke stasiun pengisian tertentu. Pengisian baterai juga dapat dilakukan di stasiun pengisian yang ada di jalan atau toko yang menyediakannya. Listrik yang digunakan untuk mengisi baterai mobil listrik dihasilkan dari banyak sumber, seperti batu bara, hidroelektrisitas, nuklir atau tenaga lainnya. Sumber tenaga terbarukan seperti sel surya (PLTS), mikrohidro, tenaga arus laut, tenaga panas bumi atau angin juga dapat digunakan. 

 

Mobil listrik memiliki beberapa kelebihan yang potensial jika dibandingkan dengan mobil bermesin pembakaran dalam biasa. Yang paling utama adalah mengurangi potensi emisi gas rumah kaca hingga 4,6 metrik ton gas rumah kaca tiap satu mobil karena lebih efisien dalam konversi energi. Hal itu juga didukung jika sebagian besar pembangkit listrik menggunakan energi non fosil. Pada akhirnya, ketergantungan minyak dari luar negeri pun berkurang karena bagi beberapa negara maju, seperti Amerika Serikat dan banyak negara Eropa, kenaikan harga minyak dapat memukul ekonomi mereka. Bagi negara berkembang, harga minyak yang tinggi semakin memberatkan neraca pembayaran mereka sehingga menghambat pertumbuhan ekonomi. Keuntungan lainnya ialah mobil listrik tidak menimbulkan kebisingan polusi suara sehingga dapat bermanfaat bagi lingkungan. Selain itu, mobil listrik tidak memerlukan perpindahan gigi, dimana pada mobil bensin hal inilah yang menjadi penghambat besar dalam mengemudikannya.

Meskipun mobil listrik memiliki beberapa keuntungan potensial seperti yang telah disebutkan di atas, tetapi penggunaan mobil listrik secara meluas memiliki banyak hambatan dan kekurangan. Sampai tahun 2011, harga mobil listrik masih jauh lebih mahal bila dibandingkan dengan mobil bermesin pembakaran dalam biasa dan kendaraan listrik hibrida karena harga baterai ion litium yang mahal. Meskipun begitu, saat ini harga baterai mulai turun karena mulai diproduksi dalam jumlah besar. Faktor lainnya yang menghambat tumbuhnya penggunaan mobil listrik adalah masih sedikitnya stasiun pengisian untuk mobil listrik, ditambah lagi ketakutan pengendara akan habisnya isi baterai mobil sebelum mereka sampai di tujuan. Beberapa pemerintah di beberapa negara telah menerbitkan beberapa insentif dan aturan untuk menanggulangi masalah ini, yang tujuannya untuk membiayai pengembangan teknologi dan meningkatkan penjualan mobil listrik sehingga harga baterai dan komponen mobil bisa semakin efisien. Mobil listrik mempunyai jarak maksimum yang jauh lebih rendah dan pengisian baterainya pun membutuhkan waktu yang cukup lama bila dibandingkan dengan mobil bermesin pembakaran dalam. Mobil dengan mesin pembakaran dalam dapat dianggap mempunyai jarak tempuh tak terbatas karena bahan bakarnya dapat diisi dengan cepat dan stasiun pengisiannya pun mudah ditemukan. Selain itu, orang buta atau yang bermasalah dengan penglihatan biasanya memakai suara bising mesin sebagai suatu hal yang membantu ketika mereka sedang menyeberang jalan. Hal itu tidak ada pada mobil listrik  sehingga mobil listrik dapat memunculkan bahaya laten

Model mobil listrik yang tersedia dan dijual di beberapa negara hingga November 2011 adalah Tesla Roadster, REVAi, Renault Fluence Z.E., Buddy, Mitsubishi i MiEV, Tazzari Zero, Nissan Leaf, Smart ED, Wheego Whip LiFe, Mia listrik, dan BYD e6. Dua mobil listrik paling laris di dunia adalah Nissan Leaf yang memiliki penjualan lebih dari 20.000 unit di seluruh dunia (sampai November 2011) dan Mitsubishi i-MiEV, dengan penjualan global lebih dari 17.000 unit (sampai Oktober 2011).

Saat ini, Nissan LEAF adalah mobil listrik paling murah di Amerika Serikat dengan harga awal adalah $ 32.780 yang kemudian berkurang menjadi $ 25. Sementara Sedan listrik Renault Fluence Z.E. 5 pintu akan dijual dengan harga awal dibawah $ 20,000 (belum termasuk pemotongan pajak). Perusahaan mobil listrik Tesla Motors menggunakan teknologi baterai komputer jinjing sebagai baterai yang mereka gunakan di mobil listrik mereka. Baterai ini 3- 4 kali lebih murah bila dibandingkan dengan baterai mobil listrik biasa yang dipakai perusahaan mobil lainnya. Baterai konvensional menghabiskan $ 700-800 per kilowatt jam, sedangkan baterai yang menggunakan sel dari komputer jinjing hanya $ 200 saja. Pada akhirnya, hal ini memungkinkan turunnya harga mobil listrik yang menggunakan teknologi dari Tesla seperti Toyota RAV4 EV, Smart ED, dan Model X. New York Times sendiri mengestimasi harga baterai berkisar antara $ 400 sampai $ 500 per kilowatt-jam.

 

Krisis energi pada tahun 1970-an dan 1980-an menimbulkan kembali minat masyarakat akan mobil listrik. Pada awal 1990-an, California Air Resources Board (CARB) mulai menekan para pabrikan otomotif untuk mulai membuat mobil yang efisien dalam bahan bakar rendah emisi dengan tujuan akhirnya adalah membuat kendaraan emisi nol seperti kendaraan listrik. Sebagai respons, beberapa pabrikan mencoba membuat mobil listrik mereka masing-masing, seperti Chrysler TEVan, truk pikap Ford Ranger EV, GM EV1, pikap S10 EV, hatchback Honda EV Plus, miniwagon Altra EV, dan Toyota RAV4 EV. Mobil-mobil ini akhirnya ditarik peredarannya di pasar Amerika Serikat.

Perusahaan otomotif asal California, Tesla Motors, memulai pengembangan Tesla Roadster pada tahun 2004 dan kemudian diluncurkan ke publik pada tahun 2008. Sampai bulan Januari 2011, Tesla telah berhasil menjual 1.500 unit Roadster di 31 negara. Sementara penjualan Nissan Leaf di Jepang dan Amerika Serikat dimulai pada Desember 2010 meskipun di awal peluncurannya hanya tersedia di beberapa kawasan dan dengan jumlah yang terbatas. Sampai pada September 2011, mobil listrik yang dijual adalah REVAi, Buddy, Citro├źn C1 ev'ie, Mercedes-Benz Vito E-Cell, Smart ED, dan lain-lain. 

Mobil listrik paling laris di dunia yang bisa dioperasikan di jalan raya saat ini adalah Nissan Leaf dan Mitsubishi i-MiEV yang berada di peringkat kedua. Empat negara dengan penjualan mobil listrik terbanyak adalah Prancis, Norwegia, Jerman, dan Inggris. Sampai April 2012, Norwegia mempunyai 6.587 mobil listrik, jumlah terbesar di Eropa dan kepemilikan mobil listrik per kapita tertinggi di dunia. 

Pemerintah Amerika Serikat telah memberikan dana hibah sebesar US$2,4 miliar untuk pengembangan mobil listrik dan baterai. Pemerintah Tiongkok mengumumkan bahwa mereka akan menyediakan dana sebesar US$15 miliar untuk memulai industri mobil listrik di negaranya. Beberapa pemerintah lokal dan nasional di banyak negara telah menerbitkan kredit pajak, subsidi, dan banyak insentif lainnya untuk mengurangi harga mobil listrik dan mobil plug-in

Di Indonesia sendiri, pada tanggal 1 April 2012, pemerintah memberikan 100 miliar rupiah untuk riset mobil listrik. Lalu pada tanggal 10 Juni 2013, pemerintah menegaskan kendaraan listrik bebas pajak. Hingga pada tanggal 12 Juni 2013, Zbee dari Swedia resmi membuka pabrik kendaraan listrik dengan nama PT Lundin Industry yang terletak di Kota Banyuwangi, Jawa Timur, dan target produksi minimal 100.000 unit per tahun.

Indonesia tidak ketinggalan mengambil bagian dalam memproduksi mobil listrik. Walaupun masih berupa purwarupa, mobil listrik buatan anak bangsa cukup menjanjikan. Saat ini telah ada 2 model yang diketahui, yaitu Mobil listik Ahmadi dan Tucuxi. Pada tanggal 20 Mei 2013, dilakukan diuji coba bus listrik untuk APEC 2013 Oktober. Sampai sekarang bus listrik tersebut melayani transportasi publik di Yogyakarta. 

Tanggal 6 Mei 2014, ITS menorehkan rekor mobil listrik untuk dalam negeri dengan rincian jarak tempuh total 800 km, kecepatan rata-rata 120-130 km/jam serta setiap 8 jam dilakukan pengisian ulang selama 3 jam. Rute yang ditempuh adalah Jakarta–Bandung–Tasikmalaya–Purwokerto–Jogjakarta–Madiun–Surabaya.

Sumber:

https://id.wikipedia.org/wiki/Mobil_listrik 

https://www.assarent.co.id/berita-promo/mengenal-mobil-listrik-yang-kian-beragam-dan-makin-diminati-1 

https://www.careta.my/article/hyundai-bakal-bina-e-pit-di-korea-selatan-stesen-pengecasan-ev-bertemakan-f1 

https://m.mediaindonesia.com/teknologi/348049/tesla-akan-segera-rilis-mobil-listrik-swakemudinya 

https://otomotif.bisnis.com/read/20190905/46/1144827/nissan-pelajari-opsi-produksi-mobil-listrik-leaf-di-indonesia 

https://edukasi.okezone.com/read/2019/07/26/65/2084146/lowo-ireng-reborn-limosin-mobil-listrik-karya-mahasiswa-its-yang-telah-disempurnakan 


Senin, 15 November 2021

[PRESS RELEASE] PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)

PELATIHAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA (K3)

Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dilaksanakan selama 2 hari yaitu pada hari Sabtu, 13 November 2021 dan Minggu, 14 November 2021. Acara yang diselenggarakan secara daring melalui platform Zoom Meeting ini berlangsung pada pukul 08.30-12.02 WIB dan 08.30-12.17 WIB. Acara ini dihadiri oleh 43 peserta dan dimoderatori oleh Viena Hilma Khalila (Mahasiswa S1 Teknik Kimia UNS 2020).

Pelatihan K3 merupakan pelatihan yang diselenggarakan untuk membekali, meningkatkan, dan mengembangkan kemampuan mengenai prosedur pelaksanaan kerja dan pengetahuan mengenai bahaya yang ada beserta pencegahannya. Dalam pelatihan ini, HMTK bekerja sama dengan PT Mitra Solusi Energi Berkelanjutan (EnerCoSS) sebagai tempat untuk mendapatkan ilmu sekaligus keterampilan yang baru melalui Pelatihan K3 yang berbasis ISO dengan sistem 3 in 1, yakni dengan melakukan 3 pelatihan ISO dalam satu acara yang meliputi Pelatihan ISO 14001 Environmental Management System (EMS), ISO 45001 Occupational Health and Safety (OHSAS), dan ISO 22001:2018 Food Safety Management System. Trainer pada Pelatihan K3 ini yaitu Sugeng Widodo sebagai Factory Manager PT Indofood CBP Sukses Makmur, Tbk. Noodle Division cabang Surabaya. 



Hari pertama Pelatihan K3 dimulai dengan pembukaan oleh moderator, lalu dilanjut dengan sambutan dari pihak EnerCoSS dan Pembina HMTK, kemudian dibacakan pedoman E-Training EnerCoSS serta pengerjaan soal pretest. Setelah sesi pretest selesai, disambung sesi materi “Isu Kebutuhan Sistem Manajemen pada Industri F&B”, ditengah pemaparan materi terdapat break selama 15 menit, setelah itu dilanjutkan pemaparan materi mengenai ‘Siklus PDCA ISO 22001, 45001, dan 14001”. Pemaparan materi selesai pada pukul 11.32 WIB dan dilanjutkan sesi tanya jawab serta penjelasan workshop. Acara diakhiri dengan sesi dokumentasi dan penutup.



Dilanjutkan pada hari kedua, Pelatihan K3 dimulai dengan pembukaan oleh Viena Hilma Khalila selaku moderator, kemudian dilanjutkan sesi presentasi workshop dan pembahasan. Lalu dilakukan break selama 15 menit dan dilanjutkan dengan pembahasan kembali. Setelah itu, diisi dengan materi mengenai “Implementasi HACCP, IADL, dan HIRADC”. Ditengah pemaparan materi, diadakan sesi tanya jawab sebanyak dua kali dan dilanjut dengan materi “Best Practice Control Operasi di Industri F&B” serta “Peluang terkait profesi di Industri F&B”. Di akhir materi, kembali dibuka sesi tanya jawab selama 10 menit dan pada pukul 12.14 WIB dilakukan sesi dokumentasi serta penutup oleh moderator.


Selasa, 09 November 2021

[PRESS RELEASE] GEMMA MELODI TEKNIK 2021

 GEMMA MELODI TEKNIK 2021

Malam Puncak Gemma Melodi Teknik 2021 diselenggarakan pada hari Minggu, 7 November 2021, secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara yang mengusung tema “Let’s go back to 2000” ini dimulai pada pukul 18.45 WIB dengan dipimpin oleh dua pembawa acara yaitu Ibnu Tryansar Purba dan Widya Astuti Nur Wachidah.

Acara dimulai dengan pembukaan oleh kedua pembawa acara dan dilanjutkan dengan sambutan oleh Nikmal Kevin Witjaksono selaku ketua HMTK 2021 dan Bapak Dr. Sunu Herwi Pranolo, S.T., M.Sc. selaku Pembina HMTK 2021, namun dikarenakan suatu kendala acara sambutan oleh Bapak Sunu dilaksanakan setelah penayangan after movie dan sesi talkshow. Dalam video ditampilkan kegiatan yang telah dilakukan selama keberlangsungan acara GMT 2021 ini.

 

Acara talkshow dilakukan secara interaktif kepada kedua juri yang diundang yaitu Othniel Vensha dan Kristian Kevin dengan dipimpin oleh kedua pembawa acara. Pada sesi talkshow disampaikan pertanyaan-pertanyaan yang menarik dari pembawa acara dan juga peserta Malam Puncak GMT 2021.

Acara yang selanjutnya yaitu kuis berhadiah yang dipimpin oleh kedua pembawa acara. Setelah sesi kuis selesai, dilanjutkan dengan persembahan dari SOC (Sound of Chemica) yang membawakan lagu dari yang berjudul “Monokrom” dari Tulus.

Kemudian acara dilanjutkan dengan sesi penjurian dan pengumuman pemenang dari GMT 2021. Kategori pertama yaitu dari kategori solo dengan para pemenang yaitu juara terfavorit kategori solo oleh Zati Hulwani, juara kedua kategori solo oleh Azarine Uniko, dan juara pertama kategori solo oleh Fransiskus Bima.

Setelah pengumuman pemenang untuk kategori solo, acara dilanjutkan dengan pengumuman pemenang kategori duet. Para pemenangnya yaitu Prada Band sebagai juara terfavorit, Aesca Band sebagai juara kedua, dan Noisy Folk Band sebagai juara pertama dari kategori ini.

Setelah pengumuman pemenang dan disampaikan apresiasi dari para juri, acara Malam Puncak Gemma Melodi Teknik 2021 ditutup pada pukul 22.56 WIB oleh kedua pembawa acara dengan salam penutup dan harapan kepada para peserta agar dapat semakin mengembangkan bakat mereka.


Posted in