[PRESS RELEASE] RAPAT KOORDINASI HMTK FT UNS

 RAPAT KOORDINASI HMTK FT UNS

Pada hari Minggu, 16 Maret 2025 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi periode 2025 dimulai dari pukul 13.08 sampai dengan 16.00 WIB.  Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang 1313 dan 1314 Gedung 1 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk membahas dan meninjau ulang mengenai program kerja yang akan dilakukan oleh para pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) FT UNS ke depannya.

Kegiatan ini dipandu oleh moderator, yakni Elvia Fauziyah, yang mengawali jalannya acara dengan penayangan video safety induction serta lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars HMTK. Selanjutnya, rapat dipimpin oleh Dimas Nabil Fii Sabilillah selaku Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2025. Sesi pertama dilaksanakan pembahasan MoU oleh Ketua Umum yang disepakati untuk diterapkan selama satu periode ke depan pada pukul 13.20-14.25 WIB. Lalu dilanjutkan pembahasan bidang Sekretaris pada pukul 14.25-14.32 WIB dan Bendahara pada pukul 14.33-14.35 WIB. Kemudian pukul 14.35-14.45 WIB diisi oleh bidang Pengembangan Studi dan Pelatihan (PSP), dilanjutkan oleh bidang Media dan Informasi (MEDINFO) pada pukul 14.45-14.52 WIB. Selanjutnya pukul 14.53-15.03 WIB diisi oleh Pengembangan Minat dan Bakat (PMB), dilanjut bidang Kewirausahaan (KWU) pada pukul 15.03-15.16 WIB. Lalu sesi Hubungan Masyarakat (HUMAS) pada pukul 15.16-15.26 WIB, serta Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Mahasiswa (POSDM) pada pukul 15.26-15.51 WIB. Setelah sesi pemaparan dari masing-masing bidang oleh Koordinator Bidang selesai, sesi selanjutnya merupakan sesi pembahasan BSO ECODAYS yang selesai pada pukul 16.00 WIB. Terakhir, acara ditutup dengan sesi dokumentasi.

Pembahasan-pembahasan penting pada Rapat Koordinasi berikut di antaranya ialah perjanjian terkait kehadiran pengurus HMTK 2025, ditiadakannya kas pengurus kecuali denda dari Surat Peringatan, pelaksanaan Kuliah Umum Kewirausahaan sebagai kelanjutan dari program kerja periode sebelumnya, serta pembahasan terkait alur dan detail kegiatan program kerja masing-masing bidang. Diharapkan dengan diselenggarakannya rapat ini dapat terjalin koordinasi yang baik antara pengurus HMTK FT UNS dan dapat menghasilkan kinerja yang maksimal untuk satu periode ke depan.


Share:

[PRESS RELEASE] RAPAT KERJA TERBUKA 2025

 RAPAT KERJA TERBUKA 2025

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) FT UNS menggelar Rapat Kerja Terbuka (RKT) pada Sabtu, 15 Maret 2025 bertempat di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama sehari penuh mulai pukul 09.00 hingga 16.30 WIB. Rapat Kerja Terbuka (RKT) merupakan kegiatan rutin yang diadakan sekali selama satu periode kepengurusan dengan menghadirkan demisioner. Adapun tujuan dari kegiatan Rapat Kerja Terbuka (RKT) adalah pemaparan sekaligus diskusi dua arah mengenai rancangan program kerja HMTK FT UNS selama satu periode kedepan bersama demisioner.

    Rapat diawali dengan presentasi program kerja kabinet selama satu periode kedepan dari ketua HMTK periode 2025 dilanjut dengan sesi tanya jawab bersama mantan ketua HMTK periode 2024. Setelah itu, rapat dilanjutkan dengan sesi presentasi dan tanya jawab dari sekretaris umum, bendahara umum, lalu koordinator bidang yaitu bidang Pengembangan Studi dan Pelatihan (PSP), bidang Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Manusia (POSDM), bidang Hubungan Masyarakat (Humas), bidang KWU, bidang Pengembangan Minat Bakat (PMB), dan bidang Media dan Informasi (Medinfo). Terdapat pula sesi presentasi dan tanya jawab mengenai program kerja selama satu periode kedepan dari Badan Semi Otonom (BSO) yakni AIChe dan Ecodays yang merupakan organisasi/kepanitiaan dibawah naungan HMTK FT UNS.

Para presentator (dalam hal ini koordinator) dari masing-masing bidang terkait memaparkan rencana program kerja dan non program kerja mereka selama satu periode kedepan kepada para demisioner. Para demisioner juga menanyakan line up atau pembagian tugas dari staff bidang, rencana jangka pendek-jangka panjang, inovasi hingga target dan output dari program kerja dan non program kerja tersebut. Demisioner dari masing-masing bidang terkait juga memberikan tanggapan, saran/masukan hingga kritik kepada masing-masing bidang dengan harapan agar program kerja selama satu periode kedepan dapat berjalan dengan maksimal dan menghasilkan output yang lebih baik dari periode sebelumnya. 

Share:

[PRESS RELEASE] SOFTWARE TRAINING SESSION

 ARTIKEL SOFTWARE TRAINING SESSION

AutoCAD

Software training session (STS) merupakan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret yang dipegang oleh bidang PSP (Pengembangan Studi dan Pelatihan Profesi) divisi Pelatihan Profesi. Pada STS kali ini software yang diajarkan adalah AutoCAD yang dilaksanakan pada hari Minggu, 09 Maret 2025 di ruang 1313 dan 1314 pada Gedung 1 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret yang dihadiri sebanyak 71 peserta dari Program Studi S-1 Teknik Kimia. Pembicara yang dihadirkan pada kesempatan kali ini merupakan seorang yang expert di bidang AutoCAD sekaligus salah satu penulis dari buku “ Implementasi Autocad Dalam Mendukung Desain Gambar Teknik Kimia”, yaitu Firman Asto Putro, S.T., M.T. (Dosen Program Studi D-3 Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret).

Secara singkat AutoCAD merupakan kependekan dari Automatic Computer-Aided-Design  sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk membuat gambar teknik 2D dan 3D. Perangkat ini dikembangkan oleh perusahaan Autodesk yang sering digunakan dalam berbagai bidang, sebagai contoh digunakan oleh arsitektur, teknik sipil, dan desain mekanika.

Acara ini diawali dengan pembukaan oleh moderator Hasby Wiyantsya Miracle Heriyanto (Mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret), penayangan video safety induction, menyanyikan lagu Indonesia raya, pembacaan tata tertib peserta, lalu dilanjutkan materi utama software training session AutoCAD. Materi yang disampaikan oleh pembicara meliput penjelasan umum tentang AutoCAD, penyetingan awal untuk AutoCAD, pengenalan tools yang ada pada AutoCAD, dan terakhir latihan menggambar sederhana pada AutoCAD.

Penjelasan umum tentang AutoCAD yang terbagi menjadi 2 jenis, yaitu 2D dan 3D. Untuk AutoCAD 2D digunakan untuk membuat gambar datar yang hanya memiliki panjang dan lebar, cocok untuk menggambar denah, layout mesin, dan skema Listrik. Sedangkan untuk AutoCAD 3D digunakan untuk membuat model ruang yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi, cocok untuk membuat model 3D dari rumah, komponen mesin, dan desain produk industri.

Selanjutnya penjelasan tentang penyetingan awal untuk AutoCAD, menu setting sendiri bisa dibuka menggunakan command prompt yang tersedia. Yang pertama untuk mengubah warna background bisa masuk ke menu setting display, selain mengubah warna background di menu tersebut juga tersedia untuk mengubah warna kursor,  ukuran grid, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan display. Di setting sendiri juga terdapat menu untuk mengaktifkan autosave yang digunakan untuk mengantisipasi jika mati lampu, data tidak langsung akan hilang jika terlupa untuk menyimpan file karena terdapat fitur autosave. Untuk mengatur ukuran dimensi, dapat disetting di dimension style lalu klik annotation kemudian dapat modify dari ukurannya maupun warnanya.

Penjelasan tools yang terdapat pada AutoCAD meliputi line yang digunakan untuk menampilkan sebuah garis dengan menghubungkan dua titik dari lokasi yang diinginkan lalu bisa atur dimensinya. Ortho merupakan alat yang mempermudah dalam menggaris agar menghasilkan garis yang lurus dan menjaga sudutnya tetap pada 0°, 90°, 180°, 270°, dan 360°. Lalu ada dynamic input yang berfungsi untuk memasukkan rotasi dimensi. Polyline seperti namanya yang berarti garis banyak, alat ini bisa dimanfaatkan untuk membuat sudut, untuk mengatur besar sudutnya dengan cara menekan tombol “Tab” pada keyboard untuk berpindah dari input dimensi ke input sudut. Object snap berfungsi untuk meletakkan sesuatu dengan presisi, dalam menu tersebut terdapat beberapa alat yang bisa diaktifkan meliputi endpoint, midpoint, geometric center, dll. Untuk memberi nilai sudut agar tampil dapat menggunakan menu annotate di bar dimension lalu pilih angular. Pada menu home terdapat opsi copy, mirror, dan skill yang digunakan untuk memodifikasi gambar. Copy sendiri digunakan untuk menyalin gambar dengan cara pilih yang ingin disalin lalu pilih base point setelah itu tarik gambarnya. Lalu ada mirror yang digunakan untuk mencerminkan desain yang sudah digambar. Penjelasan tentang mengeblok desain, untuk blok kearah kanan menghasilkan area blok berwarna biru yang dimana untuk memilih desain harus terblok seluruhnya , sebaliknya jika mengeblok ke arah kiri menghasilkan blok area berwarna hijau dimana hanya perlu terkena sebagian dari desain akan ikut terblok.

Latihan sederhana AutoCAD mengikuti buku panduan yang sudah disediakan yang dimana menggambar bangun datar yang sudah dimodifikasi dan menggunakan tools  yang sudah diajarkan sebelumnya dengan tambahan alat trim yang berfungsi untuk menghilangkan garis yang berada pada bangun datar. Dari pemaparan materi pada Software Training Session AutoCAD kali ini diharapkan para peserta dapat menerapkan ilmu yang sudah didapat untuk membantu menyelesaikan masalah desain engineering dan juga terutama untuk mata kuliah Gambar Teknik yang memerlukan software AutoCAD.

Share:

[PRESS RELEASE] PELANTIKAN PENGURUS HMTK FT UNS 2025

 PELANTIKAN PENGURUS HMTK FT UNS 2025

Telah dilaksanakan pelantikan pengurus baru HMTK FT UNS periode 2025 pada hari Minggu, 9 Maret 2025 di Ruang Seminar Utama (RSU) Gedung 3 Fakultas Teknik UNS. Acara ini dihadiri oleh 96 calon pengurus HMTK FT UNS yang akan dilantik, 12 demisioner HMTK FT UNS, serta 3 perwakilan Ormawa diantaranya perwakilan dari Ormawa HMTI, perwakilan BEM FT UNS, dan perwakilan DEMA FT UNS.

Pelantikan pengurus baru HMTK FT UNS periode 2025 dibuka oleh Moderator (Azahra Puspa Buana, Mahasiswa S-1 Teknik Kimia Angkatan 2024) pada pukul 13.00 WIB. Acara dimulai dengan Pemutaran Video Safety Induction, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Rangkaian acara selanjutnya adalah sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Muhammad Muhammad Rizqi selaku Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2024 berupa ucapan selamat atas dilantiknya pengurus HMTK Periode 2025 dan juga motivasi untuk kepengurusan HMTK satu periode kedepan. 

Acara selanjutnya yaitu pelantikan Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2025 oleh Presiden BEM FT UNS 2025. Kemudian, diteruskan dengan pembacaan SK Pelantikan Pengurus oleh Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2025 (Dimas Nabil Fisabillah). Dengan dibacakannya SK Pelantikan Pengurus ini, maka telah resmi dilantiknya 96 pengurus HMTK FT UNS Periode 2025. Rangkaian acara selanjutnya adalah pembacaan sumpah dan janji pengurus oleh Ketua Umum dan diikuti oleh semua pengurus HMTK FT UNS Periode 2025. Setelah itu, dilaksanakan pembacaan berita acara Pelantikan Pengurus HMTK FT UNS Periode 2025, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan diakhiri dengan penutupan serta sesi dokumentasi pada pukul 15.00 WIB.

Demisioner dan pengurus baru Bidang Sekretaris dan Bendahara (SEKBEN)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Pengembangan Organisasi Sumber Daya Mahasiswa (POSDM)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Pengembangan Minat dan Bakat (PMB)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Pengembangan Studi dan Pelatihan (PSP)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Media dan Informasi (MEDINFO)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Kewirausahaan (KWU)

Dengan dilantiknya pengurus HMTK FT UNS Periode 2025, diharapkan pengurus yang baru akan membawa keberlanjutan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) menjadi lebih baik lagi dan memberi manfaat lebih banyak terhadap Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, baik mahasiswa, alumni, maupun masyarakat umum. 

Share:

[PRESS RELEASE] PELATIHAN ADMINISTRASI HMTK FT UNS 2025

 PELATIHAN ADMINISTRASI HMTK FT UNS 2025

Pada hari Sabtu, 1 Maret 2025, HMTK FT UNS mengadakan Pelatihan Administrasi bagi seluruh pengurus HMTK FT UNS dan Badan Semi Otonom (BSO) HMTK. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan informasi mengenai peradministrasian yang berguna saat menjalankan program kerja. Pelatihan ini berlangsung di Ruang 1313 dan 1314 Gedung 1 Fakultas Teknik UNS dan dihadiri oleh pengurus HMTK FT UNS Periode 2025 serta BSO HMTK FT UNS.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Elvia Fauziyah dan Vanny Indah Permatasari. Selanjutnya, sesi pemaparan materi diberikan oleh Sekretaris HMTK FT UNS, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan mailings surat oleh Sekretaris 2 dan Sekretaris 3 HMTK FT UNS.

Setelah sesi administrasi, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bendahara HMTK FT UNS. Pada sesi ini, dilakukan pelatihan Microsoft Excel untuk membuat RAB, yang dipandu langsung oleh Bendahara HMTK FT UNS.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan post-test guna mengukur tingkat pemahaman peserta terkait materi administrasi yang telah diberikan. Pelatihan ini kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi serta penutupan.

Dengan terselenggaranya Pelatihan Administrasi ini, diharapkan seluruh pengurus HMTK FT UNS dan BSO HMTK FT UNS dapat menambah pengetahuan mengenai administrasi sekretaris dan bendahara demi kelancaran program kerja HMTK serta memperbarui hard skill dari peserta Pelatihan Administrasi.

Share:

[BUTENA 1] Skincare 'Glow Up' atau 'Glow Down'? Bahaya Hidrokuinon yang Mengintai

Skincare 'Glow Up' atau 'Glow Down'? Bahaya Hidrokuinon yang Mengintai

 

Hidrokuinon (Hq) merupakan suatu senyawa turunan benzena, yang memiliki rumus kimia C₆H₆O₂ dan tergolong sangat beracun. Senyawa ini banyak digunakan sebagai pemutih kulit, tetapi mempunyai efek samping yang merugikan jika digunakan dalam jangka waktu lama.


Hidrokuinon masih awam di telinga masyarakat dan lebih mengenal merkuri. Merkuri dan hidrokuinon itu dua senyawa yang berbeda. Perbedaannya yaitu penggunaan hidrokuinon dan merkuri pada bahan kosmetik adalah pada hidrokuinon merupakan bahan aktif topikal yang digunakan untuk mengatasi masalah pigmentasi pada kulit seperti bercak gelap atau noda, di sisi lain merkuri merupakan logam berat yang sering disalahgunakan dalam krim pemutih, merkuri sendiri memiliki sifat yang menekan pembentukan melanin pada kulit dan juga mencegah kulit keriput. Namun pada hidrokuinon zat ini bekerja lebih selektif dengan menghambat enzim tirosinase melalui mekanisme penghambatan oksidasi enzimatik tirosin menjadi 3,4-dihydroxyphenylalanine (DOPA), menghambat aktivitas enzim tirosinase dalam melanosit dan mengurangi jumlah melanin secara langsung, sedangkan penggunaan merkuri memberikan efek yang lebih cepat dengan resiko kesehatan yang lebih besar karena sifat korosifnya. Dalam penggunaan hidrokuinon masih diperbolehkan namun harus dibawah resep dokter, sedangkan penggunaan merkuri pada bahan kosmetik sebaiknya perlu dihindari.

Penggunaan hidrokuinon dalam pengobatan masih diperbolehkan asalkan dalam batas konsentrasi 2-4%, dan penggunaanya tidak lebih dari 6 bulan. Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) sendiri menjabarkan melalui peratururan nomor KH.00.01.43.2503 tanggal 11 Juni 2009 melarang penggunaan hidrokuinon pada sediaan kosmetik. Penggunaan hidrokuinon hanya diperbolehkan dalam pengobatan dan dengan resep dokter. Namun pada kenyataanya banyak produk kosmetik yang terkandung hidrokuinon tersebar di Masyarakat Indonesia. Efek samping dari penggunaan hidrokuinon dosis tinggi dan jangka Panjang yaitu exogenous ochronosis, katarak, pigmen milia koloid, sclera, pigmentasi kuku, dan hilangnya elastisitas kulit, dan gangguan penyembuhan luka. Efek samping dari penggunaan hidrokuinon tidak sebanding dengan manfaatnya dalam kosmetik. Belum lagi, pemakaian bahan ini sering disalahgunakan dan dipakai secara berlebihan sehingga membahayakan kesehatan kulit, bahkan dikhawatirkan menyebabkan kanker kulit. Hidrokuinon sendiri sedang diteliti efek sampingnya pada pada ibu hamil dan ibu menyusui.

Penggunaan produk kimia untuk mengurangi hiperpigmentasi kulit yaitu dengan beberapa mekanisme seperti mengurangi konsentrasi melanin yang dikenal sebagai whitening agent. Saat ini mencerahkan kulit adalah salah satu prosedur paling umum untuk meningkatkan pigmentasi pada kulit. Pemutih kulit ini telah banyak menjadi perhatian di bidang kosmetik yang terus dikembangkan hingga saat ini.

Warna kulit seseorang ditentukan oleh melanin, melanin adalah hasil sintesis biopolimer melanosome. Melanin disintesis dalam melanosit di lapisan basal epidermis dengan proses melanogenesis1. Melanosom mengandung tiga enzim melanogenic yang spesifik seperti tyrosinase, tyrosinase protein1 (TRP 1) dan tyrosinase protein 2 atau dopachrone tautomerase (Dct). Tyrosinase ini merupakan enzim kunci dari produksi melanin yang menjadi target mekanisme kerja dari whitening agent, yaitu dengan menghambat enzim tyrosinase. Contohnya adalah hydroquinone, ascorbic acid, kojic acid, arbutin, sebagian besar bahan aktif ini meringankan warna kulit melalui penghambatan satu atau lebih maturasi atau distribusi melanosit, contohnya kortikosteroid, hidrokuinon, garam monobenzyl hidrokuinon, tretinoin dan merkuri. Namun penggunaan beberapa whitening agent ini dapat menimbulkan efek yang berbahaya terhadap kulit, sehingga sekarang ini banyak digunakan whitening agent dari alam yang minim efek samping.

Efek whitening dapat dicapai dengan mengganggu sebelum, selama atau setelah sintesis melanin. Karena tirosin adalah enzim yang sangat penting dalam proses melanogenesis, itu juga memainkan peran kunci dalam proses ini. Oleh karena itu, ini adalah target dalam pemutihan kulit. Selain itu juga dapat terjadi dengan memodulasi MC1R, menghambat ROS, penghambatan transfer melanosom atau dengan meningkatkan penyebaran melanin.

Bahan aktif paling populer yang secara tradisional digunakan dalam jenis produk kosmetik pemutih adalah hydroquinone (HQ). Hydroquinone adalah senyawa hidroksifenolik yang menghambat sintesis melanin dengan menghambat enzim

Ciri-ciri seseorang yang memakai hidrokuinon pada kulit bisa terlihat jika kulit glow up seperti kulit menjadi putih dan mulus, namun ciri-ciri ini tentu tidak bisa sebagai acuan karena bahan-bahan kosmetik yang aman juga dapat menghasilkan efek tersebut. Sedangkan, ciri-ciri seseorang yang telah lepas dari hidrokuinon dapat terlihat sebagaimana kulit kusam dan tidak sehat, lalu timbul jerawat atau ruam merah, kulit menjadi tipis serta sensitif, dan juga ketergantungan pada produk tertentu, menyebabkan permasalahan dermatologis seperti dermatitis, ochronosis, depigmentasi permanen dan efek samping karsinogenik. Pada konsentrasi mulai dari 2% hingga 5%, dapat menyebabkan beberapa efek yang tidak diinginkan seperti iritasi dermatitis, dermatitis kontak, pigmentasi pasca-inflamasi, ochronosis, dan perubahan warna kuku.

Upaya dalam menghindari penggunaan hidrokuinon dan juga memberikan efek serupa bisa menggunakan bahan lain yang lebih aman, contohnya alpha arbutin, asam askorbat, retinol, kojic acid, dan niacinamide.

Referensi:

Rahmadari, D.H., dkk. 2021. Analisis Kandungan Hidrokuinon dan Merkuri dalam Krim Kecantikan yang Beredar di Kecamatan Alas. Spin Jurnal Kimia & Pendidikan Kimia, 3(1), pp.64-74.

Suharyani, I., dkk. 2022. Analisis Kualitatif dan Kuantitatif Hidrokuinon dalam Sediaan Kosmetika. Journal of Pharmacopolium, 4(3).

Soyata, A. and Chaerunisaa, A.Y., 2021. Whitening Agent: Mekanisme, Sumber dari Alam dan Teknologi Formulasinya. Maj Farmasetika, 6(2), p.169.

https://denpasar.pom.go.id/berita/stop-penggunaan-hidrokinon-pada-kosmetik dikutip pada Kamis, 6 Februari 2025 pukul 19.02 WIB.

https://www.pom.go.id/berita/surat-edaran-tentang-produk-kosmetik-yang-mengandung-hidrokinon dikutip pada Jumat, 7 Februari 2025 pukul 09.20 WIB.


Share:

[PRESS RELEASE] Wisuda Prodi Periode Februari 2025

Wisuda Prodi Periode Februari 2025

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret telah menyelenggarakan Wisuda Prodi yang bertujuan sebagai bentuk apresiasi serta sambutan kepada wisudawan dan wisudawati Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS. Wisuda Prodi Periode Februari ini telah dilaksanakan pada Jumat, 21 Februari 2025 pukul 15.30 s.d. 17.00 WIB secara luring di Ruang 1313 & 1314 Gedung 1 Fakultas Teknik UNS. Acara ini dihadiri oleh Kepala Program Studi, para wisudawan dan wisudawati, serta Mahasiswa Aktif S-1 Teknik Kimia dari angkatan 2020 hingga angkatan 2024.

Acara Wisuda Prodi dibuka oleh MC yaitu Azahra Puspa Buana, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Acara selanjutnya yaitu sambutan, Sambutan pertama disampaikan oleh Dimas Nabil Fii Sabilillah selaku Ketua HMTK 2025, lalu sambutan yang kedua oleh Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T., selaku Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia.

Acara selanjutnya adalah acara inti yaitu pelepasan wisudawan yang dipandu oleh MC dan Kaprodi. Wisudawan Periode Februari 2025 berjumlah 9 orang, yaitu :

  1. Afrianto Bayu Setyono, S.T.

  2. Arinda Putri Dwi Wulandari, S.T.

  3. Ginanjar Penata Aji, S.T.

  4. Kaila Isyatirrodhiyah, S.T.

  5. Muhammad Hayyi’ Rahman Hakim, S.T.

  6. Muhammad Ilham Rizky Putra, S.T.

  7. Rohmatul Firda Wardani, S.T.

  8. Rudang Suryoadhi Suryatmoko Plawi, S.T.

  9. Theodore Timotius Hutapea, S.T.

Setelah pelepasan wisudawan, acara dilanjutkan dengan persembahan dari Sound of Chemica (SOC) dengan membawakan lagu “Jika”. Acara selanjutnya yaitu pemberian kesan dan pesan dari setiap angkatan. Angkatan 2024 diwakilkan oleh Anindhita Aulia Azizah, angkatan 2023 diwakilkan oleh Muhammad Yazid Ar-Rayid, angkatan 2022 diwakilkan oleh Muhammad Rizqi, angkatan 2021 diwakilkan oleh Fachri Candra Abimanyu, dan kemudian penyampaian kesan pesan dari wisudawan yang disampaikan oleh Ginanjar Penata Aji, S.T. Acara Wisuda Prodi Periode Februari 2025 ini diakhiri dengan sesi dokumentasi dan ditutup dengan pembacaan doa.

Dengan terselenggaranya Wisuda Prodi Februari 2025, diharapkan acara ini dapat menjadi wujud penghargaan bagi para wisudawan yang telah menyelesaikan studi di Program Studi S-1 Teknik Kimia UNS. Semoga mereka dapat meraih kesuksesan dan mewujudkan impian mereka di masa depan.

Share:

[PRESS RELEASE] ARTIKEL KULIAH UMUM 2

 BKK PII Goes to Campus: 

Etika Profesi Insinyur Kimia Menghadapi Globalisasi

BKK PII adalah Badan Kejuruan Kimia - Persatuan Insinyur Indonesia, merupakan wadah berhimpunnya Insinyur Kimia Indonesia. BKK PII merupakan organisasi profesi yang berperan sebagai penghubung antara perguruan tinggi, pemerintah, dan industri untuk mendukung pengembangan keinsinyuran kimia di Indonesia. Peranya mencakup menjaga etika profesi, menjamin mutu jasa keinsinyuran, mendorong pengembangan teknologi dan SDM, memperkuat kerjasama kelembagaan, serta mendukung pendidikan di bidang keinsinyuran kimia. Badan ini didirikan pada tanggal 23 Mei 1980 oleh Ir. Djuanda Kartawidjaja dan Dr. Rooseno Soeryohadikoesoemo.

Pada hari Kamis, 20 Februari 2025 , BKK PII mengadakan event “BKK PII Goes to School” yang berkolaborasi dengan HMTK FT UNS membawa tema “Etika Profesi Insinyur Kimia Menghadapi Globalisasi” dibawakan oleh pembicara hebat Ir. Arief Koeswanto. Acara Ini dihadiri oleh 86 peserta yang diselenggarakan di Ruang Sidang Utama Gedung 3 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret.

Susunan acara kuliah tamu pada kali ini yaitu pembukaan oleh Moderator (Aditya Nugraha, mahasiswa S-1 Teknik Kimia angkatan 2023), sambutan dari Kepala Program Studi (Dr. Ir. Joko Waluyo, S.T.,M.T.), penyampaian materi yang disampaikan oleh pembicara (Ir. Arief Koeswanto), sesi tanya jawab, sesi dokumentasi, lalu diakhiri dengan penutup.

Materi yang disampaikan oleh pembicara yaitu tentang sejarah berdirinya PPI (Persatuan Insinyur Indonesia), serta menjelaskan bahwa banyak Sarjana Teknik di Indonesia namun masih sedikit Insinyur. Sehingga diperlukan lebih banyak pelatihan insinyur profesi. Pembicara juga menjelaskan visi dan misi dari organisasi BKK PII. PII memiliki tiga motto utama yaitu sebagai mitra pemerintah, fasilitator dan katalisator, serta bangga menjadi Insinyur Kimia negeri kepulauan. Selanjutnya menjelaskan tentang value menjadi anggota BKK PII yaitu Competence, Collaboration, dan Care. Anggota PII yang aktif sebanyak 23,525 dengan insinyur profesional aktif sebanyak 14,186 dan BKKPII sebanyak 1,584 anggota aktif beserta 726 insinyur profesional. Lalu dijelaskan juga prosedur untuk pendaftaran anggota baru PII, seperti menyiapkan beberapa dokumen KK, KTP, dll.

Terdapat tiga jenjang profesi insinyur yang disampaikan oleh pembicara, yaitu:

    1. Insinyur IPP ( Insinyur Profesional Pratama : Junior Professional Engineer),
    2. Insinyur IPM ( Insinyur Profesional Madya : Senior Professional Engineer),
    3. Insinyur IPU ( Insinyur Profesional Utama : Fellow Professional Engineer).

Pembicara menerangkan tentang Kode Etik Insinyur Indonesia yang dimana setiap insinyur perlu sertifikasi yang bisa dipertanggung jawabkan ke customer nantinya, dan juga punya sense of belonging ( rasa untuk memiliki) , serta dari sisi profesi bisa menjaga sisi profesionalitasnya. Dalam menghadapi era globalisasi, dijelaskan juga ilmu-ilmu dasar yang perlu ditekankan yaitu Teknik Biologi dan Bioproses, produk yang dibutuhkan pada era globalisasi ini dari ilmu teknobiologi adalah obat biotech dan vaksin. Lalu penjelasan tentang life cycle solution keteknik kimiaan untuk mempelajari PFD ( Process Flow Diagram) P&ID( Piping & Instrumentation Diagram) multidisiplin, belajar kontrol, mekanika, dan termodinamika.

Peran teknik kimia dari hulu ke hilir banyak, seperti dalam hilirisasi peran teknik kimia banyak dibutuhkan. Selanjutnya topik tentang green chemistry yaitu kepedulian terhadap lingkungan, mengoptimalkan bahan baku agar lingkungan nyaman. Salah satu contoh tentang green chemistry yang disebutkan pembicara adalah di negara Tiongkok ketika polusi udara tinggi, seluruh pabrik disana berhenti beroperasi untuk mengurangi polusi yang ditimbulkan. Produk green chemistry yang disebutkan pembicara yaitu SAF (Sustainable Aviation Fuel) sebuah bahan bakar alternatif yang terbuat dari bahan baku non-minyak bumi yang digunakan oleh transportasi udara. Prinsip dari green chemistry adalah semua bahan baku teroptimalkan. Nilai-nilai dasar untuk survive di globalisasi adalah tanggung jawab, respect, jujur, dan wajar (menjaga konsistensi).

Dengan berlangsungnya acara ini diharapkan mahasiswa dapat memahami bagaimana etika dari profesi insinyur dan peran teknik kimia dalam menghadapi globalisasi yang terjadi.

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog