SARASEHAN GANJIL
S-1 TEKNIK KIMIA 2026
Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret (UNS) kembali menyelenggarakan program Sarasehan Teknik Kimia secara hybrid pada Rabu, 5 Agustus 2026. Bertempat di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS dan melalui platform Zoom Meeting, acara yang merupakan program kerja Bidang Hubungan Masyarakat Divisi Kesejahteraan Mahasiswa HMTK FT UNS ini mengusung tema "Sosialisasi Perkuliahan dan Aspirasi Mahasiswa" dengan fokus utama pada persiapan akademik dan peningkatan fasilitas pendukung perkuliahan bagi mahasiswa S-1 Teknik Kimia.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 13.00 hingga 14.41 WIB ini dihadiri oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, dosen, serta mahasiswa Teknik Kimia UNS. Rangkaian acara yang dimoderatori oleh Berliana Puspita Adhika Putri ini dibuka secara resmi dengan sambutan dari ketua umum HMTK Muhammad Abil Aqilla, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi inti, sesi tanya jawab aspirasi mahasiswa, serta diakhiri dengan dokumentasi dan penutupan.
Materi utama disampaikan oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T. Dalam paparannya, beliau menyoroti evaluasi akademik, teknis pengisian Kartu Rencana Studi (KRS), serta regulasi perkuliahan terkini. Terkait prosedur administrasi akademik, pengisian KRS dilakukan melalui sistem Siakad masing-masing mahasiswa. Proses validasi mensyaratkan konsultasi wajib dengan Dosen Pembimbing Akademik (PA) secara tatap muka untuk mendapatkan tanda tangan. Lembar KRS yang telah ditandatangani selanjutnya wajib dipindai dan dikirimkan melalui tautan yang telah ditentukan sesuai kelompok angkatan. Adapun pengumpulan KRS secara fisik untuk pengecapan hanya diberlakukan bagi mahasiswa yang memiliki persyaratan dokumen khusus, seperti pemberkasan ujian. Beliau juga menekankan pentingnya konsistensi dalam pemilihan kelas. Untuk mata kuliah Simulasi Desain Proses, mahasiswa diutamakan untuk mengambil kelas sesuai asalnya dan sisanya baru dialokasikan ke kelas D. Prodi juga berkomitmen untuk membuka empat kelas untuk mata kuliah semester 5 dan meminta mahasiswa yang akan mengulang untuk menyampaikan hal tersebut guna penjadwalan yang lebih baik.
Sebagai upaya memastikan kelancaran studi mahasiswa, disampaikan pula aturan mengenai monitoring dan evaluasi. Batas maksimal pengerjaan laporan Kerja Praktek (KP) adalah enam bulan, dan keterlambatan di luar batas waktu tersebut berkonsekuensi pada perolehan nilai maksimal C atau keharusan mengulang KP. Sementara itu, durasi penelitian diupayakan maksimal selama satu tahun, dengan Presentasi Hasil Penelitian pada akhir semester 7 yang dapat digantikan dengan bukti keikutsertaan dalam seminar nasional/internasional atau bukti submit artikel jurnal sesuai kebijakan riset grup.
Menutup sesi pemaparan, Dr. Joko Waluyo menyampaikan tujuan utama dari program studi, yaitu menghasilkan lulusan yang bekerja secara profesional, mampu menerapkan dan mengembangkan ilmu teknik kimia, serta berkembang sebagai pribadi yang memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat, kesadaran nasional, dan fleksibilitas dalam pengembangan diri. Penekanan pada kemampuan fundamental rekayasa, perancangan eksperimen, desain, problem solving, etika profesi, komunikasi yang baik, hingga pengetahuan kewirausahaan menjadi poin penting dalam catatan pembelajaran yang harus dikuasai mahasiswa.
Sesi selanjutnya yang menjadi sorotan utama adalah penyampaian aspirasi mahasiswa. Dalam forum ini, beberapa pertanyaan dan saran disampaikan secara langsung oleh perwakilan mahasiswa dari berbagai angkatan, mulai dari definisi lulus tepat waktu, penambahan dan perbaikan stop kontak di ruang kelas, hingga berbagai usulan perbaikan fasilitas laboratorium Dasar Teknik Kimia seperti penggantian timbangan analitik dengan ketelitian lebih tinggi, penambahan magnetic stirrer hotplate, perbaikan ruang asam dan blower, serta penyediaan pompa pipet dan micropipette. Pihak prodi merespons dengan menyatakan bahwa sebagian besar usulan akan segera dikomunikasikan dengan laboran dan beberapa peralatan akan segera diupayakan pengadaannya. Aspirasi mengenai pembenahan meja bundar di lobby lantai 1 juga disampaikan dan akan ditindaklanjuti bersama dengan permohonan penambahan stop kontak.
Terkait program akademik, mahasiswa menanyakan ketersediaan Hibah MBKM untuk periode Agustus 2026 hingga Januari 2027 serta program KMB UNS melalui Coursera. Pihak prodi menyatakan bahwa program tersebut kemungkinan akan diadakan namun dengan kuota terbatas, dan disarankan untuk diikuti mulai semester 6. Mengenai pengambilan Tugas Akhir, disarankan untuk mengambilnya di semester 7 agar semester 8 fokus pada penyelesaian TA, sementara untuk lokasi Kerja Praktek, muncul usulan agar regulasi dilonggarkan sehingga mahasiswa dapat melakukan KP di service company atau perusahaan pihak ketiga yang masih berkaitan dengan Teknik Kimia, tidak harus di industri hilir yang memiliki reaktor. Usulan ini akan menjadi pembahasan lebih lanjut oleh para dosen. Selain itu, mahasiswa juga menanyakan kemungkinan adanya kelas khusus untuk mengulang mata kuliah, yang direspons dengan mempersilakan mahasiswa untuk menghubungi dosen terkait dengan konsekuensi harus benar-benar mengambil kelas tersebut jika dibuka.
Penyelenggaraan sarasehan ini diharapkan dapat menjembatani komunikasi yang lebih efektif antara program studi dan mahasiswa. Melalui wadah penyampaian aspirasi, kritik, dan saran ini, sivitas akademika Teknik Kimia FT UNS berkomitmen untuk mewujudkan perbaikan kualitas pendidikan, fasilitas, dan regulasi yang berkelanjutan demi terciptanya lulusan yang kompeten dan profesional.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.