[PRESS RELEASE] PELATIHAN MATLAB 2022

                                                                        Pelatihan Matlab

Kegiatan Pelatihan Matlab ini merupakan rangkaian acara dari kegiatan Pelatihan Software Keteknikkimiaan yang merupakan program kerja dari bidang Media dan Informasi HMTK FT UNS. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan software Matlab dan memudahkan pemahaman tentang cara mengoperasikan software tersebut sehingga mahasiswa aktif S-1 Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret khususnya angkatan 2018, 2019, dan 2020 dapat mengoperasikan software dengan baik sehingga memudahkan dalam perkuliahan. 

Pelatihan Matlab kali ini dilaksanakan secara offline di ruang 1315 gedung 1 FT UNS pada hari Minggu, 20 November 2022. Acara ini dimulai pada pukul 13.00 hingga 14.38 WIB dengan pembicaranya yaitu Rivan Andriawan, mahasiswa Teknik Kimia UNS angkatan 2019. Master of Ceremony (MC) acara ini adalah Tedy Ahmad Sanjaya dan Kevin Christian, mahasiswa Teknik Kimia UNS angkatan 2021. 

Rangkaian acara pada Pelatihan Matlab ini yaitu pengisian absensi, doa dan pembukaan oleh moderator, pembacaan biodata pembicara, dan dilanjutkan dengan pelatihan software Matlab. Setelah itu, acara masuk ke sesi tanya jawab lalu diakhiri dengan sesi dokumentasi dan penutup. 

Materi yang disampaikan berisi dasar operasi Matlab, seperti tools operasi dasar, perhitungan dasar, penggunaan variabel, command, editor dan studi kasus. Setelah itu, disampaikan juga mengenai operasi matriks dengan membuat garis bilangan dan plot.

Dengan adanya Pelatihan Matlab ini diharapkan dapat menambah wawasan mahasiswa aktif Teknik Kimia FT UNS dalam pengoperasian software keteknikkimiaan. Selain itu, dapat berguna juga untuk menunjang kegiatan perkuliahan.


Share:

[PRESS RELEASE] GEMMA MELODI TEKNIK

                                                            Gemma Melodi Teknik (GMT)

Gemma Melodi Teknik (GMT) merupakan kegiatan berbasis kompetisi yang merupakan salah satu program kerja Bidang Pengembangan Minat dan Bakat Divisi Event Management Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia UNS. Kegiatan ini dilaksanakan di Atrium Hall Solo Grand Mall pada Jumat, 18 November 2022 yang dimulai pada pukul 18.00 WIB sampai pukul 20.05 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa Universitas Sebelas Maret dan masyarakat umum dengan 6 peserta yaitu, Mechasound, Indra Djati Treshaputra, MIE, KIDS, This is Boyz, dan Tetrahidrofuran. MC (Master of Ceremony) pada kegiatan kali ini adalah Denisda Nabdan Azis dan Christella Quinta Pranasita yang merupakan Mahasiswa S-1 Teknik Kimia angkatan 2020.

Rangkaian kegiatan Gemma Melodi Teknik (GMT) kali ini diawali dengan registrasi peserta dan pembukaan oleh MC, dilanjutkan dengan sambutan dari ketua HMTK, kemudian penampilan keenam peserta, lalu penjurian dan pengumuman juara. Di mana juara 1 dimenangkan oleh KIDS, juara 2 dimenangkan oleh MIE, juara 3 dimenangkan oleh Indra Djati Treshaputra, juara harapan 1 dimenangkan oleh This is Boyz, juara harapan 2 dimenangkan oleh Mechasound, dan juara harapan 3 dimenangkan oleh Tetrahidrofuran. Rangkaian kegiatan yang terakhir adalah penyerahan sertifikat, dokumentasi dan penutup.

Adanya Gemma Melodi Teknik (GMT) ini diharapkan dapat menyalurkan minat dan bakat mahasiswa UNS dan masyarakat umum pada bidang musik. Selain itu, kegiatan ini juga sebagai media melatih sportivitas dan jiwa kompetitif dalam diri mahasiswa UNS maupun masyarakat umum, dan menjalin relasi dan memperkuat rasa kekeluargaan antar peserta.


Share:

[ANNOUNCEMENT] Kalender Akademik Teknik Kimia UNS 2022

 



Share:

CHEMAGZ Edisi 1 HMTK FT UNS 2022


 

Share:

[TRANSPARANSI KEUANGAN HMTK PERIODE 2022]

TRANSPARANSI KEUANGAN HMTK PERIODE 2022

Transparansi Dana Kas HMTK merupakan salah satu program kerja Bendahara HMTK FT UNS. Transparansi ini bertujuan untuk memberikan keterbukaan antara pengurus dan anggota atas Dana Kas HMTK, serta menghindari kesalahan komunikasi baik antarpengurus maupun dengan anggota.

Berikut adalah Transparansi Dana Kas HMTK Triwulan 3

Kelengkapan transparansi dapat dilihat pada link berikut ini:

Link : http://uns.id/TransTriwulan3

Informasi yang ditampilkan adalah cashflow keuangan Kas HMTK FT UNS dan diagram pemasukan dan pengeluaran masing – masing bidang HMTK FT UNS.

Share:

[PRESS RELEASE] Wisuda Prodi Periode Oktober 2022

Wisuda Prodi Periode Oktober 2022

 

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia dan Program Studi Sarjana Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret telah menyelenggarakan kegiatan Wisuda Prodi Periode Oktober 2022. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan sambutan dan apresiasi kepada para wisudawan. Wisuda Prodi Periode Oktober 2022 dilaksanakan selama dua hari. Hari pertama dilaksanakan pada hari Jumat, 28 Oktober 2022 pada pukul 15.41 s.d. 17.40 WIB di Ruang Multimedia Gedung 4 Fakultas Teknik UNS. Sedangkan hari kedua adalah arak-arakan wisudawan. 

Kegiatan Wisuda Prodi Periode Oktober pada hari pertama dihadiri oleh wisudawan dan wisudawati serta mahasiswa Teknik Kimia dari angkatan 2018 – 2022. Acara dibuka oleh pembawa acara yaitu Muhammad Abdul Jamil, mahasiswa Teknik Kimia angkatan 2020, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Selanjutnya disampaikan sambutan oleh perwakilan HMTK FT UNS yaitu Tegar Satrio Pribadi, perwakilan wisudawan yaitu Ihza Aulia Alfarizi, S.T., dan sambutan dari Kepala Program Studi Teknik Kimia yaitu Bapak Dr. Adrian Nur,S.T., M.T.

            Acara selanjutnya adalah pelepasan wisudawan dimana pembawa acara membacakan daftar wisudawan pada periode ini. Wisudawan yang diwisuda pada periode ini berjumlah tiga puluh orang, yaitu:

  1. Amara Nur'aini Kusuma Wardani Sarosa,S.T. 
  2. Andhika Talentyoadi,S.T. 
  3. Aroya Desma Ramadita,S.T. 
  4. Dimas Dwi Kuncoro,S.T. 
  5. Dimas Rizqi Damarjati Listyono,S.T. 
  6. Fuad Dimar Fauzi,S.T. 
  7. Gemilang Ramadhan Syahputraningrat,S.T. 
  8. Ghifari Naufal Arib,S.T. 
  9. Hafidz Dhany Wicaksono,S.T.
  10. Haidar Mutaz Anjari,S.T.
  11. Haris Ade Kurniawan,S.T. 
  12. Havid Arga Kusumamurti,S.T. 
  13. Hesty Safitri,S.T. 
  14. Hevi Ismarlina,S.T.
  15. Ida Ambarwati,S.T. 
  16. Ihza Aulia Alfarisi,S.T. 
  17. Immanuel Jeremia Sarjono,S.T. 
  18. Kanindra Prahaspati,S.T. 
  19. Kanthi Rinentahansih,S.T. 
  20. Luqman Hakim Al Rosyad,S.T.
  21. Monica Tashya Putri,S.T. 
  22. Muhammad Luthfi Maulana,S.T.
  23. Novema Glendika Putri,S.T. 
  24. Samira Kayla Biyanti,S.T. 
  25. Tsabitul Faiz,S.T. 
  26. Viona Rohmah Armia Gita Kusuma,S.T. 
  27. Widya Nur Ramadhani,S.T. 
  28. Yudi Eka Fahroni,S.T. 
  29. Yunita Aprilia,S.T. 
  30. Zhufara Adhil Linanggeng,S.T. 

            Setelah pelepasan wisudawan, acara dilanjutkan dengan pemberian kesan dan pesan dari setiap angkatan. Angkatan 2022 diwakilkan oleh Gracia Wahyu Anjani, angkatan 2021 oleh Fachri Candra Abimanyu, angkatan 2020 oleh Isnania Puspitaningtyas, angkatan 2019 diwakilkan oleh Abdul Aziz Yudhistira, dan oleh perwakilan wisudawan yaitu Luqman Hakim Al Rosyad,S.T. Acara Wisuda Prodi hari kedua diakhiri dengan sesi dokumentasi oleh panitia, doa, dan penutup oleh pembawa acara.

Kegiatan Wisuda Prodi Periode Oktober hari kedua dilaksanakan keesokan harinya, yaitu Sabtu, 29 Oktober 2022. Pada Wisuda Prodi hari kedua ini diisi dengan kegiatan arak-arakan wisudawan dan wisudawati oleh mahasiswa Teknik Kimia dari berbagai angkatan. Acara arak-arakan ini dilaksanakan bersama-sama dengan mahasiswa dari Fakultas Teknik yang lain, meramaikan acara wisuda di depan Gedung Rektorat UNS.

 


Share:

BUTENA EDISI 9 : Gas Air Mata

Gas Air Mata



Gas air mata pasti sudah tidak asing lagi di telinga kita. Apalagi beberapa waktu lalu gas air mata sempat menjadi perbincangan di kalangan masyarakat. Namun, sebenarnya apakah itu gas air mata? Senyawa apa yang ada di dalamnya? 

Gas air mata termasuk senjata kimia yang digunakan untuk melumpuhkan dengan menyebabkan iritasi pada mata dan/atau sistem pernapasan. Meskipun namanya adalah ‘gas’, namun gas air mata sejatinya tidak berwujud gas. Gas air mata merupakan bubuk bertekanan yang menciptakan kabut saat digunakan. Gas air mata dapat disimpan dalam bentuk semprotan ataupun granat. Gas air mata biasanya terdiri dari campuran aerosol, seperti bromoaseton dan metilbensil bromida. Bahan kimia yang sering digunakan untuk pembuatan gas air mata antara lain gas CS (2-klorobenzalmalononitril, C10H5ClN2), CN (kloroasetofenon, C8H7ClO), CR (dibenzoksazepin, C13H9NO), dan semprotan merica (gas OC, oleoresin capsicum). Gas CS adalah gas yang umum digunakan dalam pembuatan gas air mata. 

Gas air mata bekerja dengan membuat iritasi membran mukus pada mata, hidung, mulut, dan paru-paru. Efek yang ditimbulkan yaitu menyebabkan tangis, bersin, batuk, kesulitan bernapas, nyeri di mata, dan buta sementara. Gejala iritasi biasanya muncul setelah paparan selama 20 hingga 60 detik dan sembuh setelah 30 menit sejak meninggalkan tempat penyemprotan gas. Paparan terhadap gas air mata menyebabkan dampak jangka pendek seperti mata berair, mata merah, pandangan kabur, mata terasa panas, mata gatal, mata bengkak, dan terkadang dapat menyebabkan kedutan. Sedangkan dampak jangka panjang yang ditimbulkan termasuk pengembangan penyakit pernapasan, luka dan penyakit mata parah, radang kulit, kerusakan pada sistem peredaran darah dan pencernaan, bahkan kematian, khususnya pada kasus dengan paparan tinggi.

Pertolongan pertama ketika terpapar gas air mata adalah segera pergi dari daerah terpapar gas ke tempat berudara segar. Untuk mengurangi reaksi pada kulit dapat dilakukan dengan segera melepas pakaian yang terpapar, menghindari penggunaan handuk bersama, dan segera melepas lensa kontak karena ada kemungkinan ditempeli partikel. Sedangkan pertolongan pertama untuk rasa terbakar pada mata dapat dilakukan irigasi (menyemprot atau membilas) dengan air untuk membuang zat kimianya. Mandi dan menggosok seluruh tubuh dengan sabun dan air juga dapat menghilangkan partikel yang melekat pada kulit. 


Share:

[PRESS RELEASE] RADIASI

                                                                         RADIASI 2022



Telah dilaksanakan RADIASI (Rangkaian Studi Anggota Mahasiswa Ilmiah) pada hari Minggu, 2 Oktober 2022. Acara RADIASI kali ini mengangkat tema “Dealing with Anxiety and Mental Health” yang dimoderatori oleh Sarasayu Annissa Dewanti, mahasiswa S1 Teknik Kimia angkatan 2021.

Acara RADIASI dimulai pada pukul 08.30 WIB dengan registrasi peserta. Acara dibuka oleh moderator pada pukul 09.20 WIB dengan doa dan dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelahnya disampaikan sambutan oleh pembina HMTK, ketua HMTK, dan Ketua RADIASI 2022.

Sebelum penyampaian materi oleh pembicara, terlebih dahulu dibacakan CV pembicara oleh moderator.  Materi yang disampaikan oleh moderator yang pertama yaitu perbedaan antara psikolog dan psikiater, karakteristik mahasiswa, dan kewajiban mahasiswa. Selain itu, disampaikan topik utama yaitu kecemasan yang dirasakan oleh mahasiswa. Umumnya kecemasan yang dirasakan oleh mahasiswa diantaranya tentang perlunya adaptasi terhadap beberapa kondisi dan kecemasan akademik.

Setelah materi selesai dipaparkan, acara dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab oleh moderator. Pada sesi ini, peserta banyak menyampaikan pertanyaan-pertanyaan kepada pembicara.  

Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan kesimpulan oleh moderator. Setelahnya diumumkan pemenang dan penyerahan doorprize oleh ketua RADIASI 2022. Selanjutnya dilakukan dokumentasi acara oleh panitia yang bertugas kemudian dilanjutkan dengan penutupan oleh moderator.

Setelah mengikuti RADIASI 2022 ini peserta diharapkan menjadi lebih mengetahui tentang apa itu kecemasan dan segala sesuatu tentang kecemasan. Selain itu, diharapkan peserta mampu mengolah kecemasan yang mereka rasakan dengan benar.


Share:

BUTENA EDISI 8 : DME Pengganti LPG

 DME Pengganti LPG

Mengenal Apa Itu DME, Calon Pengganti Elpiji Halaman all - Kompas.com

Baru-baru ini, Presiden Joko Widodo meresmikan pembangunan atau peletakan batu pertama alias groundbreaking proyek gasifikasi batu bara menjadi Dimethyl Ether (DME) di kawasan industri Tanjung Enim, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Presiden mengatakan proyek DME ini sangat penting karena bisa berperan sebagai pengganti Liquefied Petroleum Gas (LPG), sehingga bisa mengurangi impor LPG yang selama ini mencapai 6-7 juta ton per tahun atau sekitar 80% dari kebutuhan LPG di dalam negeri.

Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral RI menyebut telah melakukan penelitian pemanfaatan DME sebagai bahan bakar sejak 2009. Pada pertengahan 2020 lalu, Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral memaparkan beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan antara lain: uji coba laboratorium pemanfaatan bahan bakar DME, pengembangan kompor khusus DME bekerja sama dengan pihak pabrikan kompor, uji terap penggunaan DME pada rumah tangga bekerja sama dengan PT Pertamina dan PT Bukit Asam, analisis biaya manfaat (Cost & Benefit Analysis) pemanfaatan DME untuk substitusi LPG rumah tangga dan kajian biaya produksi batubara mulut tambang bekerja sama dengan PT Pertamina.

DME sendiri adalah bahan bakar multi-source (dapat diproduksi dari banyak sumber), di antaranya dari gas alam, fuel oil, batubara, limbah plastik, limbah kertas, limbah pabrik gula, dan biomassa. DME adalah senyawa bening yang tidak berwarna, ramah lingkungan dan tidak beracun, tidak merusak ozon, tidak menghasilkan particulate matter (PM) dan NOx, tidak mengandung sulfur, mempunyai nyala api biru, dan memiliki berat jenis 0,74 pada 60/60°F. Dimethyl Ether (DME) memiliki monostruktur kimia yang sederhana (CH3-O-CH3), berbentuk gas yang tidak berwarna pada suhu ambien, dan zat kimia yang stabil dengan titik didih -25,1°C. Keunggulan dari DME adalah pada dampak lingkungan. DME dinilai mudah terurai di udara sehingga tidak merusak ozon dan meminimalisir gas rumah kaca hingga 20%. Kekurangan DME ada pada tingkat pembakaran menggunakan DME tidak sepanas LPG, yaitu memiliki kandungan panas (calorific value) sebesar 7.749 Kcal/Kg.

Sedangkan LPG (Liquified Petroleum Gas) adalah campuran dari berbagai unsur hidrokarbon yang berasal dari gas alam. Dengan menambah tekanan dan menurunkan suhunya, gas berubah menjadi cair. LPG didapat dari penyulingan minyak mentah atau dari kondensasi gas bumi dalam kilang pengolahan gas bumi. Pencairan gas bumi menjadi LPG dimaksudkan untuk memecahkan masalah pengangkutan ke konsumen karena volume LPG jauh lebih kecil dari volume gasnya. Untuk mempertahankan gas LPG agar tetap cair pada suhu kamar, LPG harus disimpan dalam tangki bertekanan (pressurized tank). Beberapa jenis proses yang dapat digunakan untuk mengolah gas bumi sehingga diperoleh produk LPG, antara lain proses absorpsi dan kriogenik. LPG komponennya didominasi propana (C3H8) dan butana (C4H10). Keunggulan LPG adalah memiliki kandungan panas lebih tinggi dari DME yaitu sebesar 12.076 Kcal/Kg.

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog