[PRESS RELEASE] Wisuda Prodi Periode April 2025

Wisuda Prodi Periode April 2025

Telah dilaksanakan kegiatan Wisuda Prodi oleh Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret pada hari Kamis, 17 April 2025 di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi dan juga sambutan kepada Wisudawan dan Wisudawati Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS. Wisuda Prodi berlangsung sejak pukul 15.30 s.d. 16.49 WIB dipandu oleh Safrida Alfi Rahmawati dan dihadiri oleh Kepala Program Studi, para Wisudawan, dan Mahasiswa Aktif S-1 Teknik Kimia dari angkatan 2020–2024.

Setelah pembukaan dan pembacaan doa, terdapat sambutan dari Ketua Umum HMTK yaitu Dimas Nabil Fii Sabilillah, yang kemudian dilanjutkan sambutan dari Dr. Ir. Joko Waluyo, S.T., M.T., selaku Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia. Acara dilanjutkan dengan pelepasan wisudawan dan wisudawati yang berjumlah 8 orang dengan menampilkan foto, nama, dan kartu alumni. Adapun nama-nama wisudawan pada periode kali ini adalah sebagai berikut:

1. Bintang Ramadhan, S.T.
2. Elsan Maula Kamal, S.T.
3. Farhan Ar-Ramadhan, S.T.
4. Ghafara Ramadhan, S.T.
5. Ghaitza Diva Yasmin, S.T.
6. Gilang Pinangraha, S.T.
7. Muhammad Reza Maulana, S.T.
8. Sharfina Rani Aziza, S.T.

        Selanjutnya, acara diisi dengan kesan pesan dari tiap angkatan, dimulai dari angkatan 2021 diwakili oleh Fachri Candra Abimanyu, lalu angkatan 2022 diwakili oleh Dafiq Alghifari Naryanto, angkatan 2023 diwakili oleh Antonius Dari Padua Nathanael Suluh, kemudian angkatan 2024 diwakili oleh Davyn Darma Andi Lolo, dan ditutup dengan kesan pesan dari perwakilan wisudawan yaitu Bintang Ramadhan, S.T.

Wisuda Prodi periode April kali ini diakhiri dengan penampilan duet dari Sound of Chemica (SOC) oleh Oliver Mikha Malem Ginting dan Putri Salsabila Nurazizah. Lalu, terdapat sesi dokumentasi dan pembacaan doa yang menjadi penutup kegiatan. Dengan terlaksananya Wisuda Prodi April 2025, diharapkan acara ini dapat menjadi apresiasi dan dukungan bagi para wisudawan yang telah menyelesaikan studi di Program Studi S-1 Teknik Kimia UNS. Semoga mereka dapat meraih kesuksesan dan mewujudkan impian mereka di masa depan.


Share:

[BUTENA 2] Gas Alam Menjelma Cairan: Proses Pembuatan LNG yang Bikin Melongo

 

Gas Alam Menjelma Cairan: Proses Pembuatan LNG yang Bikin Melongo

        LNG (Liquefied Natural Gas) adalah gas alam yang dicairkan dengan cara didinginkan hingga suhu -162°C pada tekanan atmosfer. Proses pencairan ini bertujuan untuk mengurangi volume gas hingga 600 kali lipat, sehingga lebih mudah disimpan dan diangkut. LNG umumnya terdiri dari metana (CH₄) sebagai komponen utama, dengan sedikit campuran etana, propana, dan butana. LNG digunakan sebagai sumber energi bersih yang lebih ramah lingkungan dibandingkan bahan bakar minyak dan batu bara, serta lebih aman dalam transportasi dibandingkan gas alam bertekanan tinggi karena tidak mudah terbakar dalam bentuk cair.

Diagram alir proses pembuatan LNG


a. PLANT 1 (CO2 removal unit)

        Gas alam yang baru diekstraksi mengandung karbon dioksida (CO₂) dalam jumlah tertentu. CO₂ harus dihilangkan dari gas alam karena dapat membeku pada suhu rendah selama proses pencairan, yang berisiko menyumbat pipa dan mengganggu proses produksi LNG. Selain itu, CO₂ tidak memiliki nilai pembakaran karena merupakan emisi hasil dari pembakaran bahan bakar. Hasil dari proses ini adalah gas alam yang tidak mengandung CO₂. Proses penghilangan CO₂ dapat dilakukan melalui penyerapan kimia menggunakan larutan amine, seperti monoethanolamine (MEA), di mana CO₂ bereaksi dengan amine membentuk senyawa karbamat. Reaksi kimia yang terjadi adalah:

b. PLANT 2 (Dehydration and Mercury removal unit)

      Setelah CO₂ dihilangkan, gas alam masih mengandung air dan merkuri yang harus dihilangkan sebelum proses pencairan. Air harus dihilangkan karena dapat membeku pada suhu 0°C (1 atm) dan berisiko menyumbat pipa, terutama karena proses pencairan LNG membutuhkan suhu di bawah -150°C. Proses dehidrasi dilakukan dengan molecular sieve, bahan penyerap khusus yang menyerupai silica gel.
        Proses kedua pada plant ini adalah pembersihan merkuri. Merkuri yang terdapat dalam gas alam dapat merusak pipa aluminium dalam proses berikutnya. Oleh karena itu, gas dialirkan melalui filter berisi Sulphur Impregnated Activated Carbon (SIAC) yang mampu menyerap merkuri sebelum gas melanjutkan ke tahap pemisahan fraksi. Pada proses ini, merkuri (Hg) bereaksi dengan sulfur (S) yang terdapat pada SIAC membentuk merkuri sulfida (HgS). Reaksi kimia yang terjadi adalah:

c. PLANT 3 (Fractionation)

      Pada Plant 3, gas alam dipisahkan berdasarkan komponen penyusunnya menggunakan proses distilasi bertingkat yang memanfaatkan perbedaan titik didih. Proses ini dilakukan dalam empat menara distilasi utama:

1. Scrub Column (Demethanizer) → Memisahkan metana dari hidrokarbon lainnya.

2. Deethanizer → Memisahkan etana dari hidrokarbon lainnya.

3. Depropanizer → Memisahkan propana dari hidrokarbon lainnya.

4. Debutanizer → Memisahkan butana dari pentana+.

        Setelah proses ini, metana dialirkan ke Main Heat Exchanger (MHE) di Plant 5 untuk didinginkan dan dicairkan menjadi LNG. Etana dan sebagian propana digunakan sebagai pendingin dalam proses pencairan gas alam di Plant 4. Propana dan butana diproses lebih lanjut menjadi LPG, sementara pentana+ dijadikan kondensat yang dikirim kembali ke sumur di upstream untuk diolah menjadi bensin atau bahan bakar hidrokarbon berat lainnya.

d. PLANT 4 (Refrigeration System)

        Agar gas alam dapat dicairkan, diperlukan sistem pendinginan yang mampu menurunkan suhu secara drastis. Plant 4 berfungsi sebagai siklus refrigerasi yang menggunakan propana untuk mendinginkan Mixed Component Refrigerant (MCR). MCR terdiri dari nitrogen, metana, etana, dan propana yang setelah didinginkan, digunakan untuk menurunkan suhu gas alam di Plant selanjutnya hingga mencapai titik pencairannya. Siklus ini berjalan terus-menerus untuk memastikan proses pendinginan berlangsung optimal sebelum gas alam masuk ke tahap pencairan.

e. PLANT 5 (Liquefaction)

        Pada tahap ini, gas alam yang sebagian besar terdiri dari metana didinginkan hingga -162°C menggunakan MCR (Mixed Component Refrigerant) di dalam Main Heat Exchanger (MHE). Setelah mencapai suhu ini, gas berubah menjadi cairan dengan volume yang jauh lebih kecil. Proses pencairan ini menggunakan metode APCI (Air Products Cascade Impingement), salah satu teknologi utama dalam industri LNG. Metode ini bekerja dengan sistem pendinginan bertingkat, di mana gas alam pertama-tama didinginkan oleh propana, lalu oleh MCR yang terdiri dari nitrogen, metana, etana, dan propana. MCR berfungsi sebagai refrigeran campuran yang secara efisien menurunkan suhu gas alam hingga titik cairnya.
        Untuk menjaga LNG tetap dalam bentuk cair dan mempertahankan kualitasnya, kondisi operasi sangat penting. Suhu penyimpanan LNG dijaga pada sekitar -162°C agar tetap stabil dalam bentuk cair. Selain itu, tekanan penyimpanannya umumnya dekat dengan tekanan atmosfer (1 atm), meskipun selama proses pencairan tekanannya bisa lebih tinggi tergantung pada metode yang digunakan. LNG yang telah terbentuk kemudian disimpan dalam tangki penyimpanan kriogenik sebelum dikirim ke pasar menggunakan kapal tanker LNG.

Perbedaan LNG dengan LPG

        Meskipun nama Liquefied Natural Gas (LNG) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) terdengar mirip, keduanya memiliki perbedaan signifikan dalam komposisi, proses produksi, penyimpanan, serta penggunaannya. Memahami perbedaan ini penting untuk memilih sumber energi yang tepat sesuai kebutuhan.

Aspek LNG LPG
Komposisi Utamanya metana (CH4) Propana dan butana
Suhu penyimpanan -162° Suhu ruangan denga tekanan tinggi
Tekanan penyimpanan Tekanan rendah Tekanan tinggi
Sumber Gas alam yang dimurnikan Produk sampingan kilang minyak
Penggunaan Digunakan untuk pembangkit listrik, industri, dan transportasi Umumnya digunakan untuk bahan bakar rumah tangga, kendaraan, dan industri
Keamanan Tidak mudah meledak di udara karena cepat menguap dan lebih ringan dari udara Lebih mudah terbakar dan meledak dalam kondisi tertentu

Kilang yang memproduksi LNG di Indonesia 

        Indonesia memiliki beberapa kilang LNG yang berperan penting dalam industri gas alam cair, baik untuk konsumsi domestik maupun ekspor. Beberapa perusahaan di Indonesia yang memproduksi LNG, di antaranya:

1. PT Badak NGL (Bontang, Kalimantan Timur) – Salah satu kilang LNG terbesar di dunia.
2. Tangguh LNG (BP Berau, Papua Barat) – Dioperasikan oleh BP.
3. Donggi Senoro LNG (Sulawesi Tengah) – Dikelola oleh Mitsubishi, Pertamina, dan Medco.
4. Masela LNG (Blok Masela, Laut Arafura) – Proyek LNG yang dikembangkan oleh Inpex.

        Sebagai sumber energi yang fleksibel dan efisien, LNG memiliki berbagai manfaat bagi industri dan perekonomian. LNG tidak hanya digunakan sebagai bahan bakar, tetapi juga diperdagangkan secara global. LNG menawarkan berbagai manfaat sebagai sumber energi, di antaranya:

a. Sumber energi bersih dengan emisi lebih rendah dibanding batu bara dan minyak bumi.
b. Bahan bakar industri untuk pembangkit listrik, pupuk, dan manufaktur.
c. Bahan bakar kendaraan (LNG trucking, kapal LNG-powered).
d. Ekspor komoditas energi dimana LNG diperdagangkan secara global dan menjadi sumber pendapatan bagi negara penghasil gas.

        LNG adalah komoditas energi yang dapat diperdagangkan di pasar internasional, dengan Indonesia mengekspornya ke Jepang, Korea Selatan, China, dan negara lainnya melalui kontrak jangka panjang maupun pasar spot. Pemanfaatan LNG di dalam negeri masih terbatas karena kurangnya sosialisasi mengenai manfaatnya sebagai sumber energi. Agar LNG dapat digunakan sebagai bahan bakar pengganti solar, diperlukan pembangunan infrastruktur yang memadai, termasuk moda transportasi, fasilitas penyimpanan, dan teknologi converter kit untuk memungkinkan penggunaannya pada mesin diesel. Berdasarkan analisis penghematan biaya (cost saving analysis), penggunaan sistem dual fuel (Diesel-LNG) pada mesin diesel dapat menghasilkan penghematan sebesar 20-25% dibandingkan dengan penggunaan solar murni.

Referensi :

Santoso, N. B. 2014. Pemanfaatan LNG sebagai sumber energi di Indonesia. Jurnal Rekayasa Proses, 8(1), pp.33-39.
https://pgnlng.co.id/berita/wawasan/apa-itu-lng dikutip pada Sabtu, 22 Maret 2025 pukul 21.15 WIB.
https://www.candraawiguna.id/2012/12/proses-umum-pembuatan-lng-di-pt-badak.html dikutip pada Minggu, 23 Maret 2025 pukul 09.30 WIB.
https://www.alvindocs.com/blog/perbedaan-mendasar-antara-lng-liquid-natural gas-dan-lpg-liquefied-petroleum-gas dikutip pada Minggu, 23 Maret 2025 pukul 10.23 WIB.
https://databoks.katadata.co.id/energi/statistik/62adf21b505d20a/ini-daftar perusahaan-gas-terbesar-di-indonesia-pada-2021 dikutip pada Minggu, 23 Maret 2025 pukul 10.40 WIB.
https://www.academia.edu/download/95413420/4258.pdf dikutip pada Sabtu, 22 Maret 2025 pukul 21.53 WIB.

Share:

[PRESS RELEASE] RAPAT KOORDINASI HMTK FT UNS

 RAPAT KOORDINASI HMTK FT UNS

Pada hari Minggu, 16 Maret 2025 telah dilaksanakan Rapat Koordinasi periode 2025 dimulai dari pukul 13.08 sampai dengan 16.00 WIB.  Kegiatan ini dilaksanakan di Ruang 1313 dan 1314 Gedung 1 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret. Rapat Koordinasi ini bertujuan untuk membahas dan meninjau ulang mengenai program kerja yang akan dilakukan oleh para pengurus Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) FT UNS ke depannya.

Kegiatan ini dipandu oleh moderator, yakni Elvia Fauziyah, yang mengawali jalannya acara dengan penayangan video safety induction serta lagu kebangsaan Indonesia Raya dan Mars HMTK. Selanjutnya, rapat dipimpin oleh Dimas Nabil Fii Sabilillah selaku Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2025. Sesi pertama dilaksanakan pembahasan MoU oleh Ketua Umum yang disepakati untuk diterapkan selama satu periode ke depan pada pukul 13.20-14.25 WIB. Lalu dilanjutkan pembahasan bidang Sekretaris pada pukul 14.25-14.32 WIB dan Bendahara pada pukul 14.33-14.35 WIB. Kemudian pukul 14.35-14.45 WIB diisi oleh bidang Pengembangan Studi dan Pelatihan (PSP), dilanjutkan oleh bidang Media dan Informasi (MEDINFO) pada pukul 14.45-14.52 WIB. Selanjutnya pukul 14.53-15.03 WIB diisi oleh Pengembangan Minat dan Bakat (PMB), dilanjut bidang Kewirausahaan (KWU) pada pukul 15.03-15.16 WIB. Lalu sesi Hubungan Masyarakat (HUMAS) pada pukul 15.16-15.26 WIB, serta Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Mahasiswa (POSDM) pada pukul 15.26-15.51 WIB. Setelah sesi pemaparan dari masing-masing bidang oleh Koordinator Bidang selesai, sesi selanjutnya merupakan sesi pembahasan BSO ECODAYS yang selesai pada pukul 16.00 WIB. Terakhir, acara ditutup dengan sesi dokumentasi.

Pembahasan-pembahasan penting pada Rapat Koordinasi berikut di antaranya ialah perjanjian terkait kehadiran pengurus HMTK 2025, ditiadakannya kas pengurus kecuali denda dari Surat Peringatan, pelaksanaan Kuliah Umum Kewirausahaan sebagai kelanjutan dari program kerja periode sebelumnya, serta pembahasan terkait alur dan detail kegiatan program kerja masing-masing bidang. Diharapkan dengan diselenggarakannya rapat ini dapat terjalin koordinasi yang baik antara pengurus HMTK FT UNS dan dapat menghasilkan kinerja yang maksimal untuk satu periode ke depan.


Share:

[PRESS RELEASE] RAPAT KERJA TERBUKA 2025

 RAPAT KERJA TERBUKA 2025

Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) FT UNS menggelar Rapat Kerja Terbuka (RKT) pada Sabtu, 15 Maret 2025 bertempat di Ruang Multimedia Gedung 4 FT UNS. Kegiatan tersebut dilaksanakan selama sehari penuh mulai pukul 09.00 hingga 16.30 WIB. Rapat Kerja Terbuka (RKT) merupakan kegiatan rutin yang diadakan sekali selama satu periode kepengurusan dengan menghadirkan demisioner. Adapun tujuan dari kegiatan Rapat Kerja Terbuka (RKT) adalah pemaparan sekaligus diskusi dua arah mengenai rancangan program kerja HMTK FT UNS selama satu periode kedepan bersama demisioner.

    Rapat diawali dengan presentasi program kerja kabinet selama satu periode kedepan dari ketua HMTK periode 2025 dilanjut dengan sesi tanya jawab bersama mantan ketua HMTK periode 2024. Setelah itu, rapat dilanjutkan dengan sesi presentasi dan tanya jawab dari sekretaris umum, bendahara umum, lalu koordinator bidang yaitu bidang Pengembangan Studi dan Pelatihan (PSP), bidang Pengembangan Organisasi dan Sumber Daya Manusia (POSDM), bidang Hubungan Masyarakat (Humas), bidang KWU, bidang Pengembangan Minat Bakat (PMB), dan bidang Media dan Informasi (Medinfo). Terdapat pula sesi presentasi dan tanya jawab mengenai program kerja selama satu periode kedepan dari Badan Semi Otonom (BSO) yakni AIChe dan Ecodays yang merupakan organisasi/kepanitiaan dibawah naungan HMTK FT UNS.

Para presentator (dalam hal ini koordinator) dari masing-masing bidang terkait memaparkan rencana program kerja dan non program kerja mereka selama satu periode kedepan kepada para demisioner. Para demisioner juga menanyakan line up atau pembagian tugas dari staff bidang, rencana jangka pendek-jangka panjang, inovasi hingga target dan output dari program kerja dan non program kerja tersebut. Demisioner dari masing-masing bidang terkait juga memberikan tanggapan, saran/masukan hingga kritik kepada masing-masing bidang dengan harapan agar program kerja selama satu periode kedepan dapat berjalan dengan maksimal dan menghasilkan output yang lebih baik dari periode sebelumnya. 

Share:

[PRESS RELEASE] SOFTWARE TRAINING SESSION

 ARTIKEL SOFTWARE TRAINING SESSION

AutoCAD

Software training session (STS) merupakan salah satu program kerja Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret yang dipegang oleh bidang PSP (Pengembangan Studi dan Pelatihan Profesi) divisi Pelatihan Profesi. Pada STS kali ini software yang diajarkan adalah AutoCAD yang dilaksanakan pada hari Minggu, 09 Maret 2025 di ruang 1313 dan 1314 pada Gedung 1 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret yang dihadiri sebanyak 71 peserta dari Program Studi S-1 Teknik Kimia. Pembicara yang dihadirkan pada kesempatan kali ini merupakan seorang yang expert di bidang AutoCAD sekaligus salah satu penulis dari buku “ Implementasi Autocad Dalam Mendukung Desain Gambar Teknik Kimia”, yaitu Firman Asto Putro, S.T., M.T. (Dosen Program Studi D-3 Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret).

Secara singkat AutoCAD merupakan kependekan dari Automatic Computer-Aided-Design  sebuah perangkat lunak yang digunakan untuk membuat gambar teknik 2D dan 3D. Perangkat ini dikembangkan oleh perusahaan Autodesk yang sering digunakan dalam berbagai bidang, sebagai contoh digunakan oleh arsitektur, teknik sipil, dan desain mekanika.

Acara ini diawali dengan pembukaan oleh moderator Hasby Wiyantsya Miracle Heriyanto (Mahasiswa Program Studi S-1 Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret), penayangan video safety induction, menyanyikan lagu Indonesia raya, pembacaan tata tertib peserta, lalu dilanjutkan materi utama software training session AutoCAD. Materi yang disampaikan oleh pembicara meliput penjelasan umum tentang AutoCAD, penyetingan awal untuk AutoCAD, pengenalan tools yang ada pada AutoCAD, dan terakhir latihan menggambar sederhana pada AutoCAD.

Penjelasan umum tentang AutoCAD yang terbagi menjadi 2 jenis, yaitu 2D dan 3D. Untuk AutoCAD 2D digunakan untuk membuat gambar datar yang hanya memiliki panjang dan lebar, cocok untuk menggambar denah, layout mesin, dan skema Listrik. Sedangkan untuk AutoCAD 3D digunakan untuk membuat model ruang yang memiliki panjang, lebar, dan tinggi, cocok untuk membuat model 3D dari rumah, komponen mesin, dan desain produk industri.

Selanjutnya penjelasan tentang penyetingan awal untuk AutoCAD, menu setting sendiri bisa dibuka menggunakan command prompt yang tersedia. Yang pertama untuk mengubah warna background bisa masuk ke menu setting display, selain mengubah warna background di menu tersebut juga tersedia untuk mengubah warna kursor,  ukuran grid, dan lain sebagainya yang berhubungan dengan display. Di setting sendiri juga terdapat menu untuk mengaktifkan autosave yang digunakan untuk mengantisipasi jika mati lampu, data tidak langsung akan hilang jika terlupa untuk menyimpan file karena terdapat fitur autosave. Untuk mengatur ukuran dimensi, dapat disetting di dimension style lalu klik annotation kemudian dapat modify dari ukurannya maupun warnanya.

Penjelasan tools yang terdapat pada AutoCAD meliputi line yang digunakan untuk menampilkan sebuah garis dengan menghubungkan dua titik dari lokasi yang diinginkan lalu bisa atur dimensinya. Ortho merupakan alat yang mempermudah dalam menggaris agar menghasilkan garis yang lurus dan menjaga sudutnya tetap pada 0°, 90°, 180°, 270°, dan 360°. Lalu ada dynamic input yang berfungsi untuk memasukkan rotasi dimensi. Polyline seperti namanya yang berarti garis banyak, alat ini bisa dimanfaatkan untuk membuat sudut, untuk mengatur besar sudutnya dengan cara menekan tombol “Tab” pada keyboard untuk berpindah dari input dimensi ke input sudut. Object snap berfungsi untuk meletakkan sesuatu dengan presisi, dalam menu tersebut terdapat beberapa alat yang bisa diaktifkan meliputi endpoint, midpoint, geometric center, dll. Untuk memberi nilai sudut agar tampil dapat menggunakan menu annotate di bar dimension lalu pilih angular. Pada menu home terdapat opsi copy, mirror, dan skill yang digunakan untuk memodifikasi gambar. Copy sendiri digunakan untuk menyalin gambar dengan cara pilih yang ingin disalin lalu pilih base point setelah itu tarik gambarnya. Lalu ada mirror yang digunakan untuk mencerminkan desain yang sudah digambar. Penjelasan tentang mengeblok desain, untuk blok kearah kanan menghasilkan area blok berwarna biru yang dimana untuk memilih desain harus terblok seluruhnya , sebaliknya jika mengeblok ke arah kiri menghasilkan blok area berwarna hijau dimana hanya perlu terkena sebagian dari desain akan ikut terblok.

Latihan sederhana AutoCAD mengikuti buku panduan yang sudah disediakan yang dimana menggambar bangun datar yang sudah dimodifikasi dan menggunakan tools  yang sudah diajarkan sebelumnya dengan tambahan alat trim yang berfungsi untuk menghilangkan garis yang berada pada bangun datar. Dari pemaparan materi pada Software Training Session AutoCAD kali ini diharapkan para peserta dapat menerapkan ilmu yang sudah didapat untuk membantu menyelesaikan masalah desain engineering dan juga terutama untuk mata kuliah Gambar Teknik yang memerlukan software AutoCAD.

Share:

[PRESS RELEASE] PELANTIKAN PENGURUS HMTK FT UNS 2025

 PELANTIKAN PENGURUS HMTK FT UNS 2025

Telah dilaksanakan pelantikan pengurus baru HMTK FT UNS periode 2025 pada hari Minggu, 9 Maret 2025 di Ruang Seminar Utama (RSU) Gedung 3 Fakultas Teknik UNS. Acara ini dihadiri oleh 96 calon pengurus HMTK FT UNS yang akan dilantik, 12 demisioner HMTK FT UNS, serta 3 perwakilan Ormawa diantaranya perwakilan dari Ormawa HMTI, perwakilan BEM FT UNS, dan perwakilan DEMA FT UNS.

Pelantikan pengurus baru HMTK FT UNS periode 2025 dibuka oleh Moderator (Azahra Puspa Buana, Mahasiswa S-1 Teknik Kimia Angkatan 2024) pada pukul 13.00 WIB. Acara dimulai dengan Pemutaran Video Safety Induction, menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK. Rangkaian acara selanjutnya adalah sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Muhammad Muhammad Rizqi selaku Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2024 berupa ucapan selamat atas dilantiknya pengurus HMTK Periode 2025 dan juga motivasi untuk kepengurusan HMTK satu periode kedepan. 

Acara selanjutnya yaitu pelantikan Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2025 oleh Presiden BEM FT UNS 2025. Kemudian, diteruskan dengan pembacaan SK Pelantikan Pengurus oleh Ketua Umum HMTK FT UNS Periode 2025 (Dimas Nabil Fisabillah). Dengan dibacakannya SK Pelantikan Pengurus ini, maka telah resmi dilantiknya 96 pengurus HMTK FT UNS Periode 2025. Rangkaian acara selanjutnya adalah pembacaan sumpah dan janji pengurus oleh Ketua Umum dan diikuti oleh semua pengurus HMTK FT UNS Periode 2025. Setelah itu, dilaksanakan pembacaan berita acara Pelantikan Pengurus HMTK FT UNS Periode 2025, dilanjutkan dengan pembacaan doa dan diakhiri dengan penutupan serta sesi dokumentasi pada pukul 15.00 WIB.

Demisioner dan pengurus baru Bidang Sekretaris dan Bendahara (SEKBEN)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Pengembangan Organisasi Sumber Daya Mahasiswa (POSDM)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Pengembangan Minat dan Bakat (PMB)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Pengembangan Studi dan Pelatihan (PSP)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Media dan Informasi (MEDINFO)

Demisioner dan pengurus baru Bidang Kewirausahaan (KWU)

Dengan dilantiknya pengurus HMTK FT UNS Periode 2025, diharapkan pengurus yang baru akan membawa keberlanjutan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia (HMTK) menjadi lebih baik lagi dan memberi manfaat lebih banyak terhadap Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS, baik mahasiswa, alumni, maupun masyarakat umum. 

Share:

[PRESS RELEASE] PELATIHAN ADMINISTRASI HMTK FT UNS 2025

 PELATIHAN ADMINISTRASI HMTK FT UNS 2025

Pada hari Sabtu, 1 Maret 2025, HMTK FT UNS mengadakan Pelatihan Administrasi bagi seluruh pengurus HMTK FT UNS dan Badan Semi Otonom (BSO) HMTK. Kegiatan ini bertujuan untuk menambah pengetahuan dan informasi mengenai peradministrasian yang berguna saat menjalankan program kerja. Pelatihan ini berlangsung di Ruang 1313 dan 1314 Gedung 1 Fakultas Teknik UNS dan dihadiri oleh pengurus HMTK FT UNS Periode 2025 serta BSO HMTK FT UNS.

Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, Elvia Fauziyah dan Vanny Indah Permatasari. Selanjutnya, sesi pemaparan materi diberikan oleh Sekretaris HMTK FT UNS, kemudian dilanjutkan dengan pelatihan mailings surat oleh Sekretaris 2 dan Sekretaris 3 HMTK FT UNS.

Setelah sesi administrasi, acara dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh Bendahara HMTK FT UNS. Pada sesi ini, dilakukan pelatihan Microsoft Excel untuk membuat RAB, yang dipandu langsung oleh Bendahara HMTK FT UNS.

Acara kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan post-test guna mengukur tingkat pemahaman peserta terkait materi administrasi yang telah diberikan. Pelatihan ini kemudian diakhiri dengan sesi dokumentasi serta penutupan.

Dengan terselenggaranya Pelatihan Administrasi ini, diharapkan seluruh pengurus HMTK FT UNS dan BSO HMTK FT UNS dapat menambah pengetahuan mengenai administrasi sekretaris dan bendahara demi kelancaran program kerja HMTK serta memperbarui hard skill dari peserta Pelatihan Administrasi.

Share:

Postingan Populer

Arsip Blog