[PRESS RELEASE] RAPAT KOORDINASI 2 HMTK FT UNS 2026

Pada Minggu, 14 Juni 2026 dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi 2 yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Gedung 3 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Kegiatan ini diikuti oleh 86 peserta, yang terdiri dari 84 orang pengurus HMTK FT UNS dan 2 orang BSO HMTK. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.05 s.d 12.55 WIB. Rapat koordinasi 2 diawali dengan penayangan video Safety Induction, lalu pembukaan oleh MC Olivia Lailatul Zulfa, dilanjutkan pemutaran lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Acara dipimpin Ketua Umum Muhammad Abil Aqilla dengan sesi pertamanya pukul 08.18-08.30, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan proker setengah periode ke depan tiap bidang: POSDM (08.30-09.18), PMB (09.18-09.42), Humas (09.42-09.51), Bendahara (09.53-10.00), Sekretaris (10.00-10.09), PSP (10.09-10.21), Kewirausahaan (10.21-10.47), dan terakhir bidang Medinfo (10.47-11.00).

RAPAT KOORDINASI 2 HMTK FT UNS 2026

Pada Minggu, 14 Juni 2026 dilaksanakan kegiatan Rapat Koordinasi 2 yang dilaksanakan di Ruang Sidang Utama Gedung 3 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Kegiatan ini diikuti oleh 86 peserta, yang terdiri dari 84 orang pengurus HMTK FT UNS dan 2 orang BSO HMTK. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.05 s.d 12.55 WIB.

Rapat koordinasi 2 diawali dengan penayangan video Safety Induction, lalu pembukaan oleh MC Olivia Lailatul Zulfa, dilanjutkan pemutaran lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Acara dipimpin Ketua Umum Muhammad Abil Aqilla dengan sesi pertamanya pukul 08.18-08.30, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan proker setengah periode ke depan tiap bidang: POSDM (08.30-09.18), PMB (09.18-09.42), Humas (09.42-09.51), Bendahara (09.53-10.00), Sekretaris (10.00-10.09), PSP (10.09-10.21), Kewirausahaan (10.21-10.47), dan terakhir bidang Medinfo (10.47-11.00).

Setelah sesi dari tiap-tiap bidang di HMTK sudah dipaparkan, dilanjutkan sesi pembahasan terkait BSO yaitu BSO AiChE pada pukul 11.00-12.00. Selanjutnya pembahasan BSO ECODAYS pada pukul 11.27-12.00. Terakhir, acara ditutup dengan sesi dokumentasi. Dengan diselenggarakan Rapat Koordinasi 2, diharapkan saran dan masukan mengenai proker dan nonproker yang telah disampaikan dapat dilaksanakan kedepannya.





Share:

[PRESS RELEASE] RAPAT PLENO TENGAH 2026

RAPAT PLENO TENGAH HMTK FT UNS 2026

               Pada Sabtu, 13 Juni 2026, Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia FT UNS melaksanakan Rapat Pleno Tengah secara luring di Ruang Multimedia Gedung 4 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Kegiatan ini diikuti oleh peserta, yang terdiri dari 80 orang pengurus HMTK FT UNS dan 1 orang BSO HMTK FT UNS. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 13.05 - 17.10 WIB. 

             Rapat Pleno Tengah diawali dengan penayangan video Safety Induction pada pukul 13.08 - 13.14 WIB. Lalu, kegiatan dibuka oleh MC, yaitu Fiari Aline Shabrina, dan acara dilanjutkan dengan Pemutaran lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Selanjutnya, sesi pembahasan tiap bidang yang dipimpin dan diawali oleh Muhammad Abil Aqilla selaku Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2026, memaparkan tentang hambatan, solusi, dan tindak lanjut kendala di HMTK FT UNS beserta BSO. Selanjutnya, sesi tiap-tiap bidang yang berisi pemaparan Laporan Pertanggungjawaban proker dan nonproker. Sesi dimulai dari bidang PSP dan diikuti bidang-bidang lainnya seperti Sekretaris, Humas, KWU, POSDM, Bendahara, Medinfo, dan bidang PMB.

           Setelah sesi dari tiap-tiap bidang di HMTK sudah dipaparkan, dilanjutkan sesi pembahasan terkait BSO. Sesi pertama pada pukul 17.21 -  18. 02 WIB adalah BSO AIChE. Terakhir, acara ditutup dengan sesi dokumentasi. Dengan diselenggarakan Rapat Pleno Tengah, diharapkan dapat menjadi sarana dalam membahas evaluasi program kerja setengah periode, juga sebagai sarana bagi anggota HMTK untuk menyalurkan kritik dan saran terkait program kerja HMTK yang akan berjalan.




Share:

CHEMAGZ 2026 Edisi 1

Chemagz Flipbook
1 / 20
Drag atau klik tepi untuk membalik halaman
↓ Unduh Chemagz 1
1 / 20 100%
Share:

[PRESS RELEASE] KULIAH UMUM KEWIRAUSAHAAN

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret sukses menyelenggarakan Kuliah Umum Kewirausahaan pada Sabtu, 6 Juni 2026. Acara ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB di Ruang Sidang Utama Gedung 3 Fakultas Teknik UNS. Kuliah umum ini mengusung tema "Entrepreneurship for Well-Being: Balancing Profit and Mental Health" dan menghadirkan Aditya Agustin Yudi Ardiyanto, selaku pendiri bisnis kuliner Padma SOC dan Wokway, sebagai pembicara utama. Dalam acara tersebut, beliau membagikan wawasan dan pengalaman nyatanya seputar dunia bisnis kepada para mahasiswa. Mengawali pemaparannya, Aditya menceritakan perjalanan awal berbisnisnya yang hanya bermodalkan telepon seluler serta keberanian untuk membuat konten saat orang lain belum melakukannya. Pelanggan pertamanya berasal dari tahap uji coba yang kemudian berlanjut menjadi konsumen tetap. Seiring berjalannya waktu, beliau berhasil mengelola empat merek kuliner, yaitu Padma, Malika, Cepat Makan, dan Wokway. Walaupun terasa melelahkan, hal tersebut mampu menghasilkan pendapatan yang sangat besar. Namun, bisnis Malika terpaksa ditutup karena terus merugi meskipun awalnya sempat menjanjikan. Akibatnya, Padma kini menjadi usaha yang paling aktif beroperasi.

KULIAH UMUM KEWIRAUSAHAAN 2026

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret sukses menyelenggarakan Kuliah Umum Kewirausahaan pada Sabtu, 6 Juni 2026. Acara ini berlangsung dari pukul 09.00 hingga 11.30 WIB di Ruang Sidang Utama Gedung 3 Fakultas Teknik UNS. Kuliah umum ini mengusung tema "Entrepreneurship for Well-Being: Balancing Profit and Mental Health" dan menghadirkan Aditya Agustin Yudi Ardiyanto, selaku pendiri bisnis kuliner Padma SOC dan Wokway, sebagai pembicara utama. Dalam acara tersebut, beliau membagikan wawasan dan pengalaman nyatanya seputar dunia bisnis kepada para mahasiswa.

Mengawali pemaparannya, Aditya menceritakan perjalanan awal berbisnisnya yang hanya bermodalkan telepon seluler serta keberanian untuk membuat konten saat orang lain belum melakukannya. Pelanggan pertamanya berasal dari tahap uji coba yang kemudian berlanjut menjadi konsumen tetap. Seiring berjalannya waktu, beliau berhasil mengelola empat merek kuliner, yaitu Padma, Malika, Cepat Makan, dan Wokway. Walaupun terasa melelahkan, hal tersebut mampu menghasilkan pendapatan yang sangat besar. Namun, bisnis Malika terpaksa ditutup karena terus merugi meskipun awalnya sempat menjanjikan. Akibatnya, Padma kini menjadi usaha yang paling aktif beroperasi.

Beliau juga menyampaikan bahwa ide bisnis bisa datang dari mana saja. Hal tersebut dibuktikan melalui pengalaman mendirikan usaha Wokway. Usaha tersebut lahir dari pengamatannya terhadap konsep dapur terbuka pada film layar lebar berjudul Hunger. Di samping pencarian ide, strategi pemasaran juga harus diperkuat, misalnya melalui permainan nama merek yang kreatif serta pemanfaatan tren untuk membuat kampanye promosi. Namun, di balik strategi pemasaran yang baik, selalu ada tantangan operasional yang harus dihadapi. Beliau mengakui bahwa salah satu tantangan terberatnya adalah mengatur pergantian menu setiap tiga bulan di Padma agar tetap menarik minat pelanggan.

Perjalanan operasional Padma menunjukkan pertumbuhan yang sangat pesat. Pada bulan pertama, Padma hanya menghasilkan pendapatan satu juta rupiah, namun angka tersebut melonjak menjadi delapan juta rupiah pada bulan kesepuluh. Saat ini, Padma menghabiskan biaya operasional sekitar 15 hingga 20 juta rupiah setiap bulannya dengan total pemasukan mencapai 460 juta rupiah. Bisnis ini mencetak keuntungan bersih sebesar 80 juta rupiah, salah satunya didukung oleh daya tarik fasilitas kolam ikan koi. Meskipun demikian, beliau juga pernah mengalami kerugian terbesar akibat kematian ikan koi senilai satu juta rupiah per ekor akibat kecerobohan pelanggan. Pencapaian keuntungan hingga ratusan juta dari satu tempat usaha dinilai memberikan hasil yang nyata, walau terkadang memicu rasa kesepian bagi pemiliknya karena sering disepelekan pada tahap awal. Tantangan lainnya adalah menyesuaikan harga dengan keinginan pasar sebab harga yang terlalu murah terkadang justru membuat masyarakat ragu dan tidak percaya.

Selain mengelola kuliner, pembicara yang belajar bisnis secara mandiri lewat YouTube ini juga pernah merintis bisnis parfum dengan modal awal 18 juta rupiah untuk mengurus perizinan resmi. Parfum tersebut sukses diekspor ke Malaysia seharga 38 ringgit per botol karena pasar di sana sedang berkembang pesat. Beliau bahkan pernah merilis novel dengan bantuan kecerdasan buatan untuk mengembangkan ceritanya, meskipun angka penjualannya di pasar Singapura terbukti lebih rendah daripada pasar Amerika Serikat. Menurutnya, seorang pengusaha harus cerdik memanfaatkan waktu luang dan melihat peluang, bahkan bisa membeli usaha yang hampir tutup untuk dikembangkan kembali menjadi produk bernilai tinggi.

Terkait dinamika dalam menjalankan usaha, Aditya menegaskan bahwa seorang pengusaha tidak boleh terus-menerus mengorbankan kesehatan mentalnya. Rumus keberhasilan yang selalu beliau pegang adalah keseimbangan antara stabilitas mental dikalikan keuntungan akan menghasilkan bisnis yang mampu bertahan lama. Beliau menyadari bahwa keseimbangan ini mungkin akan sedikit mengurangi keuntungan secara finansial, tetapi hal tersebut penting untuk kualitas hidup pengusaha itu sendiri. Untuk mencapai hal ini, pengusaha disarankan menghindari pekerjaan serabutan dan mulai menerapkan manajemen waktu yang teratur. Terdapat empat pilar utama yang harus dijaga, yakni membangun sistem operasional yang baik, mengukur keuntungan secara tepat dengan menyulap barang biasa menjadi produk unggulan, mempercayai tim melalui pembagian tugas, serta berfokus pada pengendalian sumber daya manusia. Menurutnya, menjalin komunikasi yang baik antargenerasi sangatlah penting, apalagi pola pikir Generasi Z terbukti jauh lebih luas. Beliau juga berpesan agar pengusaha memiliki visi yang jelas karena banyak penanam modal yang siap berinvestasi pada potensi generasi muda.

Lebih lanjut, Aditya membagi dunia kerja menjadi karyawan, pemilik usaha, dan orang yang tidak bekerja. Perbedaan antara karyawan dan pemilik usaha adalah karyawan bisa beristirahat usai jam kerja, sedangkan pemilik usaha terus memikirkan kelangsungan bisnisnya. Di lapangan, pengusaha justru kerap kesulitan mencari tenaga kerja menengah akibat rendahnya komitmen pelamar. Mengingat beratnya beban merintis usaha, generasi muda disarankan menambah keterampilan melalui kelas daring dan bekerja di perusahaan lain terlebih dahulu guna mempelajari sistem manajerial. Terakhir, beliau menyoroti kesalahan umum pengusaha, yaitu merekrut terlalu banyak karyawan, mengabaikan efisiensi demi kenyamanan, terlalu sibuk di lapangan, serta enggan memperbarui ilmu bisnis.

Pada sesi tanya jawab, peserta mengajukan berbagai pertanyaan mengenai strategi pergantian menu berkala, metode peningkatan omzet, tantangan awal merintis bisnis kuliner, hingga cara mempertahankan stabilitas operasional dan menyikapi keraguan keluarga. Beliau menjelaskan bahwa rotasi menu diterapkan untuk menyajikan hidangan versi terbaik guna membangun kepercayaan pelanggan. Dalam upaya meningkatkan omzet, beliau merekomendasikan pendekatan adaptif melalui evaluasi berkala, pemasangan iklan digital, dan pemanfaatan agen promosi luar daerah yang lebih efisien. Selain itu, ditekankan bahwa untuk menjaga kualitas operasional usaha di tengah ketidakstabilan ekonomi, pemilik bisnis wajib memperhatikan kesejahteraan pegawai melalui pemberian fasilitas makan, kelonggaran cuti, serta jadwal olahraga rutin. Menyikapi tantangan awal merintis usaha, para pemula disarankan untuk membangun sistem yang matang, memisahkan uang bisnis dari uang pribadi, dan mencari modal sendiri atau memanfaatkan dukungan keluarga yang sudah ada.

Dengan diadakannya Kuliah Umum Kewirausahaan 2026 ini, diharapkan mahasiswa dapat memahami pentingnya keseimbangan antara keuntungan finansial dan kesehatan mental dalam berbisnis serta memperoleh gambaran nyata mengenai sistem manajerial dan strategi operasional pada dunia wirausaha. Kegiatan ini juga diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa terkait tantangan dunia bisnis sekaligus mempersiapkan mereka untuk menghadapi lingkungan kerja profesional yang menuntut kemampuan adaptasi, inovasi, dan kesadaran kesehatan mental yang tinggi.






Share:

[BUTENA 3] Mencari Racikan Bahan Bakar Roket Paling Sempurna

Mencari Racikan Bahan Bakar Roket Paling Sempurna

image

Roket adalah kendaraan terbang yang bergerak menggunakan gaya dorong dari semburan mesinnya. Prinsip kerjanya didasarkan pada hukum ke-3 Newton yang menyatakan bahwa setiap aksi selalu menghasilkan reaksi yang sama besar dengan arah berlawanan. Gas berkecepatan tinggi yang menyembur dari bawah mesin bertindak sebagai aksi pembentuk dorongan kuat yang melesatkan roket ke depan.

Sejarah roket berawal dari ketidaksengajaan para peracik obat Tiongkok pada abad ke-9 yang justru menemukan bubuk mesiu. Pasukan Tiongkok lalu menggunakan bubuk ini untuk membuat senjata proyektil besi guna menahan serangan Mongol pada tahun 1232. Senjata tersebut berupa panci besi berukuran besar yang ditembakkan menggunakan mesiu dan panci itu mampu melaju hingga 25 kilometer (15 mil), serta dapat meledakkan zona sasaran hingga radius 600 meter akibat pecahannya. Teknologi ini akhirnya menyebar ke Eropa seiring perluasan wilayah kekuasaan Jenghis Khan. Setelah berabad-abad sekadar menjadi senjata militer dan bahan kembang api, pada abad ke-20, roket mulai dikembangkan untuk kepentingan sains sampai akhirnya berhasil membawa manusia mendarat di bulan.

Saat diluncurkan, roket harus melaju di lintasan melengkung hingga menembus kecepatan 28.646 kilometer per jam agar dapat terlepas dari tarikan gravitasi. Ketika mencapai titik orbit yang dituju, roket akan melepaskan muatannya seperti satelit. Satelit tersebut tidak jatuh ke bumi karena adanya keseimbangan antara tarikan gravitasi Bumi melawan dorongan momentum laju dari roket itu sendiri.

image

Agar mampu bertahan dan beroperasi di ruang hampa udara, roket dirancang dengan struktur yang khusus. Roket terdiri atas empat komponen yang meliputi: 

  1. Tangki bahan bakar beserta oksidator (misalnya oksigen cair).
  2. Ruang pembakaran dan nozzle pendorong.
  3. Sistem kontrol arah navigasi.
  4. Payload atau muatan seperti satelit, modul maupun kapsul astronot.

image

Kunci keberhasilan peluncuran roket sangat bergantung pada jenis propelan atau bahan bakarnya. Para ahli biasanya menggunakan propelan padat maupun cair untuk mendapatkan performa mesin terbaik. Kombinasi bahan bakar cair yang paling sering digunakan adalah kerolox. Perpaduan antara bahan bakar RP-1 yang mirip minyak tanah bersama oksigen cair ini terbukti efisien dengan biaya peluncuran yang terjangkau. Roket seri Saturn hingga Falcon milik SpaceX masih mengandalkan campuran ini. Selain itu ada juga pilihan propelan berbasis hidrogen cair bersanding dengan oksigen cair. Campuran bersuhu ekstrem ini jauh lebih efisien untuk menghasilkan tenaga dorong walaupun membutuhkan tangki dan komponen mesin yang jauh lebih rumit.

image

Untuk kebutuhan alternatif bahan bakar tunggal, industri antariksa sering memakai senyawa hydrazine. Senyawa beracun dengan bau tajam ini sangat reaktif dan bisa menghasilkan dorongan besar dari ukuran tangki yang kecil. Penyimpanannya pun cukup praktis karena bisa dilakukan pada tekanan suhu ruang normal. Hal ini membuat hydrazine sangat cocok untuk kebutuhan manuver satelit atau pesawat di orbit luar angkasa walau penggunaannya membutuhkan standar keselamatan ekstra ketat.

Pada kenyataannya, tidak ada bahan bakar roket yang sempurna untuk seluruh tahapan terbang. Kerosin sangat unggul untuk menghasilkan tenaga pendorong maksimal saat roket baru lepas landas. Di sisi lain hidrogen cair jauh lebih hemat untuk perjalanan di ruang hampa. Namun hidrogen cair akan merepotkan jika dipakai sejak awal karena menuntut ukuran tangki yang kelewat besar. Sebagai solusi penengah, para ahli mulai menggunakan gas metana yang tingkat efisiensinya berada tepat di antara kerosin dan hidrogen.

Sayangnya, metana kurang padat dibandingkan kerosin sehingga kurang bertenaga untuk peluncuran awal sekaligus tidak sehemat hidrogen untuk tahapan akhir. Namun metana memiliki nilai tambah yang sangat menguntungkan karena bisa terbakar bersih tanpa meninggalkan banyak kerak jelaga di dalam mesin. Kelebihan ini membuat umur pakai mesin jauh lebih panjang sehingga sangat cocok untuk mendukung pengembangan mesin roket daur ulang masa depan.

Jadi, bahan bakar roket yang paling baik adalah kombinasi yang disesuaikan dengan kebutuhan setiap tahap penerbangan. Kerolox sangat diandalkan sebagai pendorong utama di tahap awal peluncuran saat menembus gravitasi. Setelah berada di luar angkasa, hidrogen cair mengambil alih tugas sebagai bahan bakar andalan untuk perjalanan jarak jauh. Hydrazine sebagai pendorong untuk manuver yang lincah dan presisi di area orbit. Sementara itu, metana hadir sebagai alternatif inovatif yang bersih dan hemat perawatan untuk mendukung teknologi roket yang bisa dipakai berulang kali. Sinergi dari berbagai bahan bakar inilah yang memungkinkan manusia untuk terus memperluas batas eksplorasi luar angkasa.

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

Engheim, E. 2023. What is the Best Rocket Fuel?. Erik Explores. https://erikexplores.substack.com/p/what-is-the-best-rocket-fuel

Wiki berbudi. Bahan Bakar Roket. Ini Budi Wiki. https://inibudi.or.id/wiki/index.php/Bahan_Bakar_Roket.

Kompas.com. 2024. Bagaimana Cara Kerja Roket?. Kompas Sains. https://www.kompas.com/sains/read/2024/06/26/200000823/bagaimana-cara-kerja-roket-

Leishman, J. G. 2026. Rocket Engines. Introduction to Aerospace Flight Vehicles. https://eaglepubs.erau.edu/introductiontoaerospaceflightvehicles/chapter/rocket-engines/

Medigrafia. 2026. Mengenal Mesin Kimia dalam Roket: Peran Hydrazine dan LOX/LH2 dalam Sistem Propulsi Luar Angkasa. Medigrafia. https://medigrafia.com/mengenal-mesin-kimia-dalam-roket-peran-hydrazine-dan-lox-lh2-dalam-sistem-propulsi-luar-angkasa/#gsc.tab=0

NASA. 2023. Rocket Parts. NASA Glenn Research Center. https://www1.grc.nasa.gov/beginners-guide-to-aeronautics/rocket-parts/

Nestria, A. 2020. Cara Kerja Roket dan Analisis. Aisyah Nestria. https://www.aisyahnestria.com/2020/05/cara-kerja-roket-dan-analisis.html. (Diakses pada 23 Mei 2026).

Wikipedia. 2026. Kerolox. Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Kerolox

Wikipedia. 2026. Roket. Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas. https://id.wikipedia.org/wiki/Roket

 

 


Share:

Postingan Populer

Arsip Blog