[PRESS RELEASE] WISUDA PRODI PERIODE OKTOBER 2026

WISUDA PRODI PERIODE OKTOBER 2026


Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Program Studi S-1 Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret telah menyelenggarakan Wisuda Prodi yang bertujuan sebagai bentuk apresiasi serta sambutan kepada wisudawan dan wisudawati Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS. Wisuda Prodi Periode Oktober ini telah dilaksanakan pada Jumat, 30 Oktober 2026 pukul 15.30 s.d. 17.20 WIB secara luring di Ruang Multimedia Gedung 4 Fakultas Teknik UNS. Acara ini dihadiri oleh Kepala Program Studi, para wisudawan dan wisudawati, serta Mahasiswa Aktif S-1 Teknik Kimia.

Acara Wisuda Prodi dibuka oleh MC yaitu Berliana Puspita Adhika Putri, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Acara selanjutnya yaitu sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Muhammad Abil Aqilla selaku Ketua HMTK 2026, lalu sambutan yang kedua oleh Dr. Ir. Joko Waluyo, S.T., M.T., selaku Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia.

Acara selanjutnya adalah acara inti yaitu pelepasan wisudawan yang dipandu oleh MC dan Kaprodi. Wisudawan Periode Oktober 2026 berjumlah 52 orang, yaitu:

  1. Imanuel Daniel Nainggolan, S.T.
  2. Sarita Ayu Aprilia, S.T.
  3. Maura Zafarina, S.T.
  4. Risang Dewi Prita, S.T.
  5. Edrick Valentinus, S.T.
  6. Caesario Widya Atmaja, S.T.
  7. Chrysalis Angelique Pambudhi, S.T.
  8. Muhammad Zacky Romansyah, S.T.
  9. Hanna Fauzia Zulfa, S.T.
  10. Attasya Aulia Puteri Yuliana, S.T.
  11. Mahira Noor Syevarani A, S.T.
  12. Muhammad Rizqi, S.T.
  13. Velanda Septiani, S.T.
  14. Rifka Khoirunnisa, S.T.
  15. Randy Ferdiansyah Hasibuan, S.T.
  16. Bramantya Eric Saputra, S.T.
  17. Khomsatun Nur Azizah, S.T.
  18. Nouvendario Briliant Hernandarestu, S.T.
  19. M. Asyraf Huwaidi Candra, S.T.
  20. Shallyta Eka Fitria, S.T.
  21. Masajeng Kinnari Pramesti Widyatmoko, S.T.
  22. Ihsan Radityo, S.T.
  23. Julio Pratama Rialdi, S.T.
  24. Adelfi Lingga Dian Lukita, S.T.
  25. Ahmad Zuhud Zidaan, S.T.
  26. Della Intania Dwi Purwanti, S.T.
  27. Faiz Athallah, S.T.
  28. Farrel Adrian, S.T.
  29. Eva Nur Safitri, S.T.
  30. Thalita Vashti Kamila, S.T.
  31. Dzikrina Hasya Miftahul Hana, S.T.
  32. Raiqah Salsabila, S.T.
  33. Ihsan Hafidz Salim, S.T.
  34. Putu Amellia Indira Putri, S.T.
  35. Ferlisha Imaniar Ramadhany, S.T.
  36. Muhammad Parhan, S.T.
  37. Kidung Suci Sripanganti, S.T.
  38. Meiza Luthfia Majid, S.T.
  39. Faska Ulul Azmi Mir, S.T.
  40. Insan Idealina Citra, S.T.
  41. Salma Indah Rahmawati, S.T.
  42. Tyssa Mutiara Shafa, S.T.
  43. Sulastri, S.T.
  44. Akif Mahrus Ali, S.T.
  45. Vina Nuzulul Nur Qur'ani, S.T.
  46. Muhammad Gasim, S.T.
  47. Keisya Widyadhana Nawangsari, S.T.
  48. Ratna Wijayati, S.T.
  49. Muhammad Reza Maulana, S.T.
  50. Fredyka Nashwa Ramadhani, S.T.
  51. Evelyne Patricia Ngandiri, S.T.
  52. Ayu Srikandi, S.T.

Setelah pelepasan wisudawan, acara dilanjutkan dengan persembahan dari Sound of Chemica (SOC). Acara selanjutnya yaitu pemberian kesan dan pesan dari setiap angkatan. Acara Wisuda Prodi Periode Oktober 2026 ini diakhiri dengan sesi dokumentasi.


Dengan terselenggaranya Wisuda Prodi Periode Oktober 2026, diharapkan acara ini dapat menjadi wujud penghargaan bagi para wisudawan yang telah menyelesaikan studi di Program Studi S-1 Teknik Kimia UNS. Semoga mereka dapat meraih kesuksesan dan mewujudkan impian mereka di masa depan.

Share:

[PRESS RELEASE] KUNJUNGAN DAN SILATURAHMI HIMATEMIA FT UNTIRTA x HMTK FT UNS

KUNJUNGAN DAN SILATURAHMI HIMATEMIA FT UNTIRTA x HMTK FT UNS

Pada Sabtu, 17 Oktober 2026, kegiatan Kunjungan dan Silaturahmi HIMATEMIA FT UNTIRTA dan HMTK FT UNS berhasil diselenggarakan. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 10.20–15.50 WIB ini diikuti oleh 79 peserta, yakni 20 peserta dari HIMATEMIA FT UNTIRTA, 57 peserta dari HMTK FT UNS, dan 2 perwakilan BSO. Pertemuan ini menjadi wadah untuk mempererat hubungan antara kedua himpunan melalui presentasi, diskusi, dan kegiatan bersama.


Acara dibuka pada pukul 10.20 WIB, kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa dan penayangan materi pengenalan keselamatan (safety induction). Setelah itu, peserta menyanyikan lagu "Indonesia Raya" serta mars masing-masing himpunan, kemudian dilanjut dengan sambutan dari ketua HMTK FT UNS, Muhammad Abil Aqilla, dan ketua HIMATEMIA FT UNTIRTA, M. Ghazi Al Husein.

Memasuki acara inti, HMTK FT UNS bersama BSO HMTK menyampaikan presentasi pada pukul 10.39–11.22 WIB. Sesi berikutnya diisi dengan presentasi HIMATEMIA FT UNTIRTA yang berlangsung hingga pukul 11.43 WIB. Setelah sesi presentasi, peserta mengikuti diskusi kelompok terarah atau focus group discussion (FGD) pada pukul 11.43–13.00 WIB. Forum ini memberi kesempatan kepada peserta untuk bertukar informasi secara langsung sekaligus mempererat komunikasi antara kedua himpunan.

Usai berdiskusi, peserta beristirahat, melaksanakan ibadah dan makan siang hingga pukul 14.05 WIB. Acara kemudian berlanjut dengan sesi game hingga pukul 14.40 WIB. Penyerahan cendera mata dan dokumentasi menyusul sebelum acara ditutup pada pukul 14.46 WIB. Setelah penutupan acara, peserta mengikuti sesi foto bersama di dalam ruangan, kemudian membuat konten bersama pada pukul 14.52–15.12 WIB. Peserta selanjutnya mengikuti tur kampus hingga pukul 15.40 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan diakhiri dengan foto bersama di luar ruangan hingga pukul 15.50 WIB.


Kegiatan kunjungan dan silaturahmi ini diharapkan dapat memperkuat komunikasi antara HIMATEMIA FT UNTIRTA dan HMTK FT UNS. Hubungan tersebut dapat menjadi dasar untuk menjajaki kerja sama dalam kegiatan kemahasiswaan pada masa mendatang.

Share:

[BUTENA 5] Geothermal dan Masa Depan Energi: Peran Strategis Chemical Engineer

Geothermal dan Masa Depan Energi: Peran Strategis Chemical Engineer

Geothermal, atau energi panas bumi adalah sumber energi terbarukan yang ramah lingkungan dan paling bersih dibandingkan energi fosil maupun energi terbarukan lainnya. Menurut Undang-Undang No. 27 tahun 2003, panas bumi adalah sumber energi panas yang terkandung di dalam air panas, uap air, dan batuan bersama mineral ikutan dan gas lainnya yang secara genetik tidak dapat dipisahkan dalam suatu sistem panas bumi. Energi ini berasal dari aktivitas magma dan panas inti bumi yang temperaturnya mencapai lebih dari 5.000 derajat Celcius, yang merambat keluar melalui lapisan batuan menuju kerak bumi dan bersentuhan dengan air tanah sehingga membentuk reservoir panas bumi berisi air panas atau uap bertekanan tinggi.

Gambar: PLTP Ulumbu

Indonesia menempati peringkat kedua sebagai produsen listrik panas bumi terbesar di dunia. Terletak di jalur Cincin Api (Ring of Fire), Indonesia memiliki salah satu potensi panas bumi terbesar di dunia, mencakup hampir 40% dari total potensi global. Meski demikian, saat ini baru sekitar 10% dari potensi geothermal yang dapat dikelola. Beberapa pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) yang beroperasi di Indonesia antara lain:

  1. PLTP Sibayak (12 MW)

  2. PLTP Sarulla (330 MW)

  3. PLTP Ulubelu (220 MW)

  4. PLTP Salak (377 MW)

  5. PLTP Kamojang (235 MW)

dan masih banyak lagi.

Gambar: Perbandingan Peta Industri Geothermal

Keunggulan geothermal terletak pada stabilitasnya. Berbeda dengan energi surya dan angin yang bergantung pada cuaca, geothermal mampu menghasilkan daya secara stabil dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan jaringan listrik. Emisinya pun jauh lebih rendah, yaitu hanya berkisar 6–79 gCO₂eq/kWh, dibandingkan batu bara (675–1.689 gCO₂eq/kWh) dan minyak bumi (510–1.170 gCO₂eq/kWh). Dengan karakteristik ini, geothermal menjadi alternatif ideal untuk menggantikan pembangkit berbahan bakar fosil sekaligus menjaga stabilitas grid.

Tantangan industri geothermal mencakup tiga hal utama. Pertama, biaya awal yang tinggi karena potensi panas bumi banyak berada di daerah terpencil dengan medan berat dan minim infrastruktur, sehingga mobilisasi peralatan, pembangunan fasilitas pendukung, serta investasi jalur transmisi dan pemerataan jaringan listrik menjadi mahal. Kedua, risiko aktivitas seismik, terutama pada teknologi Enhanced Geothermal Systems (EGS) yang menyuntikkan cairan ke lapisan batuan, sehingga mitigasi dan penerimaan masyarakat tetap menjadi hambatan. Ketiga, pengelolaan emisi dan cairan geothermal, karena pembangkit masih melepaskan CO₂, H₂S, dan metana meskipun jauh lebih sedikit daripada bahan bakar fosil, ditambah cairan geothermal yang mengandung mineral terlarut dan zat kontaminan sehingga memerlukan penanganan khusus dan biaya ekstra.

Gambar: Diagram Alir Proses Industri Geothermal

Industri geothermal sangat relevan dengan ilmu chemical engineering. Sebagai Engineer kita dapat berperan penting bukan hanya di sektor yang umum, seperti minyak, farmasi dan lain sebagainya, tetapi chemical engineer juga dapat bekerja dalam industri geothermal dengan tugas antara lain:

  1. Manajemen Fluida & Geokimia

Memprediksi, mencegah, dan menangani pembentukan kerak serta korosi pada pipa/turbin menggunakan inhibitor kimia.

  1. Pemisahan Fase

Mendesain dan mengoperasikan unit pemisah (separator, steam drum, demister) agar uap yang masuk ke turbin benar-benar kering dan bersih.

  1. Penanganan Gas Tak Terembunkan (NCG)

Mendesain sistem pengolahan dan pembakaran/penyerapan gas H2S agar tidak mencemari lingkungan.

  1. Termodinamika & Siklus Pembangkit

Mengoptimalkan siklus binary atau Kalina untuk fluida bersuhu sedang-rendah.

  1. Ekstraksi Logam Berharga

Mengembangkan teknologi ekstraksi Lithium, Silika, dan Rubidium dari brine geothermal.




Sumber Kajian

Dinas Komunikasi, Informatika, dan Kehumasan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. (2021, 23 Juli). Ini dia sebaran pembangkit listrik panas bumi di Indonesia. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia. https://www.esdm.go.id/id/media-center/arsip-berita/ini-dia-sebaran-pembangkit-listrik-panas-bumi-di-indonesia

Eonchemicals. (n.d.). Industri panas bumi. https://www.eonchemicals.com/industri/panas-bumi/

Krieger, M., Kurek, K. A., & Brommer, M. (2022). Global geothermal industry data collection: A systematic review. Geothermics, 104, 102457.

Net Zero Insights. (2025, September 30). Barriers holding back geothermal energy adoption. https://netzeroinsights.com/resources/barriers-holding-back-geothermal-energy-adoption/

PT PGE LNG. (n.d.). Cara kerja geothermal. https://pgnlng.co.id/berita/wawasan/cara-kerja-geothermal/

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (n.d.). Skema pemanfaatan panas bumi. https://www.pge.pertamina.com/id/skema-pemanfaatan-panas-bumi

Sutriani, W., & Wijayanto, B. (2020). Strategi pengembangan industri energi terbarukan geothermal di Kabupaten Pasaman. GEOSEE, 1(1).




Share:

[PRESS RELEASE] WISUDA PRODI PERIODE SEPTEMBER 2026

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret telah menyelenggarakan Wisuda Prodi yang bertujuan sebagai bentuk apresiasi serta sambutan kepada wisudawan dan wisudawati Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS. Wisuda Prodi Periode September ini telah dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026 pukul 14.30 s.d. 17.00 WIB secara luring di Ruang 1313 dan 1314 Gedung 1 Fakultas Teknik UNS. Acara ini dihadiri oleh Kepala Program Studi, para wisudawan dan wisudawati, serta Mahasiswa Aktif S-1 Teknik Kimia dari angkatan 2022 hingga angkatan 2026. Acara Wisuda Prodi dibuka oleh MC yaitu Prayalexia Karnegie Sinaga, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Acara selanjutnya yaitu sambutan, Sambutan pertama disampaikan oleh Muhammad Abil Aqilla selaku Ketua HMTK 2026, lalu sambutan yang kedua oleh Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T., selaku Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia.

WISUDA PRODI PERIODE SEPTEMBER 2026

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret telah menyelenggarakan Wisuda Prodi yang bertujuan sebagai bentuk apresiasi serta sambutan kepada wisudawan dan wisudawati Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS. Wisuda Prodi Periode September ini telah dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026 pukul 14.30 s.d. 17.00 WIB secara luring di Ruang 1313 dan 1314 Gedung 1 Fakultas Teknik UNS. Acara ini dihadiri oleh Kepala Program Studi, para wisudawan dan wisudawati, serta Mahasiswa Aktif S-1 Teknik Kimia dari angkatan 2022 hingga angkatan 2026.
Acara Wisuda Prodi dibuka oleh MC yaitu Prayalexia Karnegie Sinaga, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Acara selanjutnya yaitu sambutan, Sambutan pertama disampaikan oleh Muhammad Abil Aqilla selaku Ketua HMTK 2026, lalu sambutan yang kedua oleh Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T., selaku Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia.

Acara selanjutnya adalah acara inti yaitu pelepasan wisudawan yang dipandu oleh MC dan Kaprodi. Wisudawan Periode September 2026 berjumlah 26 orang, yaitu :

  1. Achmad Fadel Wisudawan, S.T.

  2. Adelia Nova Ardana, S.T.

  3. Agnes Indri Pratiwi, S.T.

  4. Anandya Fatin Nabila, S.T.

  5. Anggistia Maharani, S.T.

  6. Bayu Akbarul Ikhsan, S.T.

  7. Clarissa Vika Kaulika, S.T.

  8. Dio Pratama, S.T.

  9. Fadiah Luthfi Sya'arani, S.T.

  10. Fidela Rasendriya, S.T.

  11. Miftahul Mudzakkiroh Nabila, S.T.

  12. Muhammad Nabil Afaf Farahi, S.T.

  13. Muhammad Sadewo Prakoso, S.T.

  14. Myta Karuniawati, S.T.

  15. Nabila Rizky Angelina, S.T.

  16. Nararya Daniswara, S.T.

  17. Nasywa Azzahra, S.T.

  18. Salma Sahitya, S.T.

  19. Sarah Albelita Purba, S.T.

  20. Septiana Nina Wulandari, S.T.

  21. Surya Andika Kusuma Aji, S.T.

  22. Theodora Putri Atmaji, S.T.

  23. Yosea Ido Fernando, S.T.

  24. Zubad Sunanul Umam, S.T.

  25. Zuhair Bagas Tranggono, S.T.

  26. Ezz Aldeen Abdelmawla, S.T.

Setelah pelepasan wisudawan, acara dilanjutkan dengan persembahan dari Sound of Chemica (SOC). Acara selanjutnya yaitu pemberian kesan dan pesan dari setiap angkatan dari angkatan 2025 sampai 2022. Acara Wisuda Prodi Periode September 2026 ini diakhiri dengan sesi dokumentasi dan ditutup dengan pembacaan doa.

Dengan terselenggaranya Wisuda Prodi September 2026, diharapkan acara ini dapat menjadi wujud penghargaan bagi para wisudawan yang telah menyelesaikan studi di Program Studi S-1 Teknik Kimia UNS. Semoga mereka dapat meraih kesuksesan dan mewujudkan impian mereka di masa depan.

Share:

[PRESS RELEASE] SOSPENKP 2026

Sosialisasi Penelitian dan Kerja Praktik (SOSPENKP) merupakan salah satu program kerja dari bidang Pengembangan Studi dan Pelatihan HMTK FT UNS. Program ini kembali dilaksanakan pada hari Kamis, 24 September 2026 di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS. Sosialisasi kali ini mengusung tema “ChemE in Action: Exploring Research and Industry Experience” dengan pembahasan secara runtut seluruh tahapan Kerja Praktik dan Penelitian. Materi Sosialisasi dan Kerja Praktik dipaparkan oleh Prof. Dr. Ir. Dwi Ardiana Setyawardhani, S.T., M.T selaku Koordinator Kerja Praktik dan Ir. Anatta Wahyu Budiman, S.T., Ph.D. selaku Koordinator Penelitian.Sesi pertama dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. Dwi Ardiana Setyawardhani, S.T., M.T. yang membahas alur Kerja Praktik, mulai dari syarat SKS, saat pelaksanaan Kerja Praktik harus terdaftar dalam KRS, saat mengirimkan Surat Permohonan ke pabrik perlu menunggu jawaban dengan sabar dan jangan panik untuk terburu-buru meminta ganti pabrik, hingga berkonsultasi dengan dosen yang setelahnya akan mendapat tugas khusus untuk diselesaikan selama KP di pabrik. Beliau menekankan agar mahasiswa memilih industri yang benar-benar memiliki proses kimia yang kompleks dan tidak asal memilih pabrik agar pengalaman yang diperoleh lebih bermakna.

SOSPENKP 2026

Sosialisasi Penelitian dan Kerja Praktik (SOSPENKP) merupakan salah satu program kerja dari bidang Pengembangan Studi dan Pelatihan HMTK FT UNS. Program ini kembali dilaksanakan pada hari Kamis, 24 September 2026 di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS. Sosialisasi kali ini mengusung tema “ChemE in Action: Exploring Research and Industry Experience” dengan pembahasan secara runtut seluruh tahapan Kerja Praktik dan Penelitian. Materi Sosialisasi dan Kerja Praktik dipaparkan oleh Prof. Dr. Ir. Dwi Ardiana Setyawardhani, S.T., M.T selaku Koordinator Kerja Praktik dan Ir. Anatta Wahyu Budiman, S.T., Ph.D. selaku Koordinator Penelitian.

Sesi pertama dibawakan oleh Prof. Dr. Ir. Dwi Ardiana Setyawardhani, S.T., M.T. yang membahas alur Kerja Praktik, mulai dari syarat SKS, saat pelaksanaan Kerja Praktik harus terdaftar dalam KRS, saat mengirimkan Surat Permohonan ke pabrik perlu menunggu jawaban dengan sabar dan jangan panik untuk terburu-buru meminta ganti pabrik, hingga berkonsultasi dengan dosen yang setelahnya akan mendapat tugas khusus untuk diselesaikan selama KP di pabrik. Beliau menekankan agar mahasiswa memilih industri yang benar-benar memiliki proses kimia yang kompleks dan tidak asal memilih pabrik agar pengalaman yang diperoleh lebih bermakna.

Dilanjutkan oleh Ir. Anatta Wahyu Budiman, S.T., Ph.D. yang menjelaskan bahwa Tugas Akhir terdiri dari 3, yaitu Penelitian, Kerja Praktik, dan TA PPK sebagai syarat kelulusan S-1 Teknik Kimia. Membahas syarat melakukan penelitian adalah telah memperoleh minimal 70 SKS, telah menempuh Metodologi Penelitian, telah melaksanakan praktikum, dan mata kuliah penelitian yang terdaftar dalam KRS. Batas waktu Penelitian adalah 12 bulan yang dimulai dari terhitung mulai dari awal semester 7 (dibawah 12 bulan maksimal dapat A, kalau diatas 12 maksimal dapat C atau ganti Pembimbing). Mahasiswa diberikan pilihan untuk memilih dosen pembimbing yang terbagi menjadi 4 riset grup, diantaranya Material maju & energy storage, Sumber daya hayati, SDA & Lingkungan, Special Research Group lalu dosen akan menyeleksi mahasiswa yang mendaftar sesuai dengan riset grup yang dipilih. Beliau mengingatkan pentingnya disiplin waktu dan komunikasi aktif dengan dosen pembimbing agar proses penelitian berjalan lancar.

Sebagai penutup, Muhammad Rizqi, mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2022, turut berbagi pengalamannya selama menjalani penelitian di bidang Material Maju & Energy storage serta kerja praktik di PT Petrokimia Gresik. Ia menceritakan tentang penyusunan timeline Kerja Praktik dan Penelitian mulai dari menentukan riset grup hingga melakukan seminar hasil Kerja Praktik dan penelitian, ia juga menceritakan tantangan selama melakukan Kerja Praktik dan Penelitian mulai dari hasil berlawanan dengan dugaan, Penelitian yang berjalan bersamaan dengan Kerja Praktik, waktu pelaksanaan KP hanya 1 bulan, data bergantung pada control room, sistem cukup rumit, serta menekankan pentingnya persiapan lebih awal, komunikasi, dan konsistensi.

Kegiatan SOSPENKP 2026 berjalan dengan lancar dan interaktif. Banyak mahasiswa antusias mengajukan pertanyaan seputar teknis pelaksanaan hingga tips memilih dosen pembimbing. Melalui kegiatan ini, diharapkan mahasiswa Teknik Kimia UNS dapat memahami dengan lebih jelas tahapan penelitian dan kerja praktik, sekaligus termotivasi untuk menjalankannya dengan penuh kesiapan.




Share:

[PRESS RELEASE] SOFTWARE TRAINING SESSION : ASPEN HYSYS

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menyelenggarakan program Sarasehan Teknik Kimia secara hybrid pada Rabu, 5 Agustus 2026. Bertempat di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS dan melalui platform Zoom Meeting, acara yang merupakan program kerja Bidang Hubungan Masyarakat Divisi Kesejahteraan Mahasiswa HMTK FT UNS ini mengusung tema "Sosialisasi Perkuliahan dan Aspirasi Mahasiswa" dengan fokus utama pada persiapan akademik dan peningkatan fasilitas pendukung perkuliahan bagi mahasiswa S-1 Teknik Kimia. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.41 WIB ini dihadiri oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, dosen, serta mahasiswa Teknik Kimia UNS. Rangkaian acara yang dimoderatori oleh Berliana Puspita Adhika Putri ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari ketua umum HMTK Muhammad Abil Aqilla, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi inti, sesi tanya jawab aspirasi mahasiswa, serta diakhiri dengan dokumentasi dan penutupan.


SOFTWARE TRAINING SESSION : ASPEN HYSYS

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menyelenggarakan program Sarasehan Teknik Kimia secara hybrid pada Rabu, 5 Agustus 2026. Bertempat di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS dan melalui platform Zoom Meeting, acara yang merupakan program kerja Bidang Hubungan Masyarakat Divisi Kesejahteraan Mahasiswa HMTK FT UNS ini mengusung tema "Sosialisasi Perkuliahan dan Aspirasi Mahasiswa" dengan fokus utama pada persiapan akademik dan peningkatan fasilitas pendukung perkuliahan bagi mahasiswa S-1 Teknik Kimia.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.41 WIB ini dihadiri oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, dosen, serta mahasiswa Teknik Kimia UNS. Rangkaian acara yang dimoderatori oleh Berliana Puspita Adhika Putri ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari ketua umum HMTK Muhammad Abil Aqilla, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi inti, sesi tanya jawab aspirasi mahasiswa, serta diakhiri dengan dokumentasi dan penutupan.

Materi utama disampaikan oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T. Dalam paparannya, beliau menyoroti evaluasi akademik, teknis pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), serta regulasi perkuliahan terkini. Terkait prosedur administrasi akademik, pengisian KRS dilakukan melalui sistem Siakad masing-masing mahasiswa. Proses validasi mensyaratkan konsultasi wajib dengan Dosen Pembimbing Akademik (PA) secara tatap muka untuk mendapatkan tanda tangan. Lembar KRS yang telah ditandatangani selanjutnya wajib dipindai dan dikirimkan melalui tautan yang telah ditentukan sesuai kelompok angkatan. Adapun pengumpulan KRS secara fisik untuk pengecapan hanya diberlakukan bagi mahasiswa yang memiliki persyaratan dokumen khusus, seperti pemberkasan ujian. Beliau juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pemilihan kelas. Untuk mata kuliah Simulasi Desain Proses, mahasiswa diutamakan untuk mengambil kelas sesuai asalnya dan sisanya baru dialokasikan ke kelas D. Prodi juga berkomitmen untuk membuka empat kelas untuk mata kuliah semester 5 dan meminta mahasiswa yang akan mengulang untuk menyampaikan hal tersebut guna penjadwalan yang lebih baik.

Sebagai upaya memastikan kelancaran studi mahasiswa, disampaikan pula aturan mengenai monitoring dan evaluasi. Batas maksimal pengerjaan laporan Kerja Praktek (KP) adalah enam bulan, dan keterlambatan di luar batas waktu tersebut berkonsekuensi pada perolehan nilai maksimal C atau keharusan mengulang KP. Sementara itu, durasi penelitian diupayakan maksimal selama satu tahun, dengan Presentasi Hasil Penelitian pada akhir semester 7 yang dapat digantikan dengan bukti keikutsertaan dalam seminar nasional/internasional atau bukti submit artikel jurnal sesuai kebijakan riset grup.

Menutup sesi pemaparan, Dr. Joko Waluyo menyampaikan tujuan utama dari program studi, yaitu menghasilkan lulusan yang bekerja secara profesional, mampu menerapkan dan mengembangkan ilmu teknik kimia, serta berkembang sebagai pribadi yang memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, kesadaran nasional, dan fleksibilitas dalam pengembangan diri. Penekanan pada kemampuan fundamental rekayasa, perancangan eksperimen, desain, problem solving, etika profesi, komunikasi yang baik, hingga pengetahuan kewirausahaan menjadi poin penting dalam catatan pembelajaran yang harus dikuasai mahasiswa.

Sesi selanjutnya yang menjadi sorotan utama adalah penyampaian aspirasi mahasiswa. Dalam forum ini, beberapa pertanyaan dan saran disampaikan secara langsung oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai angkatan, mulai dari definisi lulus tepat waktu, penambahan dan perbaikan stop kontak di ruang kelas, hingga berbagai usulan perbaikan fasilitas laboratorium Dasar Teknik Kimia seperti penggantian timbangan analitik dengan ketelitian lebih tinggi, penambahan magnetic stirrer hotplate, perbaikan ruang asam dan blower, serta penyediaan pompa pipet dan micropipette. Pihak prodi merespons dengan menyatakan bahwa sebagian besar usulan akan segera dikomunikasikan dengan laboran dan beberapa peralatan akan segera diupayakan pengadaannya. Aspirasi mengenai pembenahan meja bundar di lobby lantai 1 juga disampaikan dan akan ditindaklanjuti bersama dengan permohonan penambahan stop kontak.

Terkait program akademik, mahasiswa menanyakan ketersediaan Hibah MBKM untuk periode Agustus 2026 hingga Januari 2027 serta program KMB UNS melalui Coursera. Pihak prodi menyatakan bahwa program tersebut kemungkinan akan diadakan namun dengan kuota terbatas, dan disarankan untuk diikuti mulai semester 6. Mengenai pengambilan Tugas Akhir, disarankan untuk mengambilnya di semester 7 agar semester 8 fokus pada penyelesaian TA, sementara untuk lokasi Kerja Praktek, muncul usulan agar regulasi dilonggarkan sehingga mahasiswa dapat melakukan KP di service company atau perusahaan pihak ketiga yang masih berkaitan dengan Teknik Kimia, tidak harus di industri hilir yang memiliki reaktor. Usulan ini akan menjadi pembahasan lebih lanjut oleh para dosen. Selain itu, mahasiswa juga menanyakan kemungkinan adanya kelas khusus untuk mengulang mata kuliah, yang direspons dengan mempersilakan mahasiswa untuk menghubungi dosen terkait dengan konsekuensi harus benar-benar mengambil kelas tersebut jika dibuka.

Penyelenggaraan sarasehan ini diharapkan dapat menjembatani komunikasi yang lebih efektif antara program studi dan mahasiswa. Melalui wadah penyampaian aspirasi, kritik, dan saran ini, sivitas akademika Teknik Kimia FT UNS berkomitmen untuk mewujudkan perbaikan kualitas pendidikan, fasilitas, dan regulasi yang berkelanjutan demi terciptanya lulusan yang kompeten dan profesional.



Share:

[PRESS RELEASE] KUNJUNGAN DAN SILATURAHMI HMTK FT UNS x HMTRKI SV UNDIP

Pada hari Sabtu, 12 September 2026 telah dilaksanakan kegiatan Kunjungan dan Silaturahmi yang dilaksanakan di Universitas Diponegoro. Kegiatan ini diikuti oleh 114 peserta, yang terdiri dari 56 orang pengurus HMTK FT UNS, 55 orang pengurus HMTRKI SV UNDIP, dan 3 orang BSO HMTK. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 06.30 s.d. 16.30 WIB.Kegiatan diawali dengan persiapan keberangkatan pada pukul 06.30–07.33 WIB. Setelah itu, peserta melakukan perjalanan menuju Universitas Diponegoro pada pukul 07.33–09.14 WIB. Setibanya di Universitas Diponegoro, kegiatan dilanjutkan dengan mobilisasi menuju Widya Puraya dan dokumentasi pada pukul 09.14–09.47 WIB. Selanjutnya, peserta melakukan perjalanan menuju Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro pada pukul 09.47–09.50 WIB. Sesampainya di lokasi, peserta mengikuti briefing Safari Lab pada pukul 09.50–09.56 WIB, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Safari Lab pada pukul 09.56–11.03 WIB. Setelah kegiatan Safari Lab selesai, peserta melakukan

KUNJUNGAN DAN SILATURAHMI HMTK FT UNS x HMTRKI SV UNDIP

Pada hari Sabtu, 12 September 2026 telah dilaksanakan kegiatan Kunjungan dan Silaturahmi yang dilaksanakan di Universitas Diponegoro. Kegiatan ini diikuti oleh 114 peserta, yang terdiri dari 56 orang pengurus HMTK FT UNS, 55 orang pengurus HMTRKI SV UNDIP, dan 3 orang BSO HMTK. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 06.30 s.d. 16.30 WIB.

Kegiatan diawali dengan persiapan keberangkatan pada pukul 06.30–07.33 WIB. Setelah itu, peserta melakukan perjalanan menuju Universitas Diponegoro pada pukul 07.33–09.14 WIB. Setibanya di Universitas Diponegoro, kegiatan dilanjutkan dengan mobilisasi menuju Widya Puraya dan dokumentasi pada pukul 09.14–09.47 WIB. Selanjutnya, peserta melakukan perjalanan menuju Sekolah Vokasi Universitas Diponegoro pada pukul 09.47–09.50 WIB. Sesampainya di lokasi, peserta mengikuti briefing Safari Lab pada pukul 09.50–09.56 WIB, kemudian dilanjutkan dengan kegiatan Safari Lab pada pukul 09.56–11.03 WIB. Setelah kegiatan Safari Lab selesai, peserta melakukan moving venue dan registrasi pada pukul 11.03–11.23 WIB.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan opening pada pukul 11.23–11.25 WIB. Setelah itu, peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars HMTK FT UNS, dan Mars HMTRKI SV UNDIP pada pukul 11.25–11.34 WIB. Selanjutnya, kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Ketua Pelaksana Kunjungan dan Silaturahmi HMTRKI SV UNDIP pada pukul 11.34–11.36 WIB, kemudian sambutan Ketua HMTRKI SV UNDIP pada pukul 11.36–11.38 WIB dan sambutan Ketua HMTK FT UNS pada pukul 11.38–11.40 WIB.

Memasuki kegiatan inti, peserta mengikuti presentasi program kerja HMTRKI SV UNDIP pada pukul 11.40–12.06 WIB. Setelah itu, dilanjutkan dengan presentasi program kerja HMTK FT UNS pada pukul 12.06–12.41 WIB. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan ISHOMA (Istirahat, Sholat, dan Makan) pada pukul 12.41–13.50 WIB.

Setelah ISHOMA, peserta mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) pada pukul 13.50–15.30 WIB sebagai wadah diskusi, bertukar informasi, serta mempererat hubungan antara HMTK FT UNS dan HMTRKI SV UNDIP. Setelah sesi FGD selesai, kegiatan dilanjutkan dengan ice breaking pada pukul 15.30–16.00 WIB. Selanjutnya, dilakukan closing statement dan penyerahan plakat pada pukul 16.00–16.30 WIB sebagai penutup rangkaian kegiatan Kunjungan dan Silaturahmi.

Kegiatan kunjungan dan silaturahmi ini diharapkan dapat menjadi wadah dalam memperkuat tali silaturahmi, membangun komunikasi yang baik, serta meningkatkan kerja sama antarhimpunan. Melalui kegiatan ini, diharapkan terbuka kesempatan untuk menjalin kolaborasi yang saling menguntungkan dan berkelanjutan, guna menciptakan sinergi yang lebih kuat dalam pelaksanaan program kerja di masa mendatang.




Share:

[PRESS RELEASE] Wisuda Prodi Agustus 2026

WISUDA PRODI PERIODE AGUSTUS 2026

Telah diselenggarakannya Wisuda Prodi Periode Agustus pada Jumat, 28 Agustus 2026 oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Program Studi Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Wisuda Prodi bertujuan sebagai bentuk apresiasi serta sambutan kepada wisudawan dan wisudawati Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS. Pada periode Agustus ini, terdapat dua wisudawan yang diwisuda, yakni Kevin Christian, S.T. dan Mathew Inrianto B. N., S.T. Acara ini dihadiri oleh Kepala Program Studi, para wisudawan, serta Mahasiswa Aktif S-1 Teknik Kimia dari angkatan 2022 hingga angkatan 2026.

Acara Wisuda Prodi kali ini dibuka oleh MC yaitu Raihan Aqil Ridwan, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Rangkaian acara selanjutnya yaitu sambutan dari Ketua HMTK, Muhammad Abil Aqilla, serta sambutan dari Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia, Dr. Ir. Joko Waluyo, S.T., M.T. Dalam pesannya, beliau memberikan selamat kepada wisudawan yang telah menyelesaikan studinya, menekankan untuk tetap semangat dan tidak pernah berhenti belajar juga menggali terus menggali minat. Beliau juga menyampaikan tentang membangun portofolio dengan mengikuti kegiatan organisasi maupun lomba untuk menyempurnakan CV (Curriculum Vitae) dan yang terpenting untuk menjaga kesehatan diri baik secara fisik maupun mental.

Acara dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan Wisudawan, Kevin Christian, S.T. Setelah itu, acara diisi dengan penyampaian kesan dan pesan dari tiap angkatan, dimulai dari angkatan 2022 yang diwakili oleh Dafiq Alghifari Naryanto, angkatan 2023 oleh Dimas Nabil Fii Sabilillah, angkatan 2024 oleh Davyn Darma Andi Lolo, serta angkatan 2025 oleh Wafa Afifudin Haryansyah.


Wisuda Prodi periode Agustus kali ini diakhiri dengan persembahan oleh Sound of Chemica (SOC) yang dibawakan oleh Gabriella Irenne Putty Heramurthi. Lalu, terdapat sesi dokumentasi yang menjadi penutup kegiatan. Dengan terlaksananya Wisuda Prodi Agustus 2026, diharapkan acara ini dapat menjadi apresiasi dan dukungan bagi para wisudawan yang telah menyelesaikan studi di Program Studi S-1 Teknik Kimia UNS agar terus termotivasi untuk berkarya, belajar, dan mewujudkan cita-cita di masa depan.


Share:

[PRESS RELEASE] SARASEHAN GANJIL S-1 TEKNIK KIMIA 2026

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menyelenggarakan program Sarasehan Teknik Kimia secara hybrid pada Rabu, 5 Agustus 2026. Bertempat di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS dan melalui platform Zoom Meeting, acara yang merupakan program kerja Bidang Hubungan Masyarakat Divisi Kesejahteraan Mahasiswa HMTK FT UNS ini mengusung tema "Sosialisasi Perkuliahan dan Aspirasi Mahasiswa" dengan fokus utama pada persiapan akademik dan peningkatan fasilitas pendukung perkuliahan bagi mahasiswa S-1 Teknik Kimia. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.41 WIB ini dihadiri oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, dosen, serta mahasiswa Teknik Kimia UNS. Rangkaian acara yang dimoderatori oleh Berliana Puspita Adhika Putri ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari ketua umum HMTK Muhammad Abil Aqilla, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi inti, sesi tanya jawab aspirasi mahasiswa, serta diakhiri dengan dokumentasi dan penutupan.

SARASEHAN GANJIL S-1 TEKNIK KIMIA 2026

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menyelenggarakan program Sarasehan Teknik Kimia secara hybrid pada Rabu, 5 Agustus 2026. Bertempat di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS dan melalui platform Zoom Meeting, acara yang merupakan program kerja Bidang Hubungan Masyarakat Divisi Kesejahteraan Mahasiswa HMTK FT UNS ini mengusung tema "Sosialisasi Perkuliahan dan Aspirasi Mahasiswa" dengan fokus utama pada persiapan akademik dan peningkatan fasilitas pendukung perkuliahan bagi mahasiswa S-1 Teknik Kimia.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.41 WIB ini dihadiri oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, dosen, serta mahasiswa Teknik Kimia UNS. Rangkaian acara yang dimoderatori oleh Berliana Puspita Adhika Putri ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari ketua umum HMTK Muhammad Abil Aqilla, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi inti, sesi tanya jawab aspirasi mahasiswa, serta diakhiri dengan dokumentasi dan penutupan.

Materi utama disampaikan oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T. Dalam paparannya, beliau menyoroti evaluasi akademik, teknis pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), serta regulasi perkuliahan terkini. Terkait prosedur administrasi akademik, pengisian KRS dilakukan melalui sistem Siakad masing-masing mahasiswa. Proses validasi mensyaratkan konsultasi wajib dengan Dosen Pembimbing Akademik (PA) secara tatap muka untuk mendapatkan tanda tangan. Lembar KRS yang telah ditandatangani selanjutnya wajib dipindai dan dikirimkan melalui tautan yang telah ditentukan sesuai kelompok angkatan. Adapun pengumpulan KRS secara fisik untuk pengecapan hanya diberlakukan bagi mahasiswa yang memiliki persyaratan dokumen khusus, seperti pemberkasan ujian. Beliau juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pemilihan kelas. Untuk mata kuliah Simulasi Desain Proses, mahasiswa diutamakan untuk mengambil kelas sesuai asalnya dan sisanya baru dialokasikan ke kelas D. Prodi juga berkomitmen untuk membuka empat kelas untuk mata kuliah semester 5 dan meminta mahasiswa yang akan mengulang untuk menyampaikan hal tersebut guna penjadwalan yang lebih baik.

Sebagai upaya memastikan kelancaran studi mahasiswa, disampaikan pula aturan mengenai monitoring dan evaluasi. Batas maksimal pengerjaan laporan Kerja Praktek (KP) adalah enam bulan, dan keterlambatan di luar batas waktu tersebut berkonsekuensi pada perolehan nilai maksimal C atau keharusan mengulang KP. Sementara itu, durasi penelitian diupayakan maksimal selama satu tahun, dengan Presentasi Hasil Penelitian pada akhir semester 7 yang dapat digantikan dengan bukti keikutsertaan dalam seminar nasional/internasional atau bukti submit artikel jurnal sesuai kebijakan riset grup.

Menutup sesi pemaparan, Dr. Joko Waluyo menyampaikan tujuan utama dari program studi, yaitu menghasilkan lulusan yang bekerja secara profesional, mampu menerapkan dan mengembangkan ilmu teknik kimia, serta berkembang sebagai pribadi yang memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, kesadaran nasional, dan fleksibilitas dalam pengembangan diri. Penekanan pada kemampuan fundamental rekayasa, perancangan eksperimen, desain, problem solving, etika profesi, komunikasi yang baik, hingga pengetahuan kewirausahaan menjadi poin penting dalam catatan pembelajaran yang harus dikuasai mahasiswa.

Sesi selanjutnya yang menjadi sorotan utama adalah penyampaian aspirasi mahasiswa. Dalam forum ini, beberapa pertanyaan dan saran disampaikan secara langsung oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai angkatan, mulai dari definisi lulus tepat waktu, penambahan dan perbaikan stop kontak di ruang kelas, hingga berbagai usulan perbaikan fasilitas laboratorium Dasar Teknik Kimia seperti penggantian timbangan analitik dengan ketelitian lebih tinggi, penambahan magnetic stirrer hotplate, perbaikan ruang asam dan blower, serta penyediaan pompa pipet dan micropipette. Pihak prodi merespons dengan menyatakan bahwa sebagian besar usulan akan segera dikomunikasikan dengan laboran dan beberapa peralatan akan segera diupayakan pengadaannya. Aspirasi mengenai pembenahan meja bundar di lobby lantai 1 juga disampaikan dan akan ditindaklanjuti bersama dengan permohonan penambahan stop kontak.

Terkait program akademik, mahasiswa menanyakan ketersediaan Hibah MBKM untuk periode Agustus 2026 hingga Januari 2027 serta program KMB UNS melalui Coursera. Pihak prodi menyatakan bahwa program tersebut kemungkinan akan diadakan namun dengan kuota terbatas, dan disarankan untuk diikuti mulai semester 6. Mengenai pengambilan Tugas Akhir, disarankan untuk mengambilnya di semester 7 agar semester 8 fokus pada penyelesaian TA, sementara untuk lokasi Kerja Praktek, muncul usulan agar regulasi dilonggarkan sehingga mahasiswa dapat melakukan KP di service company atau perusahaan pihak ketiga yang masih berkaitan dengan Teknik Kimia, tidak harus di industri hilir yang memiliki reaktor. Usulan ini akan menjadi pembahasan lebih lanjut oleh para dosen. Selain itu, mahasiswa juga menanyakan kemungkinan adanya kelas khusus untuk mengulang mata kuliah, yang direspons dengan mempersilakan mahasiswa untuk menghubungi dosen terkait dengan konsekuensi harus benar-benar mengambil kelas tersebut jika dibuka.

Penyelenggaraan sarasehan ini diharapkan dapat menjembatani komunikasi yang lebih efektif antara program studi dan mahasiswa. Melalui wadah penyampaian aspirasi, kritik, dan saran ini, sivitas akademika Teknik Kimia FT UNS berkomitmen untuk mewujudkan perbaikan kualitas pendidikan, fasilitas, dan regulasi yang berkelanjutan demi terciptanya lulusan yang kompeten dan profesional.



Share:

Postingan Populer

Arsip Blog