Senin, 03 Oktober 2022

BUTENA EDISI 8 : DME Pengganti LPG

 DME Pengganti LPG

Mengenal Apa Itu DME, Calon Pengganti Elpiji Halaman all - Kompas.com

Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan atau peletakan batu pertama alias groundbreaking proyek gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di kawasan industri Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Presiden mengatakan proyek DME ini sangat penting karena bisa berperan sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG), sehingga bisa mengurangi impor LPG yang selama ini mencapai 6-7 juta ton per tahun atau sekitar 80% dari kebutuhan LPG di dalam negeri.

Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral RI menyebut telah melakukan penelitian pemanfaatan DME sebagai bahan bakar sejak 2009. Pada pertengahan 2020 lalu, Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral memaparkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain: uji coba laboratorium pemanfaatan bahan bakar DME, pengembangan kompor khusus DME bekerja sama dengan pihak pabrikan kompor, uji terap penggunaan DME pada rumah tangga bekerja sama dengan PT Pertamina dan PT Bukit Asam, analisis biaya manfaat (Cost & Benefit Analysis) pemanfaatan DME untuk substitusi LPG rumah tangga dan kajian biaya produksi batubara mulut tambang bekerja sama dengan PT Pertamina.

DME sendiri adalah bahan bakar multi-source (dapat diproduksi dari banyak sumber), di antaranya dari gas alam, fuel oil, batubara, limbah plastik, limbah kertas, limbah pabrik gula, dan biomassa. DME adalah senyawa bening yang tidak berwarna, ramah lingkungan dan tidak beracun, tidak merusak ozon, tidak menghasilkan particulate matter (PM) dan NOx, tidak mengandung sulfur, mempunyai nyala api biru, dan memiliki berat jenis 0,74 pada 60/60°F. Dimethyl Ether (DME) memiliki monostruktur kimia yang sederhana (CH3-O-CH3), berbentuk gas yang tidak berwarna pada suhu ambien, dan zat kimia yang stabil dengan titik didih -25,1°C. Keunggulan dari DME adalah pada dampak lingkungan. DME dinilai mudah terurai di udara sehingga tidak merusak ozon dan meminimalisir gas rumah kaca hingga 20%. Kekurangan DME ada pada tingkat pembakaran menggunakan DME tidak sepanas LPG, yaitu memiliki kandungan panas (calorific value) sebesar 7.749 Kcal/Kg.

Sedangkan LPG (Liquified Petroleum Gas) adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. LPG didapat dari penyulingan minyak mentah atau dari kondensasi gas bumi dalam kilang pengolahan gas bumi. Pencairan gas bumi menjadi LPG dimaksudkan untuk memecahkan masalah pengangkutan ke konsumen karena volume LPG jauh lebih kecil dari volume gasnya. Untuk mempertahankan gas LPG agar tetap cair pada suhu kamar, LPG harus disimpan dalam tangki bertekanan (pressurized tank). Beberapa jenis proses yang dapat digunakan untuk mengolah gas bumi sehingga diperoleh produk LPG, antara lain proses absorpsi dan kriogenik. LPG komponennya didominasi propana (C3H8) dan butana (C4H10). Keunggulan LPG adalah memiliki kandungan panas lebih tinggi dari DME yaitu sebesar 12.076 Kcal/Kg.

Sabtu, 03 September 2022

[PRESS RELEASE] RAPAT KOORDINASI HMTK 2022

RAPAT KOORDINASI HMTK 2022

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia telah menyelenggarakan kegiatan “Rapat Koordinasi” yang  dilaksanakan pada hari Minggu, 28 Agustus 2022 secara luring di Ruang 1313,1314 Gedung 1 FT UNS dari pukul 09.11 WIB sampai dengan 18.35 WIB. Acara ini dihadiri oleh pengurus HMTK dan perwakilan pengurus BSO HMTK, yaitu CHEMECAR, CERC, dan ECODAYS. 

Acara dibuka dengan doa yang dipimpin oleh MC yaitu Priyanka Khansa Insyira serta dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars HMTK. Acara selanjutnya adalah evaluasi dan pemaparan materi oleh Ketua Umum HMTK, Arvian Raditya Erlangga. Kemudian dilanjutkan dengan evaluasi dan pemaparan materi oleh Sekretaris HMTK, evaluasi dan pemaparan materi dari Bendahara HMTK, evaluasi dan pemaparan materi oleh PMB HMTK, evaluasi dan pemaparan materi dari Kewirausahaan HMTK yang dilanjutkan dengan break isoma. Selanjutnya evaluasi dan pemaparan materi dari Medinfo HMTK, evaluasi dan pemaparan materi dari POSDM HMTK, evaluasi dan pemaparan materi dari Akademis HMTK, evaluasi dan pemaparan materi dari Humas HMTK, dan terakhir evaluasi dan pemaparan materi dari BSO HMTK. Acara ini dihadiri oleh 95 pengurus HMTK FT UNS dan 7 pengurus BSO HMTK FT UNS.

Dengan diadakannya Rapat Koordinasi 2022 diharapkan HMTK FT UNS akan menjadi lebih baik ke depannya dan tentu sesuai tagline HMTK 2022, #AsthaWangsa, semua pihak bisa Astha (konsisten, seimbang, dan hubungan yang tidak terputus) serta Wangsa (bersinergi) demi  Teknik Kimia UNS yang lebih baik.

Kamis, 01 September 2022

[PRESS RELEASE] Pelatihan Adobe Premiere

Pelatihan Adobe Premiere

Pelatihan Adobe Premiere merupakan rangkaian acara Pelatihan Software Design yang merupakan program kerja dari bidang Media dan Informasi HMTK FT UNS. Pelatihan ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 27 Agustus 2022 pada pukul 13.30 WIB hingga 15.25 WIB yang bertempat di ruang 1221 Gedung 1 Fakultas Teknik UNS. Pembicara pada pelatihan ini adalah Akif Mahrus Ali, Mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2019. Pada acara ini dimoderatori oleh Anisa Resa Junita. Peserta yang hadir pada pelatihan ini berjumlah 13 orang mahasiswa aktif Teknik Kimia UNS.  

Rangkaian acara pada Pelatihan Adobe Premiere ini yaitu pengisian absensi, pembukaan dan pembacaan tata tertib oleh moderator, pembacaan biodata pembicara, dan dilanjutkan dengan penyerahan acara dari moderator kepada pembicara. Setelah itu, masuk ke sesi tanya jawab, penyerahan sertifikat dari ketua pelaksana kepada pembicara, lalu diakhiri dengan sesi dokumentasi dan penutup. 

Materi yang disampaikan berisi pendahuluan mengenai Adobe Premiere, pengenalan resolusi pixel, tampilan awal, dan pengeditan video seperti membuat squence baru, memasukkan video ke dalan project, memberi efek pada video, memotong video, memanipulasi warna pada video dan lain sebagainya.

Dengan adanya Pelatihan Adobe Premiere ini diharapkan dapat berguna bagi mahasiswa aktif Teknik Kimia FT UNS dalam menambah softskill di bidang editing video. Selain itu, kegiatan ini juga bermanfaat untuk mengembangkan minat dan bakat yang ada.


Selasa, 30 Agustus 2022

[PRESS RELEASE] Sosialisasi Kerja Praktik HMTK FT UNS 2022

 SOSIALISASI KERJA PRAKTIK

Sosialiasi Kerja Praktik telah dilaksanakan oleh HMTK FT UNS pada hari Senin, 22 Agustus 2022. Sosialisasi Kerja Praktik kali ini dilaksanakan secara luring di Ruang Multimedia Gedung IV Fakultas Teknik UNS dan dihadiri oleh 106 peserta yang merupakan mahasiswa angkatan 2020. Acara ini dimulai pada pukul 10.36 WIB dan berakhir pada pukul 12.45 WIB. Acara Sosialisasi Kerja Praktik kali ini dimoderatori oleh Kalimaya Qolbi Sani yang merupakan mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2020. Acara ini mengusung tema ‘Goes to New Normal: Mengulik Seputar Kerja Praktik Secara Luring’.

Acara ini diawali dengan pembukaan oleh moderator dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Setelahnya moderator membacakan rundown dan tata tertib acara. Sebelum pemaparan materi oleh pembicara pertama, moderator juga membacakan biodata dari pembicara.

Pembicara pertama pada acara Sosialisasi Kerja Praktik kali ini adalah Dr. Dwi Ardiana Setyawardhani yang merupakan koordinator kerja praktik S1 Teknik Kimia UNS. Dalam sesi pemaparan tersebut, pembicara memaparkan tentang pengertian kerja praktik, syarat untuk menempuh kerja praktik, alur pendaftaran, dan hal-hal lainnya yang perlu disiapkan sebelum dan atau saat menempuh kerja praktik. Setelahnya acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar materi yang telah disampaikan oleh pembicara pertama.

Acara kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pembicara kedua yaitu Haris Ade Kurniawan, mahasiswa Teknik Kimia FT UNS angkatan 2018 yang telah melaksanakan kerja praktik secara luring. Dalam pemaparannya, disampaikan pengalaman kerja praktik secara luring yang telah dilaksanakan oleh pembicara. Selain itu, juga dijelaskan tentang industri tempat pembicara melaksanakan kerja praktik yaitu di Department Power Plant PT Rayon Utama Makmur Kapasitas 130 ton/h Steam.

Setelah pemaparan materi oleh pembicara kedua selesai, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh pembicara ketiga yaitu Amara Nur Aini KWS yang juga merupakan mahasiswa Teknik Kimia FT UNS angkatan 2018. Oleh pembicara ketiga ini dipaparkan tentang pengalaman kerja praktik secara luring di PPSDM Migas. Pemaparan mencakup alasan pemilihan pabrik tujuan kerja praktik, kegiatan yang dilakukan selama kerja praktik, dan beberapa tips dan trik dalam mempersiapkan maupun saat melaksanakan kerja praktik.

Setelah pemaparan dari pembicara selesai, acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab kepada pembicara kedua dan ketiga yang dipimpin oleh moderator. Dalam sesi ini peserta terlihat sangat antusias mengikuti sosialisasi. Terbukti dengan banyaknya peserta yang mengajukan pertanyaan terkait proses kerja praktik maupun bertanya tentang pengalaman kerja praktik yang telah dilaksanakan oleh pembicara.

Output yang diharapkan setelah mengikuti acara Sosialisasi Kerja Praktik ini adalah peserta menjadi lebih tahu tentang alur pendaftaran dan perizinan pelaksanaan kerja praktik serta gambaran umum pelaksanaan kerja praktik. Selain itu juga diharapkan mahasiswa akan lebih siap untuk menghadapi kerja praktik di waktu yang akan datang.


ARGENTA EDISI 4 : Pertalite Mulai Langka?

 Pertalite Mulai Langka ?

ARGENTA (Argumen Teknik Kimia) edisi keempat mengambil tema ‘Pertalite Mulai Langka’ yang dilakukan melalui wawancara kepada Mahasiswa Teknik Kimia UNS angkatan 2019, 2020, dan 2021. Angkatan 2019 diwakili oleh Azzahra Putri, 2020 diwakili oleh Divanda Sekar Rahayuningtyas, dan 2021 diwakili oleh Muhammad Tegar Hidayat. Dalam ARGENTA kali ini, para responden menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan dengan pendapat yang beragam dan menarik untuk disimak. Berikut ulasan mengenai hasil wawancara yang telah dilakukan. 

Membahas mengenai faktor kelangkaan pertalite di Indonesia, tentu setiap orang memiliki pendapatnya masing-masing. Menurut Azzahra Putri, hal tersebut disebabkan oleh keadaan minyak di dunia yang sedang menipis dan tidak stabil. Divanda Sekar Rahayuningtyas menambahkan bahwa kenaikan harga pertamax menyebabkan masyarakat beralih menggunakan pertalite yang harganya lebih murah, sehingga terjadi kenaikan kebutuhan pertalite yang menyebabkan jumlahnya mulai dibatasi. Selain itu, Muhammad Tegar juga menambahkan salah satu faktor kelangkaan pertalite adalah pandemi COVID-19 di Indonesia yang mulai mereda sehingga menyebabkan konsumsi BBM juga bertambah secara signifikan.

Menurut Azzahra Putri, Divanda Sekar Rahayuningtyas, dan Muhammad Tegar, kelangkaan pertalite di pasaran dapat memengaruhi perekonomian. Lebih dari 70% masyarakat Indonesia memiliki kendaraan (motor atau mobil). Hal itu berarti masyarakat Indonesia sangat bergantung pada penggunaan BBM. Kelangkaan pertalite akan memaksa masyarakat untuk menggunakan pertamax dengan harga yang jauh lebih tinggi. Ketika biaya transportasi meningkat, harga barang-barang akan mengalami peningkatan. Bahkan biaya produksinya juga akan meningkat. Usaha masyarakat akan tersendat dan ekonomi semakin melemah. Pada akhirnya, hal ini menyebabkan inflasi di segala sektor ekonomi dan meningkatkan masalah kemiskinan di Indonesia.

Keberadaan bahan bakar bersubsidi seperti pertalite sangat penting bagi masyarakat. Hal tersebut didukung oleh pendapat dari Azzahra Putri yang menyatakan bahwa banyak masyarakat Indonesia menggunakan kendaraan untuk mencari nafkah. Selain itu, menurut Muhammad Tegar Hidayat, bahan bakar secara umum memiliki harga yang cukup tinggi, padahal komponen tersebut sangat dibutuhkan masyarakat untuk transportasi dan menjalankan usaha. Dengan adanya bahan bakar bersubsidi, masyarakat menjadi lebih mudah untuk menjangkau BBM. Apalagi daya beli masyarakat yang masih belum benar-benar pulih selepas pandemi COVID-19. Hal ini tentunya akan menjaga perekonomian agar bisa terus berkembang dan menekan kenaikkan harga komoditas kebutuhan pokok. Divanda Sekar Rahayuningtyas menambahkan, melambungnya harga minyak diseluruh dunia membuat masyarakat kelas menengah ke bawah merasa kesulitan mendapatkan pasokan untuk memnuhi kebutuhan bahan bakar kendaraan. Maka dari itu, dengan adanya bantuan subsidi BBM jenis pertalite, masyarakat akan dengan mudah terbantu dan akan memicu geraknya roda perekonomian pada sektor perminyakan.

Hal terakhir yang ditanyakan dalam wawancara kali ini yaitu dengan kelangkaan pertalite di pasaran haruskah konsumen membeli bahan bakar jenis lainnya? Menurut Muhammad Tegar Hidayat, jika memang pertalite mulai sulit didapatkan, masyarakat tetap harus mencari bahan bakar lain karena perekonomian harus terus berjalan. Mau tidak mau, mereka akan beralih ke bahan bakar jenis lain meskipun harganya jauh lebih tinggi agar usaha dapat terus berjalan. Namun, hal ini seharusnya menjadi refleksi bagi pemerintah untuk tetap memastikan keberadaan BBM bersubsidi mengingat kebutuhan masyarakat yang bergantung kepadanya. Jika kelangkaan tersebut terus terjadi, maka akan berdampak negatif bagi perekonomian masyarakat. Pendapat tersebut disetujui oleh Divanda Sekar Rahayuningtyas dan Azzahra Putri, bahwa masyarakat dapat membeli jenis BBM sesuai dengan kemampuan daya belinya. Namun, dengan adanya kelangkaan pertalite ini ditambah adanya kebijakan bahwa pembelian pertalite harus melalui aplikasi, kesannya seperti menggiring masyarakat agar beralih ke BBM jenis lain.



Kamis, 25 Agustus 2022

[ PRESS RELEASE ] PELATIHAN ADOBE PHOTOSHOP 2022

 Pelatihan Software Desain Adobe Photoshop

Pelatihan Adobe Photoshop adalah salah satu rangkaian acara Pelatihan Software Desain dan merupakan program kerja dari bidang Media dan Informasi HMTK FT UNS. Pelatihan ini ditujukan untuk semua mahasiswa aktif S1 Teknik Kimia FT UNS. Adobe Photoshop merupakan salah satu software yang dikhususkan untuk pengeditan foto atau gambar dan pembuatan efek.

Pelatihan Adobe Photoshop diselenggarakan pada hari Sabtu, 20 Agustus 2022. Acara ini dilaksanakan di ruang 1315 gedung 1 FT UNS pada pukul 10.10 hingga pukul 12.35 WIB. Pembicara pada pelatihan kali ini adalah Faraisya Virdhana Khoirinisa, Mahasiswa Teknik Kimia Angkatan 2020. Acara pelatihan ini dihadiri oleh 15 peserta dan dimoderatori oleh Isnaini Aulia Rohmah. 

Rangkaian acara pada Pelatihan Adobe Photoshop ini diawali dengan pengisian daftar kehadiran oleh peserta. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan salam pembuka, doa pembuka, serta pembacaan biodata pembicara oleh moderator. Acara selanjutnya adalah penyerahan acara dari moderator kepada pembicara dan masuk dalam sesi utama yaitu pelatihan dan pemberian materi oleh pembicara. Kemudian acara dilanjutkan sesi tanya jawab dan diakhiri dengan pemberian sertifikat kepada pembicara oleh panitia, dokumentasi, dan penutupan.

Materi yang disampaikan berisi tampilan awal ketika pertama kali membuka, pemilihan layer yang akan digunakan,  pengenalan basic tools, seperti move tool, rectangular marquee tool, lasso tool, crop tool,  dan lain sebagainya. Kemudian, disampaikan juga mengenai contoh pengeditan gambar menggunakan Adobe Photoshop.

Diharapkan dengan adanya Pelatihan Adobe Photoshop ini akan menambah softskill mahasiswa S1 Teknik Kimia FT UNS di bidang desain.


[ PRESS RELEASE ] E-CHEMPION HMTK FT UNS 2022

 E-CHEMPION

E-Chempion merupakan salah satu program kerja Bidang Pengembangan Minat dan Bakat (PMB) Divisi Event Management Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. E-Chempion dilaksanakan secara daring dengan tujuan mewadahi minat dan bakat mahasiswa aktif S-1 Teknik Kimia FT UNS di bidang E-sport serta meningkatkan skill mahasiswa dan masyarakat untuk bekerja sebagai tim. Terdapat tiga rangkaian perlombaan yang diadakan dalam Kompetisi E-sport yaitu Mobile Legends, Valorant, dan Magic Chess.

E-Chempion dilaksanakan selama sembilan hari yaitu pada hari Kamis, 4 Agustus 2022 hingga Jumat, 12 Agustus 2022. Acara ini dilaksanakan secara daring melalui platform Mobile Legend, Valorant, Magic Chess, dan Youtube. Peserta E-Chempion terdiri dari mahasiswa aktif S-1 Teknik Kimia FT UNS dan masyarakat umum yang dibagi ke dalam beberapa lomba, yaitu Valorant diikuti oleh 24 tim, Mobile Legend diikuti 8 tim, dan Magic Chess diikuti 16 orang. 

Rangkaian acara E-Chempion yang diawali pada hari Kamis, 4 Agustus 2022 dan Jumat, 5 Agustus 2022 dimulai pada pukul 15.00 WIB hingga 21.30 WIB berisi babak penyisihan hingga final Magic Chess. Dilanjutkan pada hari Jumat, 6 Agustus 2022 hingga Senin, 8 Agustus 2022 berisi babak penyisihan hingga final Mobile Legends pada pukul 12.30 WIB hingga 21.45 WIB. Acara diakhiri dengan babak penyisihan hingga final Valorant pada hari Selasa, 9 Agustus hingga Jumat, 12 Agustus 2022 pukul 15.00 WIB hingga 22.00 WIB. Hasil perlombaan Valorant juara 1, juara 2, dan juara 3 masing-masing oleh Dsternetgg, Alliance Esport, dan UGM Arcane. Pada Mobile Legend, juara 1 dimenangkan oleh Lisa, juara 2 oleh Wolak Walik, dan juara 3 oleh Notorius. Sementara Magic Chess juara 1 oleh Glendy Aldo Trixiea, juara 2 oleh Pratama Vhaliha Shihabudin, dan juara 3 oleh Muhammad Hayyi’ Rahman Hakim.

Adanya E-Chempion diharapkan dapat menyalurkan minat dan bakat serta meningkatkan skill mahasiswa aktif S-1 Teknik Kimia FT UNS di bidang E-sport. Selain itu, bertujuan juga untuk meningkatkan kerja sama antar individu.