Kamis, 29 April 2021

Senin, 26 April 2021

[PRESS RELEASE] KULIAH UMUM 1 HMTK FT UNS 2021

 C:\Users\asus\Videos\Captures\Zoom Meeting 25_04_2021 09.08.10.png

Kuliah umum 1 dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret pada Minggu, 25 April 2021. Acara yang dimulai pada pukul 09.32 WIB dan berakhir pada pukul 12.05 WIB ini diselenggarakan melalui platform Zoom dan disiarkan secara live streaming di akun Youtube HMTK UNS. Kuliah Umum 1 ini dihadiri oleh 140 peserta dari berbagai instansi.

Materi Kuliah Umum 1 pada kali ini mengangkat tema peran perencanaan produksi dan pengembangan kualitas produk pada industri FMCG yang disampaikan oleh 2 pembicara. Kedua pembicara tersebut adalah Oky Ruslan Wijaya, S.T. yang merupakan PPIC supervisor PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk Nutrion and Special Foods Division dan Feliciana Irvina, S.T. yang merupakan manager PDAC PT Tirta Fresindo Jaya. Acara ini dimoderatori oleh Dhita Ayu Pramesthi.

Rangkaian acara pada Kuliah Umum 1 ini yaitu pembukaan, sambutan pembina HMTK, penyampaian CV pembicara oleh moderator, penyampaian materi peran PPIC pada Industri FMCG oleh pembicara 1, Oky Ruslan Wijaya, S.T., dan dilanjutkan dengan penyampaian materi quality control oleh pembicara 2, Feliciana Irvina, S.T. 

D:\ORMAWA\HMTK\MEDINFO\ARTIKEL\WhatsApp Image 2021-04-25 at 09.53.14.jpegC:\Users\asus\Videos\Captures\Zoom Meeting 25_04_2021 10.33.19.png

Materi 1 berisi tentang pengertian FMCG, Indofood Group, bidang NSF, pengertian PPIC, fungsi PPIC, tools yang digunakan oleh seorang PPIC, supply chain workflow, PPIC workflow, peran PPIC di manufacturing, faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan selama penyusunan MPS dan MRP, inventory control, skill yang dibutuhkan untuk bekerja di PPIC, dan tantangan di PPIC.  Materi 2 berisi tentang pengertian QC, tugas QC, tanggung jawab QC, peran QC, standar kualitas (regulasi dan standar internal perusahaan), bahaya keamanan pangan (zat kimia yang dapat menimbulkan keracunan, masuknya cemaran fisik ke dalam makanan, mikroorganisme pada pangan yang menyebabkan kerusakan produk, alergen yang berpotensi menimbulkan reaksi yang fatal pada konsumen yang memiliki alergi dengan produk), dan proses industri makanan.

Setelah pemaparan materi, dilanjutkan dengan sesi tanya jawab antara peserta dengan pembicara. Kemudian di akhir acara terdapat pembacaan kesimpulan materi dan pengumuman pemenang doorprize bagi peserta yang terpilih sebagai penanya terbaik diikuti dengan penutupan Kuliah Umum 1. 

Dengan adanya Kuliah Umum I 2021 yang membahas tentang studi kasus mengenai “Peran Perencanaan Produksi dan Pengembangan Kualitas Produk pada Industri FMCG”, diharapkan peserta dapat mengetahui lebih dalam tentang PPIC dan QC dalam perancangan produksi dan pengembangan kualitas produk industri FMCG dan dapat menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari atau dalam dunia industri nantinya.

D:\ORMAWA\HMTK\MEDINFO\ARTIKEL\WhatsApp Image 2021-04-25 at 12.04.14.jpeg


[PRESS RELEASE] Wisuda Prodi April 2021

 

Wisuda prodi dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret pada Sabtu, 24 April 2021. Acara ini dilaksanakan melalui platform Zoom dari pukul 15.30 sampai pukul 17.00. Wisuda Prodi ini dihadiri oleh 70 peserta yang termasuk dihadiri oleh Kaprodi S-1 Teknik Kimia UNS, beberapa dosen Teknik Kimia UNS, Mahasiswa Teknik Kimia dari Angkatan 2016-2020, serta tentunya Wisudawan dan Wisudawati. Moderator dari Wisuda Prodi ini adalah Widya Astuti Nur Wachidah selaku MC. 

Rangkaian acara pada Wisuda Prodi ini yaitu pembukaan yang juga dilengkapi dengan penyanyian lagu Indonesia Raya serta Mars HMTK. Acara selanjutnya merupakan sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Nikmal Kevin Witjaksono selaku Ketua Umum HMTK FT UNS 2021 yang dilanjutkan oleh sambutan dari perwakilan wisudawan yaitu Bayu Algifari, S.T. Sambutan terakhir disampaikan oleh Dr. Adrian Nur, S.T., M.T. selaku Kaprodi S-1 Teknik Kimia UNS.

Acara dilanjutkan dengan tujuan dari kegiatan ini, yaitu pelepasan wisudawan yang dipandu oleh MC dan Kaprodi serta disaksikan oleh peserta lainnya. Wisudawan pada periode April 2021 ini berjumlah lima orang, yaitu Bayu Alghifari, S.T., Amelya Rosha, S.T., Dyah Ayu Ramadhani, S.T., Nur Asma Azizah, S.T., dan Raushani Aisyah, S.T.

Setelah pelepasan wisudawan dilakukan, dilanjutkan dengan persembahan dari HMTK untuk wisudawan yang berupa video berisi kilas balik perjuangan dari para wisudawan. Setelah persembahan, tiap Angkatan memberikan kesan pesan untuk para Wisudawan. Angkatan 2017 diwakili oleh Addiva Febrioka, Angkatan 2018 oleh Tara Nabila, Angkatan 2019 oleh Handhianto Mustofa, serta Angkatan 2020 oleh Deni Kurniawan. Setelah pemberian kesan pesan, diadakan doa serta foto bersama sebagai penutup dari acara.


Minggu, 18 April 2021

[PRESS RELEASE] Rapat Koordinasi 1 HMTK FT UNS 2021

            
        Rapat Koordinasi (Rakor) adalah program kerja yang diadakan oleh bidang sekretaris. Rapat Koordinasi Pengurus HMTK 2021 yang pertama dilaksanakan pada hari Sabtu, 17 April 2021. Acara ini diadakan Via Zoom Meeting pada pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 11.35 WIB. Rakor bisa dilaksanakan bila dihadiri oleh lebih dari 75% pengurus HMTK 2021. Pengurus yang hadir adalah 96 dari 105 pengurus HMTK 2021, sehingga rakor pertama dapat dilaksanakan.

      

        Rakor bertujuan untuk mengadakan koordinasi dan evaluasi terhadap perkembangan kegiatan HMTK FT UNS. Pemaparan progress serta evaluasi program kerja disampaikan secara berurutan mulai dari bidang Sekretaris, Bendahara, selanjutnya bidang Akademis, Humas, POSDM, PMB, KWU, dan Medinfo. Peserta yang hadir diperkenankan untuk bertanya, mengevaluasi, atau pun memberi kritik/saran kepada setiap bidang.

        Dengan dilakukannya Rakor ini diharapkan program kerja yang telah dilaksanakan bisa segera dievalusi dan diperbaiki kesalahannya juga diatasi kendalanya, kemudian untuk program kerja yang belum terlaksana pada setiap bidang diharapkan bisa lebih matang pelaksanaannya di kemudian hari.



Jumat, 16 April 2021

Butena Edisi 2 : Tips Ramadhan Saat Pandemi

Umat muslim tengah menjalankan ibadah puasa 1 Ramadan 1442 Hijriah atau 2021 Masehi, puasa kali ini, tidak berbeda jauh dengan tahun lalu, dimana kita puasa ditengah pandemi dan keterbatasan bersosialisasi dengan adanya Covid-19. Kita dituntut untuk mejaga kesehatan lebih dan lebih lagi, apalagi di bulan puasa, dimana umat muslim melakukan puasa dari terbit sampai terbenamnya matahari. Puasa di era pandemi memang bukan hal baru, oleh karena itu, kita harus lebih siap dalam menyambut bulan puasa tahun ini. Berikut ini tips menjalankan puasa ramadhan di era pandemi:

Pada bulan Ramadhan terjadi perubahan waktu makan, di pagi sampai sore hari dilakukan puasa. Saat Ramadan yang mungkin terjadi adalah dehidrasi dan kekurangan mikronutrien. Usahakan tetap menerapkan pola makan seimbang dan bervariasi selama sahur dan berbuka. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama puasa adalah dengan mengonsumsi multivitamin kesehatan. Jenis multivitamin yang dipilih pun tentu harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tubuh. Alternatif suplemen khusus Ramadan berupa multivitamin yaitu vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin E, kalsium, dan zat besi, habbatussauda dan sari kunyit (turmeric). Minum multivitamin saat puasa gunanya untuk membantu memelihara kesehatan dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh dan dapat mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Kandungan mineral dari multivitamin juga membantu memaksimalkan antioksidan, sehingga dapat melawan radikal bebas.   

         1.    Menyetok bahan makanan untuk 1-2 minggu ke depan

        Saat pandemi virus corona di Indonesia, Anda tidak bisa sesukanya lagi mengunjungi pasar, atau toko swalayan, yang menjadi tempat publik dan berisiko terpapar virus COVID-19. Sebaiknya, mulailah menyetok bahan makanan untuk 1-2 minggu ke depan. Karena itu, sebelumnya buat menu masakan terlebih dahulu selama 1-2 minggu ke depan untuk mengetahui bahan-bahan apa saja yang perlu dibeli. Anda bisa memilih sayuran, buah-buahan, dan lauk pauk yang bisa disimpan dalam waktu lama sebagai langkah persiapan sebelum puasa.

      2.     Masak takjil dan menu sahur sendiri

Higienitas menjadi hal penting yang perlu diperhatikan untuk persiapan puasa di tengah pandemi virus corona. Jika Anda mengkhawatirkan hal ini, maka sebaiknya memasak menu sahur dan buka puasa sendiri. Selain bebas dalam memilih menu, kebersihan dari bahan makanan yang digunakan juga lebih terjamin. Dalam jurnal Public Health of Nutrition, rutin memasak makan malam dikaitkan dengan konsumsi makanan yang lebih sehat, baik untuk mereka yang mau menurunkan berat badan atau tidak.

      3.     Membersihkan peralatan ibadah

Persiapan puasa yang tak kalah penting adalah rutin membersihkan peralatan ibadah seperti sajadah, mukena, dan sarung. Tak hanya menjaganya tetap bersih, hal ini dapat membuat proses ibadah terasa lebih khusyuk. Begitu juga bila Anda baru saja membeli peralatan ibadah yang baru, sebaiknya dicuci dahulu menggunakan deterjen dan air. Lalu, cuci bersih agar sisa tekstil dan paparan partikel luar juga terangkat.

https://lifestyle.kompas.com/read/2020/04/18/112324520/4-tips-persiapan-puasa-ramadan-di-tengah-pandemi-covid-19?page=all

4.    Lakukan Video Call dengan Keluarga di Kampung Halaman

        Sedih memang jika pandemi corona di negeri ini belum berakhir, untuk sementara waktu, kamu belum bisa mudik ke kampung halaman. Tak perlu khawatir, untuk meredakan rasa kangenmu dengan keluarga, kamu bisa melakukan video call atau video conference lewat beberapa aplikasi seperti Zoom, LINE call, atau WhatsApp call. Kamu tetap bisa maaf-maafan dengan teman atau keluarga meski tidak bisa bertatap muka. Melakukan physical distancing jangan sampai memutus silaturahmi, ya!


      5.     Ikuti Pengajian melalui YouTube serta Media Sosial yang Lain

                 Jangan sampai wabah mengganggu ibadah, cobalah untuk tetap mengikuti pengajian dan kajian ilmu selama bulan Ramadan berlangsung. Saat ini banyak kok video-video pengajian dari ustaz ternama yang tersedia di Youtube. Jadi, meski kamu belum bisa ke masjid atau kelompok jamaah untuk menghadiri pengajian, kamu bisa mengikutinya lewat YouTube atau media sosial lainnya.

      6.     Belanja Berbagai Kebutuhan via Online

Era digital semakin memudahkan para penggunanya untuk mencari barang-barang yang dibutuhkan. Ingatlah bahwa kamu tetap harus melakukan physical distancing. Kurangi keluar rumah dan mengunjungi tempat perbelanjaan seperti pasar atau mal. Sebagai gantinya kamu bisa berbelanja online di e-commerce kesayanganmu. Selain lebih praktis dan efisien, belanja online seringkali menawarkan promo-promo menarik, mulai dari cashback hingga gratis ongkos kirim.

https://www.gramedia.com/best-seller/tips-dan-trik-menghadapi-bulan-puasa-meski-korona-belum-reda/

  

Pada bulan Ramadhan terjadi perubahan waktu makan, di pagi sampai sore hari dilakukan puasa. Saat Ramadan yang mungkin terjadi adalah dehidrasi dan kekurangan mikronutrien. Usahakan tetap menerapkan pola makan seimbang dan bervariasi selama sahur dan berbuka. Salah satu cara untuk memenuhi kebutuhan nutrisi selama puasa adalah dengan mengonsumsi multivitamin kesehatan. Jenis multivitamin yang dipilih pun tentu harus disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan tubuh. Alternatif suplemen khusus Ramadan berupa multivitamin yaitu vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin E, kalsium, dan zat besi, habbatussauda dan sari kunyit (turmeric). Minum multivitamin saat puasa gunanya untuk membantu memelihara kesehatan dan meningkatkan sistem imun dalam tubuh dan dapat mencegah berbagai penyakit yang disebabkan oleh virus maupun bakteri. Kandungan mineral dari multivitamin juga membantu memaksimalkan antioksidan, sehingga dapat melawan radikal bebas.


https://www.popmama.com/life/health/vidya-diassuryaningrum/tips-menjalankan-puasa-di-tengah-pandemi-covid




Minggu, 11 April 2021

[PRESS RELEASE] PELATIHAN ADMINISTRASI HMTK FT UNS 2021

 

            Pelatihan administrasi HMTK FT UNS 2021 dilaksanakan pada hari Sabtu, 10 April 2021. Acara yang diadakan melalui platform Zoom Meeting ini dimulai pada pukul 09.14 WIB dan berakhir pada pukul 10.53 WIB. Pelatihan administrasi ini dihadiri oleh 52 peserta yang terdiri dari  4 sekretaris, 2 bendahara, dan sisanya pengurus HMTK 2021 dari berbagai bidang.


                
Acara ini membahas tentang cara penyusunan administrasi termasuk isi, cara penulisan, pengajuan proposal dan laporan pertanggungjawaban (LPJ) serta mengenai surat-menyurat untuk keperluan suatu program kerja. Materi tersebut disampaikan oleh sekretaris HMTK 2021 yaitu Ghea Safiraventa Anggreini (sekretaris umum), Listia Aulia Ruwaidah (sekretaris 1), Priyanka Khansa Insyira (sekretaris 2), dan Dhita Ayu Pramesthi (sekretaris 3). Sedangkan untuk materi penyusunan rancangan anggaran biaya (RAB) dan realisasi anggaran biaya disampaikan oleh bendahara HMTK 2021 yaitu Annisa Salsabila Ghina Muthi (bendahara umum) dan Rahma Fitri Naryani (bendahara 1). 

            Pelatihan administrasi ini diadakan untuk para anggota HMTK 2021 karena diharapkan para anggota HMTK selain sekretaris dan bendahara, juga bisa mengetahui dan mempelajari tentang  penulisan administrasi. Tujuannya karena administrasi sangat penting untuk berbagai hal terutama saat para anggota dipilih sebagai sekretaris dan bendahara di program kerja tertentu.



Senin, 05 April 2021

Butena Edisi 1: Kebakaran Tangki T-301 Pertamina

 

Pada Senin (29/03/2021) dini hari sekitar pukul 00.45 WIB, telah terjadi insiden kebakaran di Kilang Pertamina Balongan, Indramayu, Jawa Barat. Kebakaran tersebut terjadi pada empat tangki, yaitu tangki T-301 H, T-301 G, T-301 E, dan T-301 F. Mengutip dari laman resmi Pertamina, Kilang VI Balongan adalah kilang keenam dari tujuh kilang Direktorat Pengolahan PT Pertamina (Persero). Kegiatan bisnis utama di kilang ini adalah mengolah minyak mentah dari Duri dan Minas menjadi produk-produk BBM (Bahan Bakar Minyak), non BBM, dan petrokimia. Kilang Balongan ini mulai beroperasi pada tahun 1994 dan terletak di Indramayu, Jawa Barat.

Insiden kebakaran kilang ini mengakibatkan banyak korban diantaranya 15 orang mengalami luka ringan, 5 orang mengalami luka berat, dan 3 orang dinyatakan hilang. Tidak hanya itu, berdasarkan informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat, 932 jiwa pun harus diungsikan karena terkena dampak kebakaran tersebut. Ratusan orang tersebut diungsikan di tiga tempat, yaitu Pendopo Kabupaten Indramayu 320 jiwa, GOR Bumi Patra 220 jiwa, dan Masjid Islamic Center Indramayu 392 jiwa. Sebanyak 1.078 pelanggan PLN juga mengalami gangguan dalam pasokan listrik.

Dikutip dari Kompas TV (29/03/2021), Ifky Sukarya, Corsec Subholding Refining & Petrochemical Pertamina menyebutkan kebakaran terjadi pada pukul 00.45 WIB saat terjadi hujan deras dan diduga petir menjadi penyebab kebakaran. Akan tetapi, alat monitoring lightining detector yang berlokasi di BMKG Jakarta dan BMKG Bandung tidak mendeteksi adanya aktivitas sambaran petir di wilayah kilang minyak Balongan, Indramayu, dari pukul 00.00 hingga pukul 02.00 WIB. Dugaan lain disebutkan oleh Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Inspektur Jenderal Ahmad Dofiri yang mendapatkan informasi bahwa ada rembesan atau kebocoran di pipa tangki yang terbakar. Namun hingga saat ini (3/4/2021), penyebab kebakaraan masih belum diketahui dan diperlukan penyelidikan lebih lanjut.

Kebocoran kilang menjadi hal yang harus diwaspadai karena dapat menimbulkan kebakaran yang memiliki dampak sangat besar. Oleh karena itu, diperlukan upaya-upaya untuk mencegah masalah yang timbul dari kebocoran. Langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu mengamati tanda-tanda kebocoran, antara lain genangan cairan, tetesan, cat atau sekat yang berubah warna, dan bau yang tidak biasa. Setelah merasakan tanda-tanda tersebut maka segera tindak lanjuti untuk memastikan kebocoran diperbaiki tepat waktu. Langkah selanjutnya dapat dilakukan dengan mengidentifikasi material yang bocor dan mengikuti prosedur pabrik untuk memastikan keamanan hingga kebocoran dapat diperbaiki. Sebagai contoh, pastikan bahwa sumber penyulut dihilangkan jika bahan yang bocor mudah terbakar dan pasang tanda peringatan untuk memberitahu orang-orang dan diharapkan untuk menjauh. Untuk memperbaiki kebocoran, pipa atau tangki mungkin harus dikosongkan dan peralatan diisolasi dari area tersebut. Perlu juga dilakukan pemantauan kebocoran dari lokasi yang aman hingga perbaikan selesai.

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati, dalam keterangan pers Senin pagi menyatakan bahwa pihaknya menghentikan operasi (normal shutdown) di lokasi kilang minyak tersebut sebagai antisipasi agar tidak menjalar ke area lain. “Jadi di sekitar tangki ini ada tanggul, api sudah bisa kita lokalisir di sana dan untuk pemadaman, kami gunakan foam ke perimeter bundwall dan pusat nyala api. Sehingga dengan demikian kita pastikan api tidak akan menjalar ke area lain dan kami juga lakukan pendinginan di area sekitar,” ujar Nicke. Untuk penanganan dari insiden ini, pihaknya mengoperasikan 10 mobil kebakaran dan bekerja sama dengan Pemerintah Daerah Cirebon dan Indramayu.