WISUDA PRODI JUNI 2024

                                                                     

Wisuda Prodi Juni 2024 dilaksanakan pada hari Jumat, 14 Juni 2024 pada pukul 15.00 s.d. 16.30 WIB secara luring di Ruang Sidang Utama Gedung 3 Fakultas Teknik UNS. Acara ini dihadiri oleh Kepala Program Studi, 2 Wisudawan, 70 pengurus HMTK FT UNS, dan 55 Mahasiswa Aktif S-1 Teknik Kimia dari angkatan 2020 – 2023. Acara ini dibuka oleh MC yaitu Nesya Nazma Anjani, kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars HMTK.

Acara selanjutnya yaitu sambutan. Sambutan pertama disampaikan oleh Ketua HMTK, Muhammad Rizqi, dan dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia, Dr. Joko Waluyo, S.T., M.T. Acara selanjutnya adalah acara inti yaitu pelepasan wisudawan yang dipandu oleh MC dan Kaprodi. Wisudawan pada periode ini berjumlah 2 orang, yaitu Alvin Petrus Gultom, S.T., dan Annisa Miftahul Jannah, S.T.

Setelah pelepasan wisudawan, acara dilanjutkan dengan pemberian kesan dan pesan dari setiap angkatan. Angkatan 2023 diwakilkan oleh Antonius Dari Padua Nathanael Suluh, angkatan 2022 diwakilkan oleh Julio Pratama Rialdi, angkatan 2021 diwakilkan oleh Fachri Candra Abimanyu, dan angkatan 2020 diwakilkan oleh Muhammad Jamil. Acara selanjutnya, yaitu persembahan dari SOC lalu dilanjutkan sesi dokumentasi dan ditutup dengan pembacaan doa.

Dengan adanya Wisuda Prodi Juni 2024 ini, diharapkan dapat menjadi bentuk apresiasi kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan program studi S1 Teknik Kimia UNS. Semoga para wisudawan dapat mencapai apa yang diharapkan.


Share:

Software Training Session 2024 (Microsoft Excel)

             Software Training Session adalah program kerja bidang akademis HMTK FT UNS. Software Training Session pada periode 2024 dilaksanakan sebanyak dua kali, dengan pelatihan software Microsoft Excel pada pelaksanaan pertama dan software MATLAB pada pelaksanaan kedua. Materi terkait software   Microsoft Excel pada kegiatan Software Training Session kali ini disampaikan oleh Wusana Agung Wibowo, S.T., M.T. (Dosen S-1 Teknik Kimia Fakultas Teknik UNS). Software Training Session diadakan di Ruang Sidang Gedung 3 Fakultas Teknik UNS, pada hari Minggu, 2 Juni 2024 dimulai pada 08.30 hingga 11.30, yang dihadiri oleh 36 peserta mahasiswa S-1 Teknik Kimia UNS dengan moderator Vanesa Saghita dari Teknik Kimia angkatan 2023.

               Microsoft Excel adalah salah satu perangkat lunak spreadsheet yang paling populer dan kuat digunakan untuk mengorganisir, menganalisis, dan menyajikan data. Dengan fitur-fitur seperti fungsi matematis, grafik, dan pemformatan kondisional, Excel menjadi alat yang tak tergantikan dalam mengelola informasi. sehingga sangat dibutuhkan bagi mahasiswa Teknik Kimia.

           Terselenggaranya Software Training Seasion Microsoft Excel diharapkan dapat membantu, mendukung, dan memfasilitasi mahasiswa teknik kimia dalam menyelesaikan tugas-tugas perkuliahan yang membutuhkan penggunaan Microsoft excel. Selain itu, pelatihan ini ditujukan kepada peserta agar dapat mengoperasikan Microsoft Excel  dengan baik dan memudahkan dalam menyusun tugas laporan dan sebagai bekal dalam mengerjakan tugas akhir di kemudian hari. Dari pelatihan ini diharapkan  ilmu yang diberikan dapat bermanfaat bagi peserta.



Share:

Kunjungan dan Silaturahmi HMTK UAD X HMTK UNS

          Telah dilaksanakan kegiatan Kunjungan dan Silaturahmi antara Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret (HMTK UNS) dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Ahmad Dahlan (HMTK UAD). Kunjungan dilakukan oleh HMTK UAD ke HMTK UNS di Ruang Sidang Utama (RSU) Gedung 3 FT UNS. Pada pukul 09.30 WIB, pengurus HMTK UAD sampai di depan Gedung 1 FT UNS, kemudian segera menuju ke Gerbang Teknik untuk foto bersama, dan setelahnya menuju ke RSU Gedung 3 FT UNS.

        Pukul 09.45 WIB, acara dimulai dengan sambutan dari ketua HMTK UNS  dan HMTK UAD. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari HMTK UNS, menjelaskan tentang profil himpunan, visi misi himpunan, delapan bidang yang ada di HMTK UNS, program kerja himpunan, dan Badan Semi Otonom (BSO) yang dinaungi oleh HMTK UNS. Setelah itu, HMTK UAD juga menyampaikan materi berupa profil himpunan, visi misi himpunan, dan departemen-departemen yang ada di HMTK UAD. Terdapat 7 departemen di HMTK UAD, yaitu Kastrad yang berperan sebagai mitra kebjiakan publik, IPTEK yang bergerak dalam bidang akademik, Kemitraan yang bergerak ke arah kerjasama serta menjalin hubungan baik dengan internal dan eksternal himpunan, KOMINFO yang bertanggungjawab sebagai wadah komunikasi dan penyampaian informasi di kalangan mahasiswa Teknik Kimia, MIKAT yang bertugas menyalurkan minat dan bakat mahasiswa, KWU yang bertanggungjawab mengembangkan kemampuan di bidang kewirausahaan, dan terakhir PSMDK yang mengembangkan sumber daya mahasiswa.

          Pukul 11.00 WIB, acara selanjutnya adalah games “Bilangan Prima” yang diikuti secara antusias oleh anggota HMTK UNS dan HMTK UAD. Setelah games, dilaksanakan serah terima cenderamata dan dokumentasi. Kemudian pada pukul 12.00 WIB, acara dilanjutkan dengan Focus Group Discussion (FGD) antarbidang di kedua himpunan.

          Kegiatan kunjungan dan silaturahmi berakhir pada pukul 13.00 WIB. Kemudian, acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi telah dilaksanakannya kegiatan Kunjungan dan Silaturahmi antara HMTK UAD dengan HMTK UNS. Setelah perpisahan singkat, HMTK UAD segera kembali ke bus untuk melakukan perjalanan pulang

Share:

Desa Binaan HMTK Periode Mei 2024

            Desa Binaan HMTK merupakan salah satu program kerja HMTK bidang Hubungan Masyarakat (HUMAS). Pada hari Sabtu, 18 Mei 2024 dilaksanakan kegiatan HMTK mengajar sebagai salah satu rangkaian kegiatan Desa Binaan di bulan Mei. Kegiatan Desa Binaan dilaksanakan di Desa Daleman, Klaten, Jawa Tengah. 

          Kegiatan Desa Binaan pada bulan Mei dimulai dengan HMTK Mengajar yang diawali dengan perkenalan panitia dan doa bersama, perkenalan siswa SDN 1 Daleman, penyampaian materi pada pukul 08.30 s.d. 10.15 WIB. Dihadiri oleh 30 siswa dari kelas 2 dan kelas 3 yang mengikut kegiatan ini dan juga ditambahi dengan kuis serta pembahasan soal. Lalu pada pukul 10.35 s.d. 11.55 WIB dilanjutkan dengan kegiatan menanam, disini diberikan penjelasan singkat mengenai penanaman serai dan jahe. Panitia memberikan bibit dan juga polybag untuk menunjang keberlangsungan kegiatan menanam dan diakhiri dengan mencari tempat yang cocok untuk menanam.

            Sorenya dilanjutkan dengan Kegiatan HMTK Mengaji yang dilaksanakan di Mushola Al-Fatah pukul 15.47 s.d. 17.05 WIB. Kegiatan ini dimulai dengan mengaji bersama, penayangan kisah nabi, dan kuis. Anak-anak yang mengikuti kegiatan ini sejumlah 34 orang. Panitia juga didampingi oleh guru agama desa. Peserta diberi snack dan hadiah bagi yang dapat menjawab kuis dengan benar. Kegiatan ini ditutup dengan doa dan foto bersama.

            Pada hari kedua yaitu pada hari Minggu, 19 Mei 2024 dilaksanakan kegiatan Kegiatan HMTK Sosialisasi dengan tema “Demam Berdarah Dengue” yang telah dilaksanakan pada pukul 08.45 s.d. 10.15 WIB di Gedung Ngesti Dharma. Peserta yang menghadiri kegiatan ini adalah warga dusun Cokro Kembang dan tim MBKM sebanyak 25 orang. Kegiatan ini terdapat pretest dan postest untuk peserta, agar dapat mengukur sejauh mana materi tersampaikan. Kegiatan ini diakhiri dengan pemaparan business plan dari tim MBKM pada pukul 10.15 s.d. 10.30 WIB.


Share:

SOSIALISASI TUGAS AKHIR 2024

Sosialisasi Tugas Akhir dengan tema “How to Prepare Your Chemical Engineering's Final Project” merupakan salah satu program kerja Bidang Akademis Divisi Pendidikan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia FT UNS. Kegiatan Sosialisasi Tugas Akhir ini dilaksanakan pada hari Rabu, 15 Mei 2024 pukul 12.30 s.d. 15.15 WIB di Ruang Multimedia Gedung 4 Fakultas Teknik UNS. Materi kegiatan Sosialisasi Tugas Akhir dibuka oleh Dr. Sperisa Distantina S.T., M.T. selaku koordinator tugas akhir S-1 Teknik Kimia FT UNS.

Dr. Sperisa Distantina S.T., M.T. memulai pemaparan dengan menyampaikan bahwa semua mata kuliah di teknik kimia sangat penting untuk tugas akhir yang akan dihadapi karena dapat mempercepat pelaksanaannya. Mahasiswa PPK bisa mulai menyusun proposal di semester 7. Sebelum menempuh tugas akhir, mahasiswa diwajibkan menulis artikel ilmiah. Pada liburan Juli-Agustus 2024, mahasiswa harus memilih antara Kerja Praktik (KP) atau Kuliah Kerja Nyata (KKN). Sedangkan pada liburan Januari-Februari, mahasiswa harus menyelesaikan yang lainnya. Dr. Sperisa Distantina S.T., M.T. melanjutkan materi dengan menekankan bahwa mahasiswa harus memiliki minimal 1 referensi buku untuk tugas akhir. Sebelum mengumpulkan draf judul TA PPK, setiap tim diwajibkan untuk membaca, memahami, dan bertanggung jawab atas apa yang ditulis dalam naskah proposal TA PPK. Dr. Sperisa Distantina S.T., M.T. menambahkan bahwa partner tim penelitian harus berbeda dengan partner TA. 


Pemaparan materi dilanjutkan oleh Aprilista Kristie, S.T. selaku alumni S-1 Teknik Kimia UNS angkatan 2019. Aprilista Kristie, S.T. menekankan bahwa mahasiswa harus memiliki komunikasi yang baik dengan teman dan dosen sehingga ada ruang untuk miskomunikasi. Tidak hanya itu, mahasiswa harus memperhatikan kesenjangan pembagian tugas karena dapat menyebabkan masalah internal yang menghambat pengerjaan tugas. Berkumpul dengan orang yang senasib itu juga dapat membantu motivasi dalam mengerjakan TA.

Hal yang bisa disiapkan mahasiswa adalah membuat tiga judul. Tidak hanya itu, mahasiswa juga dihimbau mengecek judul pada excel milik angkatan tetapi juga pada digilib untuk mengantisipasi jika ada kakak tingkat yang mengganti judul tetapi tidak memasukkan judul baru pada excel.

Aprilista Kristie, S.T. menambahkan berdasarkan pengalaman pribadinya bahwa dulu, ia ditanya tentang dasar-dasar memilih pabrik, reaksi spontan, dan aspek fundamental lainnya. Dosen pembimbing kedua tidak hanya mengoreksi naskah, tetapi juga sesekali mengevaluasi bagian alat. Setelah mendapatkan persetujuan dari kedua dosen pembimbing, mahasiswa bisa mendaftarkan diri untuk sidang Tugas Akhir (TA). Ketika mencari data fisis yang tidak tersedia di buku, mahasiswa disarankan untuk memeriksanya di perangkat lunak seperti Aspen Plus atau HYSYS, bukan hanya mengandalkan internet. Alat ini juga membantu memastikan keakuratan perhitungan. Tools ALOHA sangat penting untuk Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) dalam mengidentifikasi bahan-bahan yang mudah meledak atau terbakar. Meskipun copy-paste diperbolehkan, pastikan rumus yang digunakan benar, karena yang digunakan oleh senior mungkin belum kita pahami dengan baik.

Sosialisasi tugas akhir ini diharapkan dapat menambah informasi mahasiswa tahun ketiga S-1 Teknik Kimia FT UNS mengenai tugas akhir serta menambah pemahaman mahasiswa tahun ketiga S-1 Teknik Kimia FT UNS mengenai alur pelaksanaan tugas akhir. 


Share:

Kunjungan dan Silaturahmi HIMATEKK ITS X HMTK UNS

Pada hari Minggu, 12 Mei 2024 telah dilaksanakan kegiatan Kunjungan dan Silaturahmi antara Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret (HMTK UNS) dengan Himpunan Mahasiswa Teknik Kimia Institut Teknologi Sepuluh Nopember (HIMATEKK ITS). Kunjungan dilakukan oleh HMTK UNS ke HIMATEKK ITS di Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. Pada pukul 05.00-05.30 WIB, pengurus HMTK berkumpul di depan Gedung 1 FT UNS. Keberangkatan dimulai sekitar pukul 05.40 WIB dengan menggunakan transportasi bus. 

HMTK UNS sampai di lokasi tujuan sekitar pukul 09.45 WIB, kemudian menuju ke tempat dilangsungkannya acara di Ruang Teater A Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Pada pukul 10.00 WIB, acara dimulai dengan sambutan dari HMTK UNS dan dilanjutkan sambutan dari HIMATEKK ITS, dengan harapan dari adanya kunjungan dan silaturahmi ini dapat memberikan kemajuan ke arah yang lebih baik untuk kedua himpunan mahasiswa teknik kimia. Acara dilanjutkan dengan penyampaian materi dari HMTK UNS, menjelaskan tentang profil himpunan, visi misi himpunan, delapan bidang yang ada di HMTK UNS, program kerja himpunan, dan Badan Semi Otonom (BSO) yang dinaungi oleh HMTK UNS.

Acara selanjutnya adalah penyampaian materi dari HIMATEKK ITS. Materi yang disampaikan berupa profil himpunan, visi misi himpunan, dan departemen-departemen yang ada di HIMATEKK ITS. Terdapat 12 departemen di HIMATEKK ITS, yaitu Student Talent Development, Event Management Division, Enterpreneur Development, Public Relations, Education and Student Prosperity, Research and Technology, Creative Marketing, Competency Development, Social Development, General Affairs, Internal Affairs, dan Student Resources Development.

          Kegiatan kunjungan dan silaturahmi berakhir pada pukul 15.00 WIB. Kemudian, Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai bentuk dokumentasi telah dilaksanakannya kegiatan Kunjungan dan Silaturahmi antara HIMATEKK ITS dengan HMTK UNS. Setelah perpisahan singkat, HMTK UNS segera kembali ke bus untuk melakukan perjalanan pulang. HMTK UNS sampai di Universitas Sebelas Maret pada pukul 20.00 WIB.




Share:

CHEMICAL SPORT LEAGUE 2024

 

               Chemical Sport League (CSL) dilaksanakan selama 5 hari yaitu pada hari Senin, 30 April 2024 hingga 5 Mei 2024. Acara ini dilaksanakan secara offline di Lapangan Gaya Futsal (untuk lomba futsal), Lapangan Voli Vervog (untuk lomba Voli) dan Gor kartini (untuk lomba bulu tangkis). Kegiatan ini dihadiri oleh kurang lebih 100 peserta Teknik Kimia UNS angkatan 2020, 2021, 2022, dan 2023.

              Chemical Sport League (CSL) diawali dengan pembukaan oleh Calista Putri Aziza (Mahasiswa S-1 Teknik Kimia FT UNS angkatan 2023) selaku moderator acara yang dilanjutkan dengan sambutan oleh ketua pelaksana. Pada hari pertama dilakukan babak penyisihan voli. Selanjutnya pada hari kedua dilakukan babak penyisihan futsal dan final voli.  Pada tiga hari  terakhir dilakukan babak penyisihan bulu tangkis dan semifinal serta final bulu tangkis.

                Hasil kejuaraan Chemical Sport League (CSL) dalam cabang lomba futsal yaitu juara 1 dimenangkan oleh Requindore (Teknik Kimia angkatan 2020), dan juara 2 diraih oleh Aeros Scandium (Teknik Kimia angkatan 2021). Pada cabang voli juara 1 dimenangkan oleh Aeros Scandium (Teknik Kimia angkatan 2021) dan juara 2 diraih oleh Excelsior (Teknik Kimia angkatan 2023). Terakhir pada cabang bulu tangkis ganda putra juara 1 dimenangkan oleh Achmad Fadel Wisudawan dan Bayu Akbarul Ikhsan, ganda putri juara 1 dimenangkan oleh Arin Kurniasari dan Anita Budi Krisnawati. Cabang ganda campuran juara 1 dimenangkan oleh Rizky Ardiansyah dan Amelia Anggita Cahyani Putri.

            Adanya kegiatan Chemical Sport League (CSL) ini diharapkan dapat menumbuhkan jiwa kompetitif dan meningkatkan rasa kekeluargaan di antara Mahasiswa S-1 Teknik Kimia Universitas Sebelas Maret Surakarta.



Share:

KULIAH TAMU: RECENT PROGRESSES AND IMPACTS IN PROCESS ENGINEERING SYSTEM RESEARCH

            Pada hari Senin, 22 April 2024 telah dilaksanakan kegiatan Kuliah Tamu yang berjudul Recent Progresses and Impacts in Process Engineering System Research yang dilaksanakan secara luring di Ruang Sidang Utama Gedung 3 Fakultas Teknik Universitas Sebelas Maret Surakarta. Acara berlangsung dari pukul 15.00 hingga 17.00 WIB. Kegiatan Kuliah Tamu ini menghadirkan Bapak Vincentius Surya Kurnia Adi, Ph.D selaku Assistant Professor Department of Chemical Engineering di National Chung Hsing University Taiwan sebagai pembicara.

            Kegiatan ini dihadiri oleh 240 peserta yang terdiri dari Mahasiswa S-1 Teknik Kimia FT UNS Angkatan 2021, 2022, dan 2023. Kegiatan diawali dengan penayangan safety induction kemudian dilanjutnya acara dibuka oleh Surya Andika Kusuma Aji, Mahasiswa S-1 Teknik Kimia FT UNS angkata 2022, dan dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan sambutan oleh Kepala Program Studi S-1 Teknik Kimia FT UNS. Setelah itu, yaitu pemaparan materi oleh pembicara.


Materi pertama yang dipaparkan yaitu mengenai optimalisasi indeks ekonomi tunggal. Selanjutnya, pembahasan mengenai operabilitas desain, pengukuran kuantitatif untuk menilai kinerja operasional system praktis, pembahasan dilanjutkan mengenai potensi untuk memanfaatkan platform simulasi, pendekatan suprastruktur, dan yang terakhir yaitu algoritma belajar mandiri untuk control proses.

Acara dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Setelah itu, acara diakhiri dengan penutupan dan foto bersama. Dengan diselenggarakannya kegiatan Kuliah Tamu ini, diharapkan Mahasiswa S-1 Teknik Kimia mendapat ilmu yang bermanfaat dan dapat diimplementasikan sebagai ide kreatif di masa mendatang. Selain itu, Mahasiswa juga diharapkan mendapatkan semangat untuk menuntut ilmu sebanyak mungkin hingga ke luar negeri.







Share:

[BUTENA 3] Nikel dan Batu Bara, Benarkah 'Berharga’ Sepadan?

    Sumber daya alam Indonesia memiliki kekayaan yang luar biasa, di antaranya adalah nikel dan batubara. Kedua komoditas ini tidak hanya menjadi kebanggaan negeri ini, tetapi juga menjadi pilar utama dalam industri pertambangan dan ekonomi nasional. Nikel, dengan kualitasnya yang tinggi, telah menjadikan Indonesia sebagai salah satu produsen terbesar di dunia. Nikel sangat berharga karena kelenturannya dalam produksi baja tahan karat dan sifat tahan korosi serta mampu menghantarkan listrik dengan baik dalam baterai membuat permintaan produksinya terus meningkat. Begitu pula dengan batubara, yang menjadi salah satu komponen utama dalam campuran energi nasional, terus menjadi kontributor signifikan terhadap keamanan energi Indonesia dan pendapatan ekspor. Namun, di balik kekayaannya yang melimpah, tantangan berkelanjutan terkait pemanfaatannya secara terus-menerus dan perlindungan lingkungan tetap menjadi fokus penting dalam mengelola sumber daya alam yang berharga ini.
    Indonesia adalah negara dengan cadangan nikel terbesar di dunia. Badan Energi Internasional memprediksi peningkatan produksi nikel dunia mencapai sedikitnya 65% pada 2030, didorong oleh kebutuhan material baterai kendaraan listrik. Indonesia diperkirakan bakal memenuhi dua-pertiga kebutuhan dunia. Akan tetapi, pengamat menilai masalah lingkungan di kawasan tambang, baik nikel maupun lainnya, masih menjadi pekerjaan rumah di dalam negeri. Salah satu contohnya yaitu kondisi perairan di Kabupaten Konawe Utara, Sulawesi Tenggara yang dekat dengan pabrik smelter nikel.
    Untuk bisa menambang nikel, perusahaan-perusahaan tambang harus membersihkansuatu kawasan besar dengan menebang semua pohon di sana. Selanjutnya lubang besar akan digali atau yang biasa disebut open pit. Karena tidak ada lagi akar-akar pohon di kawasan itu, tanah menjadi tidak stabil dan mudah mengalami longsor ketika hujan deras melanda. Data pemerintah menunjukkan terjadi setidaknya 21 banjir dan longsor di Sulawesi Tenggara sepanjang 2022. Padahal, antara 2005 dan 2008, sebelum izin sejumlah tambang diberikan, hanya terjadi dua hingga tiga insiden serupa per tahun, menurut Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Adanya sedimentasi lumpur nikel yang mengalir ke laut dan mengubur terumbu karang, menambah kekhawatiran pegiat lingkungan di sana. Hal ini mengakibatkan banyak warga kehilangan mata pencahariannya sebagai nelayan dan pengelola wisata bawah laut. Ikan yang sulit dijumpai, terumbu karang yang tertutupi sedimen, dan air yang terlihat keruh merupakan sumber hilangnya mata pencaharian mereka. Bahkan, hal ini juga mengancam keberadaan kerang raksasa yaitu “Kima” yang berhabitat dan dikonservasi di sana (Baraputri, 2023).
    Berdasarkan hasil analisis air laut dan sedimen di Perairan Desa Tapuemea, Kabupaten Konawe Utara, pada bulan April 2019 dapat disimpulkan bahwa terdapat tingkat pencemaran yang signifikan akibat kandungan logam berat nikel yang melebihi ambang batas yang ditetapkan oleh KMNKLH No. 51 Tahun 2004. Kadar kandungan nikel dalam sedimen berkisar antara 0,76 - 9,72 ppm, melebihi ambang batas standar internasional. Sementara kadar nikel dalam air laut berkisar antara 0,04 - 0,23 ppm, juga melebihi ambang batas yang ditetapkan. Hal ini menunjukkan bahwa Perairan Desa Tapuemea telah sangat tercemar dan tidak sesuai untuk kehidupan organisme perairan. Dengan adanya kandungan logam berat yang tinggi dalam air laut dan sedimen, terdapat potensi risiko bagi ekosistem perairan dan kesehatan manusia yang bergantung pada sumber daya laut (Wali, 2020).
    Nikel adalah unsur yang penting dalam beberapa fungsi biologis tubuh manusia dalam jumlah yang sangat kecil, paparan berlebihan terhadap nikel dapat menyebabkan masalah kesehatan. Beberapa orang mengalami alergi nikel, yang dapat menyebabkan reaksi kulit seperti dermatitis kontak. Paparan polusi udara yang dihasilkan smelter nikel juga memberikan dampak buruk pada sistem pernapasan masyarakat. Paparan polusi udara tersebut berkemungkinan besar menyebabkan beberapa penyakit, seperti ISPA, asma, diabetes, hingga stroke. Ini juga yang meningkatkan risiko seseorang meninggal akibat polusi udara (Green Media, 2023). Data CREA (Centre for Research on Energy and Clean Air) melaporkan, potensi pada 2025 akan ada 3.766 kematian dini karena smelter nikel. Lalu, angkanya naik di 2030 sampai dengan 5.000 kematian (Baraputri, 2023). 
    Sumber masalah tidak hanya muncul dari industri pertambangannya saja, tetapi dalam proses pengolahan material tambang tersebut pun juga memberikan dampak serius bagi lingkungan di sekitarnya. Seperti yang terjadi di Jakarta dan sekitarnya, kualitas udara di sana terus memburuk tiap tahunnya. Lembaga independen yang melakukan penelitian soal polusi udara, CREA, menyebutkan pencemaran lintas batas dari Provinsi Banten dan Jawa Barat merupakan kontributor utama pencemaran udara di Kota Jakarta. Yang paling tinggi berasal dari sektor industri energi pembangkit listrik dan manufaktur. Hingga Agustus 2023, setidaknya ada 16 PLTU berbasis batubara yang berada tak jauh dari Jakarta. Sebarannya sebanyak 10 PLTU berlokasi di Banten, sedangkan enam lainnya di Jawa Barat. LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) lingkungan di sana mengklaim abu dari hasil pembakaran batubara tak dikelola dengan baik padahal lokasinya dekat permukiman masyarakat. Pada akhir tahun 2022 misalnya, warga mengeluhkan adanya pencemaran debu batubara yang disebut berasal dari sebuah perusahaan (Author 2 BBC, 2023). 
    Banyak warga yang terkena langsung dampak polusi yang disebabkan oleh PLTU, contohnya yaitu warga yang tinggal di dekat Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Batubara Lontar di wilayah utara Kabupaten Tangerang, Banten. Mereka harus menampung air untuk dipakai mandi hingga kebutuhan konsumsi. Akan tetapi, air tampungan itu tidak bisa lagi digunakan lantaran air hujan yang turun ke atap-atap rumah warga menghitam tercampur partikel yang diduga dari dampak aktifitas PLTU. Asap hitam pekat juga kerap hadir di kampung mereka, yang biasanya terjadi dalam kurun beberapa bulan di waktu perbaikan alat-alat di PLTU. Selain itu, dampak nyata dari keberadaan PLTU adalah udara di sekitar kawasan menjadi lebih panas menyengat dibanding wilayah-wilayah lain. Warga lainnya yang tinggal di sekitar PLTU Banten, Sukandara, mengatakan bahwa dampak paling nyata dari keberadaan pembangkit batubara itu adalah penyakit kulit. Sebabnya air sehari-hari yang dipakai terkena cemaran dari batubara yang jatuh dari kapal tongkang (Author 2 BBC, 2023). Contoh lain yaitu polusi udara yang ditimbulkan PLTU Suralaya di Provinsi Banten disebut berkontribusi pada ribuan angka kematian. Dalam riset terbaru yang dikeluarkan Centre for Research on Energy and Clean Air (CREA), polusi PLTU batu bara itu menyebabkan 1.470 kematian setiap tahun dan menimbulkan kerugian kesehatan hingga Rp14,2 triliun. Sebelumnya, Dinas Kesehatan Kota Cilegon mencatat ada 17.382 warga di wilayahnya yang mengalami infeksi saluran pernafasan akut (ISPA) dari Januari 2023-Juni 2023, di mana salah satu lokasi terbanyak berada di Puskesmas Pulomerak sebanyak 3.274 kasus. Dalam penelitian CREA terbaru, disebutkan bahwa kawasan PLTU Suralaya di Banten merupakan daerah yang sangat tercemar. Dengan menggunakan metode Base Scenario (mengukur konsentrasi gas buang polutan untuk unit yang ada- existing), rata-rata konsentrasi partikulat PM2.5 dari hasil pembakaran batu bara di PLTU Suralaya sebesar 1,0 μg m-3. Particulate Matter (PM2.5) adalah partikel udara yang berukuran lebih kecil dari atau sama dengan 2.5 µm (mikrometer). Angka kematian dan kerugian akan semakin meningkat menjadi 1.640 jiwa dan Rp15,8 triliun jika seluruh PLTU itu menyemburkan gas polutan secara maksimal (Author 4 BBC, 2023).
    Dalam mengatasi tantangan lingkungan yang terkait dengan industri nikel dan batubara, pendekatan teknik kimia dapat memperkenalkan serangkaian solusi yang terfokus pada pengembangan teknologi pengolahan lanjutan. Ini termasuk penggunaan teknologi pemisahan lanjutan seperti adsorpsi dan metode katalitik untuk membersihkan gas buang dan limbah cair, serta penerapan teknologi pemulihan dan daur ulang untuk meminimalkan limbah dan meningkatkan efisiensi penggunaan bahan baku. Selain itu, rekayasa proses yang efisien juga bisa menjadi fokus utama, dengan optimisasi proses ekstraksi dan pemurnian yang bertujuan untuk mengurangi konsumsi energi dan bahan kimia serta meminimalkan produk sampingan. Kontrol emisi yang ketat pada fasilitas pengolahan juga ditekankan, dengan implementasi sistem kontrol emisi yang ketat dan penggunaan teknologi kontrol polusi udara yang canggih. Selain itu, pengembangan bahan bakar alternatif dan katalis yang lebih ramah lingkungan menjadi aspek penting dalam mengurangi ketergantungan pada batubara dalam industri energi. Sementara itu, pemantauan proses online yang canggih dan pendidikan yang intensif kepada karyawan dan masyarakat lokal juga dianggap krusial dalam memastikan praktik industri yang lebih ramah lingkungan dan aman bagi lingkungan sekitar. Dengan menerapkan solusi-solusi ini secara menyeluruh, diharapkan dapat mencapai keseimbangan antara kebutuhan industri dan pelestarian lingkungan.
Share:

Postingan Populer

Arsip Blog