Sabtu, 14 Januari 2023

Minggu, 01 Januari 2023

[PRESS RELEASE] RAPAT PLENO AKHIR

RAPAT PLENO AKHIR

Rapat Pleno Akhir HMTK FT UNS 2022 telah diselenggarakan 2 hari yaitu pada hari Jumat, 23 Desember 2022 dan Sabtu, 24 Desembar 2022. Acara ini dilaksanakan secara luring di RSU Gedung 3 FT UNS dan daring melalui platform Zoom Meeting. Rapat Pleno Akhir ini dihadiri oleh 97 orang pengurus dan dimoderatori oleh Putri Fadilla Nisa sebagai Sekretaris 2 HMTK.

Acara ini diawali dengan pembukaan oleh moderator, kemudian dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Acara dilanjutkan dengan pemaparan dan evaluasi program kerja. Dalam Rapat Pleno Akhir ini membahas laporan pertanggungjawaban (LPJ) yang telah berjalan selama satu periode HMTK FT UNS. Pemaparan evaluasi pada hari pertama dimulai dari Ketua, Sekretaris, Akademis, Bendahara, Medinfo, POSDM, PMB, KWU, dan Humas. Pada hari kedua merupakan pemaparan BSO HMTK dimulai dari ECODAYS, CERC, dan CHEMECAR. Di rapat ini, pengurus HMTK dapat memberikan masukkan, kritik, dan pertanyaan untuk program kerja yang telah dilaksanakan oleh setiap bidang. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan dokumentasi dan penutup.

Dengan dilaksanakannya Rapat Pleno Akhir ini diharapkan laporan pertanggungjawaban dan program kerja yang telah dilaksanakan bisa segera dievaluasi dan diperbaiki kesalahannya demi kelancaran Musyawarah Besar (MUBES) dan keberlangsungan HMTK FT UNS periode berikutnya.


Rabu, 28 Desember 2022

[TRANSPARANSI KEUANGAN HMTK PERIODE 2022]

 TRANSPARANSI KEUANGAN HMTK PERIODE 2022


Transparansi Dana Kas HMTK merupakan salah satu program kerja Bendahara HMTK FT UNS. Transparansi ini bertujuan untuk memberikan keterbukaan antara pengurus dan anggota atas Dana Kas HMTK, serta menghindari kesalahan komunikasi baik antarpengurus maupun dengan anggota.

Berikut adalah Transparansi Dana Kas HMTK Triwulan 4

Kelengkapan transparansi dapat dilihat pada link berikut ini:

Link : http://uns.id/TransTriwulan4

Informasi yang ditampilkan adalah cashflow keuangan Kas HMTK FT UNS dan diagram pemasukan dan pengeluaran masing – masing bidang HMTK FT UNS.

Minggu, 25 Desember 2022

BUTENA EDISI 12 : Penyalahgunaan Narkoba

 

Penyalahgunaan Narkoba


Narkotika merupakan barang berbahaya yang dapat merusak susunan saraf dan menimbulkan dampak negatif yang dapat memengaruhi tubuh, baik secara fisik maupun psikologis. Ketergantungan fisik akan mengakibatkan rasa sakit yang luar biasa (sakaw) apabila terjadi pemutusan obat (tidak mengkonsumsi obat pada waktunya) dan dorongan psikologis berupa keinginan sangat kuat untuk mengonsumsi atau biasa disebut sugest.

            Maraknya narkotika dan obat-obatan terlarang telah memengaruhi mental sekaligus pendidikan bagi remaja saat ini. Masa depan bangsa yang besar bergantung sepenuhnya pada upaya pembebasan kaum muda dari bahaya narkotika. Sebagai makhluk Tuhan yang kian dewasa, seharusnya kita senantiasa berpikir jernih untuk menghadapi globalisasi yang berdampak langsung pada keluarga, khususnya remaja sebagai penerus bangsa.

       Adanya rasa ingin tahu dan ingin mencoba, pengaruh dari teman agar dapat diterima dalam lingkungan mereka atau untuk menunjukkan rasa solidaritas, untuk melarikan diri dan untuk memperoleh rasa aman, kegagalan yang dialami dalam kehidupan, tidak memiliki rasa percaya diri, ataupun kurang mendapat kasih sayang orang tua dapat menyebabkan penyalahgunaan narkotika di kalangan remaja.

            Penyalahgunaan narkotika (drugs abuse) adalah suatu pemakaian nonmedical atau ilegal barang haram yang dinamakan narkotika (narkotik dan obat-obat adiktif) yang dapat merusak kesehatan dan kehidupan yang produktif bagi penggunanya.

         Secara hukum, resiko penyalahgunaan narkotika akan dikenakan sanksi pidana sebagaimana yang diatur dalam Pasal 78, Pasal 79, Pasal 81, dan Pasal 82 UU No.22 tahun 1997 tentang Narkotika. Secara medis, penyalahgunaan narkotika akan meracuni sistem saraf dan daya ingat, menurunkan kualitas berpikir, merusak berbagai organ vital, seperti ginjal, hati, jantung, paru-paru, dan sum-sum tulang, dapat terjangkit hepatitis, HIV/AIDS, dan dapat menimbulkan kematian. Secara psikososial, penyalahgunaan narkotika akan mengubah seseorang menjadi pemurung, pemarah, cemas, depresi, paranoid, mengalami gangguan jiwa, menimbulkan sikap masa bodoh, tidak peduli dengan norma masyarakat, hukum, dan agama, serta dapat mendorong melakukan tindak kriminal, seperti mencuri, berkelahi dan lain-lain.

BUTENA EDISI 11 : Mata Uang Rupiah Baru

 

Mata Uang Rupiah Baru

Pada hari kamis (18/08/2022), Pemerintah dan Bank Indonesia mengadakan acara peresmian tujuh pecahan Uang Rupiah Kertas Tahun Emisi 2022 (Uang TE 2022) yang terdiri atas pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, Rp 5.000, Rp 2.000, dan Rp 1.000. Uang TE 2022 tersebut resmi berlaku, dikeluarkan, dan diedarkan di seluruh wilayah Indonesia bertepatan pada  HUT-77 Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2022. Masyarakat bisa mendapatkan Uang TE 2022 melalui aplikasi Pintar maupun langsung menukar ke gedung BI. Namun, ada batas maksimal penukaran, yaitu Rp 1 juta dengan berbagai nominal pecahan. Selain itu, masyarakat juga bisa memperoleh Uang TE 2022 di ATM perbankan konvensional mulai tanggal 19 Agustus 2022.

Menurut situs resmi BI, pengeluaran dan pengedaran uang tahun emisi 2022 merupakan salah satu pelaksanaan amanat UU Mata Uang sebagai bagian dari perencanaan pemenuhan kebutuhan uang masyarakat tahun 2022 dan dengan tetap menerapkan tata kelola yang baik sesuai UU. Faktor lainnya adalah adanya masukan dari kalangan tunanetra kepada BI untuk memberikan selisih ukuran dalam setiap uang pecahan yang dicetak. Meskipun sebenarnya BI sudah memberikan blind code di setiap mata uang, tetapi bagi mereka blind code saja tidak cukup untuk membedakan nilai setiap uang pecahan. BI juga meyakini bahwa Uang TE 2022 penting untuk menguatkan sistem keamanan uang agar tidak mudah dipalsukan.

Apabila dibandingkan dengan uang kertas lama, Uang TE 2022 memiliki beberapa perbedaan. Dari desainnya, Uang TE 2022 memiliki warna yang lebih colorful daripada uang kertas lama yang cenderung monokrom, sehingga lebih mudah membedakan antar satuan pecahan rupiah dalam pencahayaan yang kurang. Namun, BI tidak mengubah warna dasar dari masing-masing pecahan tersebut karena masyarakat sudah mengenali warna-warna uang pecahan itu sebagai identitas. Desain lain seperti gambar utama pahlawan nasional pada bagian depan serta tema kebudayaan Indonesia (gambar tarian, pemandangan alam, dan flora) pada bagian belakang sebagaimana Uang TE 2016 tetap dipertahankan. Hanya saja gambarnya lebih dipertajam. Selisih ukuran tiap uang pun diperbesar dari 2 mm menjadi 5 mm. Uang yang baru saat ini semakin kecil nominalnya akan semakin kecil juga ukurannya.

Dari bahan yang dipakai, Uang TE 2022 menggunakan bahan yang lebih kuat dan diklaim anti lusuh. Hal itu bertujuan agar lebih lama masa edarnya. Penguatan pada bahan Rp 1.000, Rp 2.000 dan Rp 5.000 sekarang sama seperti bahan dari uang pecahan Rp 100.000. Jika uang Rp 1.000, Rp 2.000 dan Rp 5.000 edisi lama memiliki berat 80 gram speedometer, sementara uang baru 2022 beratnya menjadi 90 gram. Kemudian, untuk meningkatkan daya edarnya, Bank Indonesia juga menggunakan teknologi yang dinamakan coating atau varnish, yaitu plastik kecil seperti laminating tipis.

Seiring perkembangan zaman, Uang kertas terus mengalami inovasi dalam hal teknologi. Penempatan benang pengaman diubah diletakkan di sisi kiri yang pasti dari unsur keamanan lebih kuat dibandingkan sebelumnya dengan memakai teknologi anti dipalsukan yang bernama microlenses. Teknologi selanjutnya adalah cetak warna yang bisa bergerak-gerak pada Uang TE 2022 yang asli. Nama teknologi yang digunakan adalah Optically Variable Magnetic (OVMI). Terakhir, ada peningkatan pengamanan ultra violet yang ditambahkan di sejumlah sisi. Contohnya pada uang Rp 100.000, gambar kepulauan Indonesia akan tampak menyala.

Jika dilihat secara seksama, ketujuh pecahan uang tersebut terdapat gambar tokoh pahlawan beserta satuan nominal rupiah tanpa ada tiga nol di belakangnya. Pada uang pecahan Rp 100.000 misalnya, saat diterawang, bukan saja hanya ada gambar tokoh Soekarno dan Mohammad Hatta, tapi terdapat angka 100. Nominal pecahan tanpa tiga nol di belakangnya juga terdapat di semua pecahan rupiah kertas tahun emisi 2022. Menurut BI, hal ini bukan termasuk kebijakan redenominasi, yaitu penyederhanaan jumlah digit pada pecahan rupiah tanpa mengurangi daya beli, harga atau nilai rupiah terhadap harga barang dan/atau jasa. Akan tetapi, karena ruangnya terlalu kecil kalau ditampilkan semua.

Mengutip penjelasan resmi dari situs Bank Indonesia, hadirnya uang TE 2022 bukan berarti mencabut sahnya uang lama sebagai alat transaksi resmi. Baik Rupiah dalam bentuk pecahan kertas maupun logam desain lama masih dapat dipakai untuk jual beli dan transaksi lainnya. Selama belum dicabut dan ditarik dari peredaran oleh Bank Indonesia, uang rupiah lama masih berlaku sebagaimana diatur pada Undang-undang Mata Uang.

Kesimpulan dari Uang TE 2022 adalah bahwasanya penerbitannya dikarenakan faktor keamanan dari pemalsuan, kenyamanan pakai, dan kemudahan dalam mengenali tiap uang pecahan. Meskipun ada beberapa hal yang membedakan Uang TE 2022 dengan uang kertas sebelumnya seperti pada desain, bahan, teknologi, dan ukuran. Namun, uang kertas lama tetap bisa dipakai sebagai alat pembayaran yang sah.

 

Sumber:

       https://www.cnbcindonesia.com/news/20220824075426-4-366103/ini-dia-penampakan-rupiah-terbaru-tanpa-tiga-nol

       https://www.detik.com/bali/berita/d-6242322/5-perbedaan-uang-rupiah-versi-baru-2022-dengan-keluaran-lama

       https://www.cnbcindonesia.com/news/20220826073811-4-366765/uang-rupiah-baru-2022-sudah-tersedia-di-atm-belum-ya#:~:text=Jakarta%2C%20CNBC%20Indonesia%20%2D%20Bank%20Indonesia,Rp%202.000%2C%20dan%20Rp%201.000.

       https://www.liputan6.com/bisnis/read/5045739/terbitkan-uang-baru-2022-bank-indonesia-dapat-masukan-dari-tunanetra

       https://www.bi.go.id/id/publikasi/ruang-media/news-release/Pages/sp_2421922.aspx

       https://www.bi.go.id/id/rupiah/gambar-uang/Default.aspx

       https://www.youtube.com/watch?v=_z14JY50UXE&ab_channel=UlasPengetahuan

Kamis, 22 Desember 2022

[PRESS RELEASE] Wisuda Prodi Periode Februari 2022

Wisuda Prodi Periode Februari 2022

Telah dilaksanakan Wisuda Prodi Periode Februari 2022 pada hari Minggu, 27 Februari 2022, pukul 09.30 s.d. 10.50 WIB secara daring melalui platform Zoom Meeting. Acara ini dihadiri oleh kaprodi, para wisudawan, beberapa dosen, dan  mahasiswa Teknik Kimia UNS dari angkatan 2017 – 2021. Acara ini dimoderatori oleh Rana Fadhilah (Teknik Kimia 2021).

Acara Wisuda Prodi diawali dengan pembukaan oleh moderator, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Kemudian dilanjutkan penyampaian sambutan yang pertama oleh Arvian Raditya Airlangga selaku Ketua Umum HMTK FT UNS 2022 dan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan wisudawan, Yahya Prayoga, S.T. Sambutan yang terakhir disampaikan oleh  Dr. Adrian Nur, S.T., M.T. selaku Kaprodi S-1 Teknik Kimia.

Acara selanjutnya adalah acara inti, yaitu pelepasan wisudawan yang dipandu oleh MC dan kaprodi. Wisudawan Periode Februari 2022 berjumlah 13 orang, yaitu: 

  1. Kurnia Jayanti Prasetya Firmany, S.T.

  2. Amaldo Firjarahadi Tane, S.T.

  3. A’laa ‘Izzuddin Alhaq, S.T.

  4. Evan Gumilar, S.T.

  5. Fawnia Hanifah, S.T.

  6. Isa Fakhruddin, S.T.

  7. Latifa Nuraini Putri, S.T.

  8. Liliana Triatmajaning Wibowo, S.T.

  9. Nuzila Delayaski, S.T.

  10. Rizky Ridlo Ichlasul Amal, S.T.

  11. Tatra Prima Baladina, S.T.

  12. Wahyu Daut Utomo, S.T.

  13. Yahya Prayoga, S.T.

Setelah pelepasan wisudawan, dilanjutkan dengan acara persembahan dari HMTK untuk para wisudawan. HMTK mempersembahkan sebuah video yang berisi kilas balik perjuangan para wisudawan. Acara dilanjutkan dengan pemberian kesan dan pesan dari setiap angkatan. Angkatan 2021 diwakilkan oleh Fachri Candra Abimanyu, angkatan 2020 diwakilkan oleh Muhammad Abdul Jamil, angkatan 2019 diwakilkan oleh Handhianto Mustofa, dan angkatan 2018 diwakilkan oleh Muhammad Luthfi Maulana.  Kemudian para wisudawan juga memberikan pesan untuk adik tingkatnya yaitu dari Evan Gumilar, S.T., Kurnia Jayanti Prasetya Firmany, S.T., dan Fawnia Hanifah, S.T. Acara selanjutnya yaitu sesi dokumentasi dan penutup dengan membaca doa.

Dilaksanakannya Wisuda Prodi Periode Februari 2022 ini bertujuan untuk memberikan sambutan dan apresiasi kepada para wisudawan yang telah berhasil menyelesaikan pendidikannya di Teknik Kimia UNS.


Jumat, 09 Desember 2022

ARGENTA Edisi 5 : REAKTOR

REAKTOR 

ARGENTA atau Argumen Teknik Kimia pada edisi kelima membahas mengenai REAKTOR. Wawancara dilakukan dengan empat narasumber yaitu Edrick (Mahasiswa Teknik Kimia Angkatan 2022), Resa (Mahasiswa Teknik Kimia Angkatan 2021), Anita (Mahasiswa Teknik Kimia Angkatan 2020), dan Handhi (Mahasiswa Teknik Kimia Angkatan 2019).

Setiap narasumber memiliki pendapat yang sama mengenai definisi dari REAKTOR. Menurut Edrick, Resa, Anita, dan Handhi, REAKTOR merupakan wadah untuk mengenal lingkungan teknik kimia, sekaligus sebagai tempat untuk berproses. Handhi menambahkan, REAKTOR juga sebagai media pengembangan diri dan media untuk membentuk komunitas di kalangan mahasiswa baru. 

Self development sangat penting bagi mahasiswa, yaitu untuk mengembangkan kesadaran diri dan berinteraksi dengan orang lain, lingkungan serta menggali potensi diri sendiri (Anita). Terkait self development, REAKTOR berperan cukup besar dalam kehidupan perkuliahan. Hal ini karena REAKTOR diajarkan mengenai 5 tujuan yang harus dicapai yaitu kekeluargaan, berani, etika, tanggung jawab, dan manajerial (Resa). Selain itu, materi dan value yang diberikan di reaktor akan membantu pengembangan diri apabila dipahami secara benar esensinya (Handhi).

Pembentukan karakter melalui reaktor mungkin tidak langsung dialami oleh tiap individu. Penyikapan akan berbagai tugas yang diberikan akan memberikan gambaran kondisi terkini karakter masing-masing individu. Memahami kekurangan dan berusaha untuk mengatasi kekurangan pada karakter masing-masing tersebut secara perlahan namun pasti akan membawa kemapanan karakter. Masing-masing berbeda, tetapi dalam realisasinya REAKTOR memberikan manfaat dalam kuliah, organisasi, atau mungkin kehidupan kerja yang akan datang.

Dengan adanya REAKTOR, mahasiswa baru diharapkan menjadi karakter yang lebih siap dalam menghadapi dunia perkuliahan teknik kimia. Mahasiswa baru memiliki pemahaman tentang apa  yang nanti akan dihadapi kedepannya seperti laprak, kerja praktik, penelitian, KKN, prospek kerja, dll. Tidak semua tujuan REAKTOR dapat dikuasai dengan baik, tetapi setiap individu punya porsi masing-masing yang lebih penting untuk dirinya sendiri. Kelima tujuan REAKTOR dapat dipahami dan diamalkan dengan baik di dalam lingkungan teknik kimia maupun di luar lingkungan teknik kimia.