Senin, 16 September 2019

Ibukota Pindah ke Kalimantan? Kok Bisa? Worth It Kah?


Pada hari Senin (26/8/2019). Presiden Joko Widodo didampingi Wapres Jusuf Kalla dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) Sofyan Djalil memberikan keterangan pers terkait rencana pemindahan Ibu Kota Negara di Istana Negara, Jakarta. Presiden Jokowi secara resmi mengumumkan keputusan pemerintah untuk memindahkan ibu kota negara ke Kalimantan Timur. Hasil kajian yang telah dilakukan pemerintah menyimpulkan bahwa lokasi Ibu Kota baru yang paling ideal adalah sebagian di Penajam Paser Utara dan sebagian di Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.
Kenapa harus pindah?
1.   Beban Jakarta saat ini sudah terlaalu berat; pusat pemerintahan, pusat bisnis, pusat   keuangan, pusat pedangan dan pusat jasa. Juga airport dan pelabuhan laut terbesar di   Indonesia
2.       Beban pulau jawa yang semakin berat dengan 54% total penduduk Indonesia dan 58%       PDB ekonomi Indonesia ada di pulau Jawa
3.        Kemacetan lalu lintas, polusi udara dan air yang harus segera ditangani
4.        Kesenjangan ekonomi

Lantas berapa biaya yang dibutuhkan???
RP 466 Triliun yang berasal dari: APBN, BUMN, Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha, Swasta.

Ada sejumlah kriteria yang sempat disebutkan oleh pemerintahan terkait penunjukan wilayah yang akan dijadikan ibukota baru,
Posisi wilayah:
-            Dibagian tengah wilayah Indonesia
-            Tersedia lahan luas milik pemerintahan/bumn
-            Sedikit potensi bencana alam
Infrastruktur:
-            Akses mudah; bandara dan pelabuhan
-            Jaringan listrik dan komunikasi baik
-            Sumber daya air cukup
Sosial:
-            Tidak dekat dengan batas Negara lain
-            Miliki budaya terbuka terhadap pendatang
      
Semakin gencar dilontarkan pindahnya Ibu Kota tak lepas dari pro dan kontra. Dibalik pro dan kontra pemerintah ternyata telah menyiapkan tahapan pemindahan ibu kota untuk 5 tahun kedepan:
Tahun 2020
-          Pemerintah menargetkan landasan hukum pembangunan ibu kota
-          Pemerintah akan membentuk lembaga khusus untuk menangani perpindahan ibu kota
Tahun 2021 (giliran persiapan lahan yang dibutuhkan
-          Menyediakan lahan 40 ribu hektar (tahap awal)
-          Mulai membangun ibu kota
Tahun 2022 (dimulai proses pembangunan)
-          Membangun istana Negara & kantor pemerintahan
-          Mambangun gedung lembaga Negara
-          Membangun kompleks perumahan aparatur
Tahun 2024
-          Ibu kota resmi dipindahkan

Bagaimana nasib Jakarta selanjutnya?
Jakarta akan tetap menjadi prioritas pembangunan dan akan terus dikembangkan menjadi kota bisnis, kota keuangan, pusat perdagangan dan pusat jasa berskala regional dan global.




Sumber:
BAPPENAS 2019
m.cnnindonesia.com




Rabu, 04 September 2019

Paru-paru Dunia Terancam?


Hutan hujan Amazon di Brasil disebut sebagai paru-paru dari planet bumi karena peran pentingnya menyerap karbon dioksida (CO2) dan menghasilkan oksigen (O2). Karbon dioksida termasuk gas rumah kaca yang merupakan salah satu penyebab global warming. World Wildlife Fund (WWF) mengatakan, hutan di wilayah Amerika Latin tersebut dapat menyerap antara 90 sampai 140 miliar ton karbon dioksida dan menyuplai 20% oksigen bumi. Hal ini turut membantu keseimbangan ekosistem bumi dan menjaga kestabilan iklim serta cuaca. Selain itu terdapat kurang lebih 3 juta spesies flora dan fauna pada hutan hujan ini.

Sebab Kebakaran Hutan Amazon
 Kebakaran liar bukan hal yang jarang di hutan Amazon, namun peneliti mengungkapkan kegiatan manusia seperti bercocok tanam dan pertambangan adalah penyebab utama dari kebakaran hutan. Hal ini karena para petani seringkali secara sengaja membakar hutan sebagai cara yang cepat untuk membuka lahan. Ditambah iklim panas, tentu api akan menyebar secara tidak terkendali.

#Presiden Brazil Mendapat Kritik?
Kritik serta kecaman publik banyak terarah kepada presiden dan pemerintah Brazil. Mengapa hal ini terjadi? Kritik tersebut muncul dikarenakan Bolsonaro mengeluarkan beberapa peraturan yang seolah-olah mendukung dilakukannya perluasan lahan demi kemajuan ekonomi dan bisnis di daerah-daerah.

Akibat Kebakaran Hutan Amazon
1.  Perubahan iklim global
2.  Karbon monoksida pada atmosfer bumi yang berdampak buruk pada kesehatan
3.  Hilangnya tempat tinggal suku-suku di Amazon
4.  Dieback pada hutan Amazon, yaitu kondisi dimana pohon dan tumbuhan akan mati dikarenakan keadaan lingkungan yang tidak mendukung

Upaya yang Dapat Kita Lakukan
Cara yang bisa kita lakukan untuk membantu hutan hujan Amazon:
1. Membantu berbagai komunitas dalam mengurangi dampak kebakaran hutan amazon dengan  melakukan donasi.
2. Menunjukan kepedulian kita dengan mempromosikan donasi, menandatangani petisi atau menyebarkan edukasi pentingnya menjaga kelestarian hutan.
3. Melakukan langkah kecil menyelamatkan bumi dengan menanam pohon, menghemat energi, melakukan 3R (reduce, reuse, dan recycle) sampah plastik, dll.

Sumber :
- worldwildlife.org
- businessinsider.sg
- liputan6.com

Minggu, 01 September 2019

Wisuda Jurusan Periode Agustus 2019

Terasa begitu singkat, waktu telah bergulir selama empat tahun sejak menimba ilmu di Progam Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik UNS. Masih terekam jelas memori saat memutuskan untuk melanjutkan studi di jurusan ini. Hingga kini, gelar Sarjana telah disematkan. Saatnya untuk mengemban amanah serta menghadapi fase baru dalam kehidupan.
Wisuda Jurusan menjadi rangkaian penutup yang manis yang menandakan akhir masa studi di S1 Teknik Kimia UNS. Salah satu program kerja dari Humas HMTK ini diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi oleh segenap keluarga Teknik Kimia FT UNS kepada Wisudawan/i yang dinyatakan telah selesai menempuh masa studinya.
Wisuda Jurusan Periode Agustus 2019 memiliki 2 rangkaian acara yaitu, wisuda kelas dan arak-arakan. Wisuda kelas dilaksanakan pada hari Jumat, 23 Agustus 2019 pukul 15.30 WIB bertempat di ruang I308 Gd. 1 Fakultas Teknik UNS yang dihadiri oleh 19 wisudawan/i, Kaprodi Teknik Kimia, Ketua Himpunan, dan mahasiswa Teknik Kimia. Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK, dilanjutkan sambutan dari Muhammad Fadilah Arsyad, S.T. selaku perwakilan wisudawan/i, Irvan Erwanda selaku Ketua Himpunan, dan Dr. Sperisa Distantina, S.T., M.T. selaku perwakilan Kaprodi Teknik Kimia, kemudian penyerahan kenang-kenangan, dan ditutup dengan sesi foto bersama.

Sambutan dari Perwakilan Wisudawan/i

Sambutan dari Ketua Himpunan
Sambutan dari Kaprodi Teknik Kimia FT UNS
Penyerahan Kenang-kenangan
Foto Bersama dengan Wisudawan/i

          Arak-arakan menjadi salah satu acara yang tidak boleh terlewatkan oleh mahasiswa Fakultas Teknik terutama Teknik Kimia. Acara ini menjadi salam perpisahan dari kami adik tingkat untuk para kakak tingkat yang telah menyelesaikan masa studinya. Arak-arakan dimulai pukul 09.00 setelah para wisudawan/i melaksanakan serangkaian acara dari Fakultas Teknik. Terlihat rona bahagia para wisudawan/i setelah keluar dari RSU Gd. 3 Fakultas Teknik UNS. Para wisudawan/i disambut dengan lagu Mars HMTK dan diarak hingga menuju rektorat untuk melaksanakan wisuda di Auditorium UNS. Gema lagu arak-arakan mewarnai atmosfer wisuda hari itu. Hingga tiba di lapangan rektorat para wisudawan/i berdiri dibawah tiang bendera dan Nandika Aji Saputra, S.T. selaku perwakilan wisudawan/i memberikan kesan pesan terakhir untuk para adik tingkat. Tak lupa mengabadikan momen dengan foto bersama. Arak-arakan ditutup dengan gema Mars HMTK.


Sambutan dari Perwakilan Wisudawan/i
Foto Bersama dengan Wisudawan/i
         Selamat kepada 19 wisudawan/i : Ade Dwi Utama, S.T., Reza Asma’ul Maydita, S.T., Fadilla Nuavan, S.T., Ihang Panji Pusaka, S.T., Muhammad Fadilah Arsyad, S.T., Anisa Raditya Nurohmah, S.T., Bagas Kiswantono, S.T., Elisa Purnomo Putri, S.T., Ike Puji Lestari, S.T., Jihan Fahrizal Ahmad, S.T., Muftikhatul Mu’awanah, S.T., Muhammad Vitrawandika, S.T., Nanda Erika Prastiwi, S.T., Nandika Aji Saputra, S.T., Queenta Perdania Putri, S.T., Rosana Budi Setyawati, S.T., Sakuntala Devi, S.T., Shofirul Sholikhatun Nisa, S.T., dan Ulfa Hardila Gitasari, S.T. Terimakasih kepada kakak-kakak atas bimbingan dan bantuannya selama ini. Kami dari keluarga Teknik Kimia FT UNS turut berbahagia dan kami ucapkan selamat kepada para wisudawan/i, semoga ilmu yang telah didapat dapat bermanfaat bagi nusa dan bangsa. BRAVO HMTK! JAYALAH TEKNIK KIMIA INDONESIA!
Foto Wisudawan/i bersama Dr. Sperisa Distantina, S.T., M.T.



Jumat, 23 Agustus 2019

Sosialisasi Kurikulum Baru

Kegiatan Solialisasi Kurikulum

Senin, 19 Agustus 2019 diadakan Sosialisasi kurikulum dengan pembicara Pak Adrian Nur S.T., M.T. Sosialisasi ini bersifat wajib bagi seluruh mahasiswa Teknik Kimia UNS. Sosialaisasi kurikulum diadakan di RMM Gedung 4 Fakultas Teknik UNS.

Acara dimulai pukul 08.00 yang berisiskan pemaparan tentang kurikulum baru. Karena adanya seminar pancasila yang harus diikuti seluruh mahasiswa yang mengikuti seminar, sehingga acara untuk sementara diberhentikan. Acara seminar selesai pukul 12.00, setelah itu sosialisasi kembali dilanjutkan pukul 13.00 setelah ishoma. Pak Adrian menjelaskan tentang sistem KRS dengan sistem baru. Menjelaskan apa yang seharusnya mahasiswa lakukan ketika akan mengulang mata kuliah, bagaimana mengisi data yang wajib mahasiswa isi ketika konsultasi KRS, dan hal lain yang berkaitan dengan KRS. Diadakan juga sesi tanya jawab, pada sesi ini sangat membantu mahasiswa ketika masih ada perihal yang belum jelas.

Penyampaian Materi oleh KaProdi S1 Teknik Kimia UNS
Sosialisai kurikulum berlangsung sampai pukul 14.30 setelah selesainya sesi tanya jawab. Dengan adanya sosialisasi kurikulum ini mahasiswa mengerti bagaimana sistem yang baru, dan diharapkan tidak akan ada masalah dalam mengisi KRS. 

Selasa, 13 Agustus 2019

Penyambutan Mahasiswa Baru Jalur Mandiri 2019


Hallo semua ! Setelah diadakannya Penmaru (Penyambutan Mahasiswa Baru) untuk jalur SNMPTN dan SBMPTN, diadakan pula Penmaru untuk jalur SM. Bagi yang belum tahu, penyambutan mahasiswa baru adalah salah satu kegiatan dari bidang Humas HMTK FT UNS dengan tujuan menyambut dan memperkenalkan mahasiswa baru tentang Teknik Kimia.
Penjelasan maket pabrik gula kepada mahasiswa baru

Penmaru SM diadakan di parkiran Fakultas Teknik UNS pada hari Jumat, 9 Agustus 2019 bertepatan dengan waktu ondesk SM. Mahasiswa diberikan penjelasan mengenai perkuliahan di Teknik Kimia, peluang kerja, dan juga diberikan kesempatan untuk menanyakan berbagai hal kepada kakak mahasiswa. Dijelaskan juga sedikit mengenai maket pabrik gula.
Dengan diadakannya penmaru ini, diharapkan mahasiswa baru dapat lebih mengenal Teknik Kimia UNS.

Sesi foto bersama mahasiswa baru di stand Teknik Kimia


Rabu, 31 Juli 2019

Penyambutan Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN 2019

Kegiatan Penyambutan Mahasiswa Baru Jalur SBMPTN
Halo Semua! Kalau kemarin sudah diadaka Penmaru untuk Mahasiswa jalur SNMPT, sekarang diadakan juga nih Penmaru bagi mahasiswa baru dari jalur SBMPTN. Untuk kalian yang belum tahu, penyambutan mahasiswa baru adalah salah satu kegiatan dari bidang Humas HMTK FT UNS dengan tujuan menyambut dan memperkenalkan mahasiswa baru tentang Teknik Kimia.
Penmaru diadakan pada hari Rabu, 24 Juli 2019 bertepatan dengan waktu ondesk SBMPTN. Mahasiswa yang telah selesai melakukan ondesk diarahkan menuju tempat pelaksanaan penmaru, yaitu parkiran Fakultas Teknik. Mahasiswa kemudian diberikan penjelasan mengenai perkuliahan di Teknik Kimia, peluang kerja, dan juga diberikan kesempatan untuk menanyakan berbagai hal kepada kakak mahasiswa. Dijelaskan juga sedikit mengenai maket pabrik gula serta chem e-car.
Dengan diadakannya penmaru ini, diharapkan mahasiswa baru dapat lebih mengenal Teknik Kimia UNS.